Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Dario Amodei

Dario Amodei adalah peneliti kecerdasan buatan dan pengusaha berkewarganegaraan Amerika Serikat. Ia merupakan salah satu pendiri sekaligus menjabat sebagai CEO Anthropic, perusahaan yang mengembangkan seri model bahasa besar terdepan Claude. Sebelum mendirikan Anthropic, Amodei pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Bidang Riset di OpenAI.

Wikipedia article
Diperbarui 27 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dario Amodei (lahir 1983) adalah peneliti kecerdasan buatan dan pengusaha berkewarganegaraan Amerika Serikat. Ia merupakan salah satu pendiri sekaligus menjabat sebagai CEO Anthropic, perusahaan yang mengembangkan seri model bahasa besar terdepan Claude.[1] Sebelum mendirikan Anthropic, Amodei pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Bidang Riset di OpenAI.[2][3]

Dalam kapasitasnya sebagai CEO Anthropic, ia sering menulis tentang potensi manfaat dan risiko sistem kecerdasan buatan (Artifficial Intellingence). Ia juga mendukung strategi entente, sebuah pendekatan yang mendorong kerja sama antara negara-negara demokratis dalam penggunaan sistem AI canggih untuk tujuan militer guna memperoleh keunggulan strategis, sambil berbagi manfaat teknologi ini dengan negara-negara sekutu.[4][5][6]

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Amodei lahir di San Francisco, California tahun 1983. Ia dibesarkan kota tersebut bersama adiknya bernama Daniella yang empat tahun lebih muda dari Amodei. Ayahnya bernama Riccardo Amodei merupakan pengrajin berkewarganegaraan Italia-Amerika, sedangkan ibunya bernama Elena Engel merupakan seorang warga Amerika Serikat keturunan Yahudi yang lahir di Chicago dan bekerja sebagai manajer proyek perpustakaan.[7]

Amodei pernah menempuh sekolah menengah di Lowell High School[8] San Francisco. Ia terpilih sebagai anggota Tim Olimpiade Fisika Amerika Serikat pada tahun 2000.[9] Ia memulai studi sarjana-nya di California Institute of Technology (Caltech), di mana ia bekerja sama dengan Tom Tombrello sebagai salah satu mahasiswa Fisika 11 Tombrello. Kemudian, ia pindah ke Stanford University dan memperoleh gelar sarjana di bidang fisika. Amodei melanjutkan studi untuk meraih gelar doktor (PhD) di Princeton University[10] dalam bidang Biofisika dengan penelitiannya yang berfokus pada Elektrofisiologi Sirkuit Saraf.[11] Setelah menyelesaikan studi doktoralnya, ia menjalani penelitian pascadoktoral di Fakultas Kedokteran Stanford University.[12]

Karir

Amodei bekerja di Baidu[13] dari November 2014 hingga Oktober 2015, sebelum melanjutkan karirnya di Google.[14] Pada tahun 2016, ia bergabung dengan OpenAI.[15] Pada tahun 2021, Amodei bersama saudarinya, Daniela Amodei mendirikan Anthropic bersama sejumlah mantan anggota senior OpenAI lainnya,[16][17]setelah meninggalkan OpenAI karena perbedaan pandangan terkait arah organisasi.[18]

Pada November 2023, dewan direksi OpenAI menghubungi Amodei untuk membahas kemungkinan penggantian Sam Altman sebagai CEO serta potensi penggabungan kedua perusahaan, namun kedua tawaran tersebut ditolaknya.[19] Pada tahun 2025, majalah Time memasukkan Amodei dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia[20] dan menobatkannya sebagai salah satu “AI Architects” dalam penghargaan Person of the Year.

Pandangan

Amodei menyampaikan kesaksian di hadapan Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat atau United States Senate Judiciary Panel pada Juli 2023 mengenai potensi risiko kecerdasan buatan (AI), khususnya terkait implikasinya terhadap pengembangan dan pengendalian persenjataan.[21] Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan perlunya penerapan AI secara hati-hati, terutama dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap stabilitas internasional dan keamanan nasional.[22]

Pada Oktober 2024, Amodei menerbitkan esai berjudul “Machines of Loving Grace” [4]yang membahas potensi kecerdasan buatan dalam meningkatkan kesejahteraan manusia. Dalam tulisannya, ia menilai bahwa baik potensi manfaat maupun risiko AI kerap diremehkan. Ia juga mengemukakan gagasan strategi “entente”, yakni kerja sama antarnegara demokratis dalam memanfaatkan AI untuk memperoleh keunggulan strategis dan militer, sambil memberikan manfaat teknologi tersebut kepada mitra kerja sama. Pandangan ini kemudian diperluas dalam wawancaranya dengan Financial Times, di mana ia menegaskan pentingnya pendekatan yang seimbang dan bertanggung jawab dalam penggunaan AI di bidang pertahanan dan intelijen. Pada Juli 2025, Departemen Pertahanan Amerika Serikat memberikan kontrak pertahanan senilai 200 juta dolar AS kepada Anthropic bersama sejumlah perusahaan teknologi lainnya.[23]

Perusahaan tersebut sedang menyelidiki pendanaan dari Uni Emirat Arab dan Qatar, menurut memo internal Anthropic yang disusun oleh Amodei dan kemudian bocor ke publik pada Juli 2025.  Dalam memo tersebut, Amodei menyoroti tantangan etis yang dihadapi perusahaan teknologi global, termasuk potensi bahwa kemitraan semacam itu dapat menguntungkan pemerintahan yang bersifat otoriter.[24] Secara lebih luas, Amodei dikenal karena secara terbuka mengemukakan pendapatnya tentang bahaya kecerdasan buatan dan potensi dampak negatif yang signifikan jika teknologi tersebut tidak ditangani dengan bertanggung jawab, termasuk potensi penggeseran tenaga kerja manusia oleh sistem kecerdasan buatan.[25][26][27]

Referensi

  1. ↑ Francisco, Billy Perrigo/San. "Inside Anthropic, the AI Company Betting That Safety Can Be a Winning Strategy". TIME (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  2. ↑ "Inside the White-Hot Center of A.I. Doomerism (Published 2023)" (dalam bahasa Inggris). 2023-07-11. Diakses tanggal 2025-12-23.
  3. ↑ Oreskovic, Alexei. "Anthropic CEO lays out A.I.'s short, medium, and long-term risks | Fortune". Fortune (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  4. 1 2 "Dario Amodei — Machines of Loving Grace". www.darioamodei.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  5. ↑ Sullivan, Mark (2024-10-17). "Anthropic CEO Dario Amodei pens a smart look at our AI future". Fast Company (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  6. ↑ Murgia, Madhumita (2024-12-05). "Anthropic's Dario Amodei: Democracies must maintain the lead in AI". Financial Times. Diakses tanggal 2025-12-23.
  7. ↑ Levy, Steven. "If Anthropic Succeeds, a Nation of Benevolent AI Geniuses Could Be Born". Wired (dalam bahasa American English). ISSN 1059-1028. Diakses tanggal 2025-12-23.
  8. ↑ "Lowell Alumni Newsletter Winter 2008". Issuu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  9. ↑ "Us Physics Olympiad Team 2000 Home". www.aapt.org. Diakses tanggal 2025-12-23.
  10. ↑ Fuller-Wright, Liz; Sept. 12, Office of Communications on; 2023; A.m, 9:22. "TIME Magazine's TIME100 artificial intelligence list honors six Princetonians". www.princeton.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  11. ↑ "Verification Required - Princeton University Library". dataspace.princeton.edu. Diakses tanggal 2025-12-23.
  12. ↑ "Dario Amodei". Hertz Foundation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-23.
  13. ↑ Griffiths, Brent D. "Meet Dario Amodei, Anthropic's outspoken CEO". Business Insider (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-23.
  14. ↑ "Dario Amodei - Anthropic | LinkedIn". www.linkedin.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  15. ↑ page, Karen Haoarchive. "The messy, secretive reality behind OpenAI's bid to save the world". MIT Technology Review (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  16. ↑ "TIME100 AI 2023: Dario and Daniela Amodei". Time (dalam bahasa Inggris). 2023-09-07. Diakses tanggal 2025-12-23.
  17. ↑ Varanasi, Lakshmi. "Anthropic CEO Dario Amodei drags OpenAI and Google: 'We don't have to do any code reds'". Business Insider (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-23.
  18. ↑ Goldman, Sharon (2023-04-07). "As Anthropic seeks billions to take on OpenAI, 'industrial capture' is nigh. Or is it?". VentureBeat (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-23.
  19. ↑ "OpenAI's board approached Anthropic CEO about top job and merger". Reuters (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-23.
  20. ↑ "Dario Amodei: The 100 Most Influential People of 2025". TIME (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  21. ↑ "Anthropic's Amodei Warns US Senators of AI-Powered Weapons". Bloomberg.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  22. ↑ "AI leaders warn Congress that AI could be used to create bioweapons". The Washington Post (dalam bahasa American English). 2023-07-25. ISSN 0190-8286. Diakses tanggal 2025-12-23.
  23. ↑ Capoot, Ashley (2025-07-14). "Anthropic, Google, OpenAI and xAI granted up to $200 million for AI work from Defense Department". CNBC (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  24. ↑ Robison, Kylie. "Leaked Memo: Anthropic CEO Says the Company Will Pursue Gulf State Investments After All". Wired (dalam bahasa American English). ISSN 1059-1028. Diakses tanggal 2025-12-23.
  25. ↑ Morrone, Megan (2025-09-17). "Amodei on AI: "There's a 25% chance that things go really, really badly"". Axios (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-23.
  26. ↑ Ramkumar, Berber Jin and Amrith (2025-09-19). "A Tech CEO's Lonely Fight Against Trump". The Wall Street Journal (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-23.
  27. ↑ Vlamis, Kelsey. "Anthropic cofounders say the likelihood of AI replacing human jobs is so high that they needed to warn the world about it". Business Insider (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-23.
Basis data pengawasan otoritas: Akademik Sunting di Wikidata
  • Mathematics Genealogy Project
  • Association for Computing Machinery
  • Scopus
  • zbMATH
  • Google Scholar
  • DBLP
  • MathSciNet

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal dan Pendidikan
  2. Karir
  3. Pandangan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Anthropic

Perusahaan rintisan kecerdasan buatan asal Amerika Serikat

Regulasi kecerdasan buatan

Beberapa tokoh penting di bidang ini, termasuk Elon Musk, Sam Altman, Dario Amodei, dan Demis Hassabis, mengimbau diberlakukannya regulasi segera. Pada

Model bahasa besar

Berner, Christopher; McCandlish, Sam; Radford, Alec; Sutskever, Ilya; Amodei, Dario (Dec 2020). Larochelle, H.; Ranzato, M.; Hadsell, R.; Balcan, M.F.;

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026