Clerodendrum adalah genus tumbuhan berbunga yang sebelumnya ditempatkan dalam famili Verbenaceae, tetapi sekarang dianggap termasuk dalam famili Lamiaceae. Sekarang genus ini diklasifikasikan dalam subfamili Ajugoideae, juga merupakan salah satu dari beberapa genus yang dipindahkan dari Verbenaceae ke Lamiaceae pada tahun 1990-an, berdasarkan analisis filogenetik dari data morfologi dan molekuler.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Clerodendrum | |
|---|---|
| Clerodendrum bungei | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Lamiales |
| Famili: | Lamiaceae |
| Subfamili: | Ajugoideae |
| Genus: | Clerodendrum L.[1] |
| Spesies tipe | |
| Clerodendrum infortunatum | |
| Spesies | |
|
Lihat teks | |
| Sinonim[1] | |
|
Adelosa Blume | |
Clerodendrum adalah genus tumbuhan berbunga yang sebelumnya ditempatkan dalam famili Verbenaceae, tetapi sekarang dianggap termasuk dalam famili Lamiaceae. Sekarang genus ini diklasifikasikan dalam subfamili Ajugoideae, juga merupakan salah satu dari beberapa genus yang dipindahkan dari Verbenaceae ke Lamiaceae pada tahun 1990-an, berdasarkan analisis filogenetik dari data morfologi dan molekuler.
Jumlah spesiesnya sangat bervariasi yakni dari sekitar 150[2] hingga sekitar 450 spesies.[3] Sekitar 30 spesiesnya telah dipindahkan ke dalam genus Rotheca,[4][5] sekitar 30 lebih ke dalam genus Volkameria, dan 1 spesies ke dalam genus Ovieda.[2] Spesies tipe pada genus ini adalah Clerodendrum infortunatum.[6] yang berasal dari Sri Lanka dan Kepulauan Andaman.[7]
Genus ini berasal dari daerah beriklim tropis dan hangat di dunia, dengan sebagian besar spesies terdapat di Afrika tropis dan Asia selatan serta sedikit ditemukan di Amerika tropis dan Australasia utara. Beberapa diantaranya menyebar ke utara menuju zona beriklim sedang di timur Asia.[8]
Mereka berupa semak, liana, dan pohon kecil, biasanya tumbuh hingga setinggi 1–12 m, dengan daun berseberangan atau melingkar. Spesies Clerodendrum floribundum dapat tumbuh hingga setinggi 30 m. Spesies Clerodendrum fistulosum dan Clerodendrum myrmecophila memiliki batang berongga yang dihuni oleh semut.[8] Spesies Clerodendrum trichotomum merupakan tanaman hias populer di bagian dunia yang lebih hangat.[8] Delapan spesies lainnya juga ditanam di daerah tropis karena bunganya yang melimpah dan menarik ,[9] Salah satunya yaitu Clerodendrum macrostegium.[9]
Spesies Clerodendrum digunakan sebagai tanaman pangan oleh larva beberapa spesies Lepidoptera antara lain ngengat spesies Endoclita malabaricus dan Endoclita sericeus. Kupu-kupu dan burung kolibri juga sering tertarik pada bunga clerodendrum yang sedang mekar.