Civilization adalah seri permainan video strategi berbasis giliran yang pertama kali dirilis pada September 1991. Seri ini diciptakan oleh Sid Meier dan dikembangkan terutama oleh Firaxis Games sejak tahun 2001 di bawah naungan penerbit 2K Games. Terdapat tujuh judul utama dalam seri ini, selain berbagai paket ekspansi, judul turunan (spin-off), dan adaptasi papan permainan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Civilization | |
|---|---|
| Aliran | Strategi berbasis giliran, 4X |
| Pengembang | MicroProse (1991–1999) Firaxis Games (2001–sekarang) |
| Penerbit | MicroProse (1991–1999) Infogrames (2001–2002) 2K Games (2005–sekarang) |
| Pembuat | Sid Meier |
| Pelantar | Berbagai platform |
Civilization (nama lengkap: Sid Meier's Civilization) adalah seri permainan video strategi berbasis giliran yang pertama kali dirilis pada September 1991. Seri ini diciptakan oleh Sid Meier dan dikembangkan terutama oleh Firaxis Games sejak tahun 2001 di bawah naungan penerbit 2K Games. Terdapat tujuh judul utama dalam seri ini, selain berbagai paket ekspansi, judul turunan (spin-off), dan adaptasi papan permainan.
Seri ini dianggap sebagai contoh paling berpengaruh dari genre 4X, sebuah subgenre permainan strategi di mana pemain meraih kemenangan melalui empat rute: eXplore (menjelajah), eXpand (memperluas), eXploit (memanfaatkan), dan eXterminate (memusnahkan). Banyak judul dalam seri ini dikutip sebagai termasuk permainan video terbaik sepanjang masa.[1]
Per Februari 2025, seri ini telah terjual lebih dari 73 juta kopi di seluruh dunia, menjadikannya salah satu waralaba permainan video strategi terlaris sepanjang masa.[2]
Seri ini bermula dari kolaborasi antara Sid Meier dan Bruce Shelley di MicroProse setelah keberhasilan Railroad Tycoon (1990). Meier menggabungkan tiga inspirasi utama: penaklukan global dari permainan papan Risk, manajemen kota dari permainan Empire, serta konsep pohon teknologi (technology tree) yang dirancangnya sendiri. Prototipe pertama dikembangkan berdua oleh Meier dan Shelley sebelum dipresentasikan ke perusahaan untuk dikembangkan lebih lanjut.[3]
Nama "Civilization" dipilih menjelang akhir proses pengembangan. Saat itu, Francis Tresham telah lebih dahulu menerbitkan permainan papan berjudul Civilization pada tahun 1980 melalui Avalon Hill — sebuah permainan yang memiliki konsep serupa meski mekanismenya berbeda. MicroProse akhirnya menegosiasikan lisensi penggunaan nama tersebut dari Avalon Hill. Meier sendiri menyatakan bahwa permainan papan itu bukan inspirasi langsung bagi permainannya.
Penambahan nama "Sid Meier's" sebagai awalan judul — menjadi Sid Meier's Civilization — merupakan saran dari rekan pendiri MicroProse, Bill Stealey. Tujuannya adalah memanfaatkan nama Meier yang sudah dikenal para pemain dari judul-judul sebelumnya untuk menarik minat pemain baru pada permainan yang berbeda dari simulasi militer yang biasa dikembangkan MicroProse.
Semua judul utama dalam seri ini berbagi konsep inti yang sama: pemain mengambil peran sebagai pemimpin sebuah peradaban dan membangunnya dari era prasejarah hingga masa depan, bersaing dengan peradaban lain yang dikendalikan komputer maupun pemain manusia. Setiap giliran, pemain mengawasi pemerintahan, menentukan teknologi dan budaya yang akan dikembangkan, berdiplomasi dengan peradaban lain, mengatur produksi kota, dan menggerakkan unit-unit di peta dunia.[4]
Permainan berlangsung di atas peta yang dapat dipra-definisikan atau dibuat secara prosedural (procedurally generated), menciptakan dunia dengan beragam medan termasuk pegunungan dan samudra. Pemain biasanya memulai dengan satu atau dua unit pemukim dan bertugas mengembangkannya menjadi kerajaan besar.
Berbeda dari banyak permainan strategi lain yang hanya mengenal kemenangan militer, seri Civilization menawarkan berbagai jalur kemenangan yang berkembang dari judul ke judul, antara lain:
Seri Civilization sangat erat diasosiasikan dengan fenomena yang dikenal sebagai sindrom "satu giliran lagi" (One More Turn syndrome): kondisi di mana pemain yang hampir mengakhiri sesi bermain selalu merasa ingin memainkan "satu giliran lagi" tetapi terus bermain selama berjam-jam. Fenomena ini dikaitkan dengan putaran permainan inti yang memberikan umpan balik tentang tujuan dan hadiah yang akan segera diraih, sementara tujuan dan hadiah baru terus bermunculan di setiap giliran berikutnya.[5]
Civilization pertama dirilis pada September 1991 untuk MS-DOS dan menjadi hit besar, terjual 1,5 juta kopi. Permainan ini dianggap telah mendirikan genre 4X dan menjadi salah satu permainan komputer paling berpengaruh sepanjang sejarah.
Meier memberikan kendali pengembangan sekuelnya kepada Brian Reynolds, yang menciptakan Civilization II (1996). Ini merupakan sekuel pertama dari permainan Meier mana pun, dan menjadi standar emas genre strategi berbasis giliran di era 1990-an.
Pada tahun 1994, MicroProse juga merilis Sid Meier's Colonization, permainan turunan dengan mekanika serupa namun berlatar kolonialisasi Dunia Baru. Ketika Meier meninggalkan MicroProse untuk mendirikan Firaxis Games pada 1996, MicroProse melisensikan nama "Civilization" kepada Activision untuk Civilization: Call to Power (1999) — sebuah judul yang secara resmi tidak dianggap sebagai bagian dari seri utama.
Setelah Hasbro Interactive mengakuisisi MicroProse dan Avalon Hill pada 1998–1999, hak nama "Civilization" akhirnya berada di tangan yang sama. Infogrames kemudian mengakuisisi Hasbro Interactive pada 2001 dan melisensikan nama tersebut kepada Firaxis untuk Civilization III (2001) — judul pertama seri yang dikembangkan Firaxis dan yang pertama menawarkan kemenangan budaya dan diplomasi.
Civilization IV (2005) dengan desain utama oleh Soren Johnson, menerima pujian sebagai salah satu permainan terbaik sepanjang masa. Setelah Take-Two Interactive mengakuisisi Firaxis pada 2005, seri ini sepenuhnya berada di bawah pengelolaan 2K Games.
Civilization V (2010) memperkenalkan peta berbasis heksagon untuk pertama kalinya, menggantikan petak persegi yang telah digunakan sejak 1991. Civilization VI (2016) menjadi judul terlaris dalam seri ini dengan 5,5 juta kopi terjual dalam dua tahun pertamanya, memperkenalkan sistem kota yang menyebar secara fisik di atas peta (district system).
| Judul | Tahun | Pengembang | Penerbit | Desainer utama | Skor Metacritic |
|---|---|---|---|---|---|
| Civilization | 1991 | MicroProse | MicroProse | Sid Meier, Bruce Shelley | — |
| Civilization II | 1996 | MicroProse | MicroProse | Brian Reynolds | — |
| Civilization III | 2001 | Firaxis Games | Infogrames | Jeff Briggs | 84 |
| Civilization IV | 2005 | Firaxis Games | 2K Games | Soren Johnson | 94 |
| Civilization V | 2010 | Firaxis Games | 2K Games | Jon Shafer | 90 |
| Civilization VI | 2016 | Firaxis Games | 2K Games | Ed Beach | 88 |
| Civilization VII | 2025 | Firaxis Games | 2K Games | Ed Beach | 80 |
| Judul | Tahun | Keterangan |
|---|---|---|
| Sid Meier's CivNet | 1995 | Remake Civilization pertama dengan dukungan multipemain daring |
| Sid Meier's Colonization | 1994 | Berlatar kolonialisasi Amerika; mekanika berbasis Civilization |
| Sid Meier's Alpha Centauri | 1999 | Penerus spiritual berlatar koloni luar angkasa; dikembangkan Firaxis |
| Civilization: Call to Power | 1999 | Dikembangkan Activision; tidak dianggap bagian seri resmi |
| Civilization Revolution | 2008 | Versi konsol yang disederhanakan untuk Xbox 360, PS3, dan Nintendo DS |
| Sid Meier's Civilization IV: Colonization | 2008 | Remake Colonization menggunakan mesin Civilization IV |
| Sid Meier's Civilization: Beyond Earth | 2014 | Berlatar eksplorasi planet asing; penerus spiritual Alpha Centauri |
| CivilizationEDU | 2017 | Versi edukasi berbasis Civilization V; dikembangkan bersama GlassLab |
Sejarah kepemilikan hak atas nama dan kekayaan intelektual seri Civilization cukup berliku. Nama "Civilization" awalnya dimiliki oleh Avalon Hill melalui permainan papan karya Francis Tresham (1980), dan MicroProse harus menegosiasikan lisensinya. Ketika Hasbro Interactive mengakuisisi Avalon Hill pada 1998, kemudian Infogrames mengakuisisi Hasbro Interactive pada 2001, hak tersebut berpindah tangan beberapa kali. Pada November 2004, Infogrames menjual seluruh IP Civilization seharga US$22,3 juta, dengan Take-Two Interactive diumumkan sebagai pembelinya pada Januari 2025. Saat ini, Take-Two, perusahaan induk Firaxis melalui 2K Games — memegang penuh hak atas nama dan kekayaan intelektual seri ini.[6]
Seri Civilization dianggap telah mendefinisikan dan memopulerkan genre 4X, meskipun bukan yang pertama menggunakan elemen-elemen tersebut. Kompleksitas sistem permainan yang saling terkait dalam Civilization pertama dianggap sebagai penanda lahirnya genre ini dalam bentuknya yang modern.[7]
Banyak pengembang yang pernah terlibat dalam seri ini kemudian menjadi nama besar di industri:
Seri ini juga dinilai memiliki nilai pedagogis, dengan penggunaannya dalam konteks pendidikan untuk menyajikan hubungan historis secara interaktif, hingga menghasilkan turunan resmi CivilizationEDU yang dirancang khusus untuk ruang kelas.