Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Cisitu, Sumedang

Cisitu merupakan sebuah desa yang berada di wilayah yang bernama sama, yaitu Kecamatan Cisitu. Pada awalnya Desa Cisitu bersatu dengan Desa Situmekar dengan pusat pemerintahan di Dusun Corenda. Namun pada tahun 1982 dimekarkan menjadi dua Desa, dan kantor pemerintahannya pindah ke Cisitu. Jaraknya dengan ibu kota kecamatan sekitar 2 km, dengan posisi di sebelah tenggaranya.

kecamatan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
Diperbarui 26 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kecamatan in Jawa BaratTemplat:SHORTDESC:Kecamatan in Jawa Barat
Cisitu
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenSumedang
Pemerintahan
 • CamatBapak H.Edi Wahyu,S.IP,.M.Si 2023
Kode pos
45377
Kode Kemendagri32.11.05 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3211071 Suntingan nilai di Wikidata
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°51′54.83441″S 108°2′4.81106″E / 6.8652317806°S 108.0346697389°E / -6.8652317806; 108.0346697389

Cisitu merupakan sebuah desa yang berada di wilayah yang bernama sama, yaitu Kecamatan Cisitu. Pada awalnya Desa Cisitu bersatu dengan Desa Situmekar dengan pusat pemerintahan di Dusun Corenda. Namun pada tahun 1982 dimekarkan menjadi dua Desa, dan kantor pemerintahannya pindah ke Cisitu. Jaraknya dengan ibu kota kecamatan sekitar 2 km, dengan posisi di sebelah tenggaranya.

Berdasarkan Potensi Kecamatan Cisitu tahun 2013, Desa Cisitu memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa Swakarsa Lanjut. Secara topografis, wilayah Desa Cisitu memiliki bentang permukaan tanah berupa dataran. Ketinggian wilayah di mana kantor desa berada sekitar 367 meter di atas permukaan laut.

Berdasarkan data Pendataan Potensi Desa tahun 2014, luas wilayah Desa Cisitu sebesar 4,3 km persegi atau 431,610 hektar. Luas wilayah tersebut terbagi ke dalam beberapa peruntukan, yaitu sebagai lahan pertanian basah atau pesawahan seluas 1,1 km persegi dan lahan pertanian kering seperti ladang dan perkebunan seluas 2,78 km persegi. Sisanya seluas 0,52 km persegi dipergunakan untuk keperluan non-pertanian seperti lahan perkampungan dan penggunaan selain pertanian lainnya.

Letak geografis

Secara geografis, wilayah Desa Cisitu dibatasi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut Desa Cigintung di sebelah utara, Desa Paku Alam Kecamatan Darmaraja di sebelah timur, Desa Karangpakuan (Kecamatan Darmaraja) dan Desa Situmekar di sebelah selatan serta Desa Situmekar di sebelah baratnya. Secara administratif, Desa Cisitu terdiri dari tiga dusun, yaitu Dusun Cisitu, Dusun Gorowong, dan Dusun Cipeuteuy. Masing-masing Dusun terdiri dari dua Rukun Warga (RW) dengan total 20 Rukun Tetangga (RT).

Berdasarkan data Pendataan Potensi Desa tahun 2014, luas wilayah Desa Cisitu sebesar 4,3 km persegi atau 431,610 hektar. Luas wilayah tersebut terbagi ke dalam beberapa peruntukan, yaitu sebagai lahan pertanian basah atau pesawahan seluas 1,1 km persegi dan lahan pertanian kering seperti ladang dan perkebunan seluas 2,78 km persegi. Sisanya seluas 0,52 km persegi dipergunakan untuk keperluan non-pertanian seperti lahan perkampungan dan penggunaan selain pertanian lainnya.

Penduduk

Berdasarkan data Hasil Registrasi Penduduk Kecamatan Cisitu tahun 2013, jumlah penduduk yang menghuni wilayah Desa Cisitu sebanyak 2.228 orang. Rinciannya sebanyak 1.110 orang laki-laki dan 1.118 orang perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 725 KK dengan kepadatan penduduk sebesar 518 jiwa untuk setiap km luas wilayah Desa Cisitu.

Berkaitan dengan mata pencahariannya, sebagian besar penduduk Desa Cisitu bergerak di sektor pertanian. Ini berbanding lurus dengan penggunaan lahan yang sebagian besar dipergunakan sebagai lahan pertanian. Baik sebagai petani pemilik lahan maupun sebagai buruh tani. Sebagian kecil lainnya bergerak di sektor perdagangan, peternakan dan industri serta bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Produk utama pertanian di Desa Cisitu yaitu padi, di samping produk palawija. Sementara peternakan yang ada di Desa Cisitu yaitu peternakan ayam kampung, ayam ras, kambing, domba, dan sapi.

Sosial budaya

Di Desa Cisitu terdapat beberapa jenis kesenian tradisional. Kesenian tardisional yang masih ada, yaitu Kuda Lumping Buhun, Reak, Kuda Renggong, Dogdog, Angklung, Calung, Kacapi, serta Gamelan Kliningan. Kuda Lumping Buhun pada dasarnya memiliki kesamaan dengan Kuda Lumping yang berasal dari daerah Jawa Timur tetapi terjadi akulturasi dengan budaya yang berkembang di daerah Sumedang. Adapun Seni Tradisional Reak adalah kesenian yang memadukan beberapa jenis tradisional seperti Reog, Angklung, Gendang Pencak, Tarian dan Topeng. Untuk pelaksanaan atau penampilan seni-seni tradisional ini bisa dikatakan kurang aktif. Biasanya ditampilkan pada hari-hari tertentu dan jika ada orang yang mengundang untuk mengadakan pergelaran seni tradisional tersebut.

  • l
  • b
  • s
Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
Desa
  • Cigintung
  • Cilopang
  • Cimarga
  • Cinangsi
  • Cisitu
  • Linggajaya
  • Pajagan
  • Ranjeng
  • Situmekar
  • Sundamekar
  • l
  • b
  • s
Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
  • Bupati: Dony Ahmad Munir
  • Wakil Bupati: Fajar Aldila
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • Buahdua
  • Cibugel
  • Cimalaka
  • Cimanggung
  • Cisarua
  • Cisitu
  • Conggeang
  • Darmaraja
  • Ganeas
  • Jatigede
  • Jatinangor
  • Jatinunggal
  • Pamulihan
  • Paseh
  • Rancakalong
  • Situraja
  • Sukasari
  • Sumedang Selatan
  • Sumedang Utara
  • Surian
  • Tanjungkerta
  • Tanjungmedar
  • Tanjungsari
  • Tomo
  • Ujungjaya
  • Wado
Lambang Kabupaten Sumedang
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sumedang

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Letak geografis
  2. Penduduk
  3. Sosial budaya

Artikel Terkait

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Barat

artikel daftar Wikimedia

Kabupaten Sumedang

kabupaten di Indonesia

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sumedang

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026