Chromakopia adalah album studio kedelapan oleh rapper Amerika Serikat Tyler, the Creator. Yang dirilis melalui Columbia Records pada 28 Oktober 2024, sebagai tindak lanjut dari Call Me If You Get Lost (2021). Chromakopia ditulis, diproduksi, dan diaransemen oleh Tyler sendiri. Album ini menampilkan penampilan tamu dari Daniel Caesar, Doechii, GloRilla, LaToiya Williams, Lil Wayne, Lola Young, Santigold, Schoolboy Q, Sexyy Red, dan Teezo Touchdown, dengan perilisan fisik album yang juga menampilkan Playboi Carti.
Album ini memadukan berbagai genre seperti hip-hop, jazz, dan soul, mengingatkan pada perilisan Tyler sebelumnya Flower Boy (2017) dan Igor (2019). Secara konseptual, Chromakopia dinarasikan oleh ibu Tyler, Bonita Smith, sebagai buku harian yang menyusun perspektif Tyler tentang pengalaman garis waktu masa lalu yang dipisahkan oleh lagu. Album ini mendapat pujian luas dari para kritikus, yang memuji lirik, kekompakan, dan produksinya, bahkan mencatat sifatnya yang berantakan dan membingungkan sebagai hal yang positif.
Chromakopia didukung oleh single "Noid", "Sticky", dan "Like Him", serta single promosi "St. Chroma" dan "Thought I Was Dead". Album ini sukses secara komersial, memulai debut pada nomor satu di sembilan negara. Di Amerika Serikat, album ini memulai debut di puncak Billboard 200, menjadikan Tyler meraih album nomor satu ketiganya di Amerika Serikat. Beberapa lagu lain dari album ini juga masuk tangga lagu Billboard Hot 100, seperti "Noid" dan "St. Chroma". Pada Grammy Awards ke-68, album ini menerima nominasi untuk Album Terbaik Tahun Ini, Album Rap Terbaik dan Sampul Album Terbaik, selain "Darling, I" yang menerima nominasi untuk Penampilan Rap Terbaik dan "Sticky" untuk Lagu Rap Terbaik. Untuk mendukung album tersebut, Tyler memulai Chromakopia: The World Tour pada tahun 2025.
Latar belakang dan rekaman
Pada 28 Oktober 2024, selama acara mendengarkan eksklusif Chromakopia milik Tyler, the Creator, Tyler mengungkapkan makna di balik album tersebut, dengan menyatakan bahwa album tersebut awalnya tentang masa kecilnya di Hawthorne, Inglewood. Ia mengungkapkan di atas panggung bahwa "tidak ada yang tahu apa pun tentang saya sebelum Saya berusia sekitar 17 tahun" dan bahwa rekaman tersebut menjadi Tyler "menerima banyak omong kosong yang dikatakan ibu saya kepada saya saat masih kecil."[1] Tyler mengunggah video di saluran YouTube resminya berjudul "MASK IS OFF: CHROMAKOPIA" pada 12 November 2024, yang mengabadikan proses kreatif album tersebut, termasuk cuplikan di balik layar dari sesi komposisi, pengaturan instrumen dan pekerjaan teknik.[2]
Komposisi
Musik
Chromakopia, yang pada dasarnya merupakan album hip-hop, R&B, dan jazz, Chromakopia merangkul instrumentasi eklektik.[3] Album ini memadukan gaya musik yang mengingatkan pada album keempat dan kelima Tyler Cherry Bomb (2015) dan Flower Boy (2017), seperti melodi neo soul dan aransemen berbasis penyintesis.[3]Irama militer dan unsur soulful juga hadir dalam album ini.[4] Ini adalah album Tyler pertama sejak album studio keduanya Goblin yang tidak mmemiliki judul ganda pada lagu ke-10.[5]
Tema dan lirik
Chromakopia dinarasikan oleh ibu Tyler, Bonita Smith.[6]Konsepnya terinspirasi oleh pengalamannya tumbuh besar di Greater Los Angeles dan pelajaran hidup yang ia peljari dari Smith saat masih kecil, yang mulai ia pahami dan hargai seiring bertambahnya usia.[7] Sebelum album dirilis, publikasi berspekulai bahwa album tersebut mungkin didasarkan pada kisah Chroma the Great, seorang konduktor hebat yang orkestranya menciptakan warna-warna dunia, dari novel anak-anak tahun 1961 The Phantom Tollbooth.[8] Jake Hawkes dari Dork mencatat bahwa karakter tersebut terkait dengan estetika album, tetapi memiliki sedikit dampak pada materi lirik.[9]
Smith menggambarkannya sebagai cahaya dan menyuruhnya untuk tidak pernah meredupkan cahayanya untuk siapa pun.[10] "Rah Tah Tah" menampilkan lirik yang membual, karena Tyler menyatakan dirinya sebagai rapper terbesar dari Los Angeles setelah Kendrick Lamar.[9] "Noid", di sisi lain, menegeksplorasi kecemasannya dengan budaya selebriti dan hubungan parasosial.[11] Dalam "Darling, I", yang menampilkan vokal oleh Teezo Touchdown, Tyler merenungkan ambisi artistiknya dan praktik monogami.[7]
Diberi judul berdasarkan nama perusahaan layanan kesehatan terkait aborsi, "Hey Jane" menampilkan percakapan antara Tyler dan seorang wanita tua anonim setelah kehamilan yang tidak direncnakan.[12] Mackenzie Cummings-Grady dari Billboard menulis bahwa dalam rekaman tersebut, Tyler "berbicara tentag paranoia yang menguasainya" sambil menceritakan "keinginannya untuk memiliki anak".[13]
Perilisan dan promosi
Logo album Chromakopia, menggunakan font Poleno Semi Bold, dengan aksen seperti tanduk
Diprovokasi oleh perilisan album self-titledBeyoncé yang mengejutkan pada tahun 2013,[14]International Federation of the Phonographic Industry (IFPI) mengubah hari perilisan musik di seluruh dunia dari Selasa menjadi Jumat.[15] Tyler mengkritik standar idnustri tersebut dalam wawancara tahun 2023 dengan Nardwuar, yangbmenyatakan bahwa hal itu mendorong "mendengarkan secara pasif".[16] Ia memilih untuk merilis Chromakopia pada hari Senin, 28 Oktober 2024, pukul 6pagiET.[17]
Truk dan kontainer pengiriman yang mempromosikan Chromakopia terlihat di berbagai kota di Amerika Serikat, termasuk Tyler, Houston, Dallas, Atlanta, Charlotte, Columbus, Philadelphia, Roswell, Phoenix, Hawthorne (kota kelahiran Tyler), dan Los Angeles.[18][19][20] Tak lama setelah video untuk "St. Chroma" dirilis, nomor telepon +1 (855) 444–8888, yang sebelumnya digunakan sebagai promosi untuk Call Me If You Get Lost, diubah menjadi pesan suara mengenai "Chromakopia Trucking Company", di mana sebuah suara mengatakan bahwa semua pengemudi perusahaan tidak tersedia dan untuk menlepon nanti. Satu hari sebelum perilisannya, Tyler mengadakan pesta mendengarkan di Intuit Dome.[1]
Edisi deluxe album, berjudul Chromakopia+, dirilis pada 29 Oktober 2025.[21] Edisi ini menyertakan lagu bonus "Mother", yang sebelumnya eksklusif untuk perilisan LP vinyl album ini.[22]
Single
Pada 16 Oktober 2024, Tyler mengunggah teaser untuk lagu pembuka Chromakopia, "St. Chroma", di akun media sosialnya.[23] Ia mengungkapkan nama album, tanggal perilisan, dan sampul pada hari berikutnya.[24][25]Single utama album, "Noid", dirilis pada 21 Oktober.[26][27] Single berikutnya, "Sticky" yang menampilkan GloRilla, Sexyy Red, dan Lil Wayne, dirilis ke stasiun radio kontemporer ritmis pada 12 November.[28] "Like Him", yang menampilkan penyanyi Britania Raya Lola Young, dirilis ke radio ritmis pada 11 Februari 2025.[29] Teaser untuk lagu kesebelasnya, "Thought I Was Dead", dibagikan pada 26 Oktober.[30][31] Tiga lagu lagi di-teaser dalam video promosi untuk vinyl edisi terbatas album.[32] Pada 19 Agustus, Tyler merilis video musik untuk "Darling, I".[33]
Chromakopia: The World Tourdiumumkan pada 23 Oktober 2024, dengan penampilan tambahan diumumkan pada 29 Oktober 2024.[34] Dipromosikan oleh AEG Presents, tur ini menampilkan Lil Yachty dan Paris Texas sebagai artis pendukung, dengan 53 tanggal di seluruh Amerika Utara, termasuk Amerika Serikat dan Kanada, 24 tanggal di Eropa Barat dan Britania Raya, dan 12 penampilan yang dijadwalkan di Oseania, meliputi Australia dan Selandia Baru.[35] Tur ini berlangsung sepanjang tahun 2025 dan berakhir pada 21 September 2025.
↑"A Recap of Radio Add Recaps". Hits (dalam bahasa Inggris). 12 Februari 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 September 2025. Diakses tanggal 9 September 2025.
↑"Tónlistinn – Plötur – Vika 44 – 2024"[The Music – Albums – Week 44 – 2024] (dalam bahasa Islandia). Plötutíðindi. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 November 2024. Diakses tanggal 3 November 2024.