Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Call Me If You Get Lost

Call Me If You Get Lost adalah album studio ketujuh oleh rapper dan produser Amerika Serikat Tyler, the Creator. ALbum ini diirlis pada 25 Juni 2021, melalui Columbia Records. Album ini dinarasikan oleh DJ Drama dan menampilkan penampilan tamu dari 42 Dugg, YoungBoy Never Broke Again, Ty Dolla Sign, Lil Wayne, Domo Genesis, Brent Faiyaz, Lil Uzi Vert, Pharrell Williams, Teezo Touchdown, Fana Hues, dan Daisy World. Tyler memproduksi album ini sendiri, dengan tambahan produksi dari Jamie xx dan Jay Versace.

Wikipedia article
Diperbarui 2 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Call Me If You Get Lost
Call Me If You Get Lost
Sampul fisik; Spotify menggunakan sampul dengan kartu hijau, Amazon Music menggunakan kartu biru, Tidal menggunakan kartu merah mudah, dan Apple Music serta YouTube Music menggunakan sampul asli.
Album studio karya Tyler, the Creator
Dirilis25 Juni 2021
Direkam2019–2021[1]
Studio
  • Chalice (Los Angeles)
  • Coldwater (Los Angeles)
  • Conway (Los Angeles)
  • Westlake (Los Angeles)
  • Shangri-La (Malibu)
Genre
  • Hip-hop
  • jazz
  • soul
Durasi52:41
LabelColumbia
Produser
  • Tyler, the Creator
  • Jamie xx
  • Jay Versace
Kronologi Tyler, the Creator
Igor
(2019)
Call Me If You Get Lost
(2021)
Chromakopia
(2024)
Sampul alternatif
Karya Gregory Ferrand, juga digunakan sebagai sampul utama untuk edisi Estate Sale
Singel dalam album Call Me If You Get Lost
  1. "Lumberjack"
    Dirilis: 16 Juni 2021
  2. "WusYaName"
    Dirilis: 22 Juni 2021

Call Me If You Get Lost adalah album studio ketujuh oleh rapper dan produser Amerika Serikat Tyler, the Creator. ALbum ini diirlis pada 25 Juni 2021, melalui Columbia Records. Album ini dinarasikan oleh DJ Drama dan menampilkan penampilan tamu dari 42 Dugg, YoungBoy Never Broke Again, Ty Dolla Sign, Lil Wayne, Domo Genesis, Brent Faiyaz, Lil Uzi Vert, Pharrell Williams, Teezo Touchdown, Fana Hues, dan Daisy World. Tyler memproduksi album ini sendiri, dengan tambahan produksi dari Jamie xx dan Jay Versace.

Album ini menandai perubahan dari estetika yang lebih ringan dan lebih soulfoul dari perilisan Tyler sebelumnya Igor (2019) dan Flower Boy (2017) yang lebih mengutamakan ketukan yang berani dan lirik yang lugas yang mengingatkan pada karya-karya sebelumnya, yang dipengaruhi oleh seri mixtape Gangsta Grillz milik DJ Drama. Genres dalam album ini mencakup hip-hop, pop, jazz, soul dan reggae.

Call Me If You Get Lost didukung oleh dua single: "Lumberjack" dan "WusYaName", yang keduanya dirilis dengan video musik. Album ini mendapat pujian luas dari para kritikus dan digambarkan sebagai perpaduan berbagai gaya, dengan nuansa nostalgia di sepanjang produksinya. Beberapa kritikus membandingkan album ini dengan perilisan sebelumnya, Igor. Album ini masuk dalam sepuluh album terbaik tahun 2021 menurut beberapa publikasi. Album ini memulai debut pada nomor satu di US Billboard 200, menjadi album nomor satu Amerika Serikat kedua Tyler, the Creator. Album ini memenangkan penghargaan Album Rap Terbaik di Grammy Awards 2022, kemenangan kedua Tyler. Pada tahun 2023, Tyler merilis versi deluxe album, berjudul Call Me If You Get Lost: The Estate Sale.

Konsep

Sampulnya menggambarkan kartu identitas untuk karakter bernama "Tyler Baudelaire". Beberapa kritikus menganggap ini sebagai referensi kepada penyair Perancis Charles Baudelaire.[2] Tyler menyatakan bahwa ini tidak benar, dan menyebutkan referensi tersebut berasal dari Lemony Snicket's A Series of Unfortunate Events, dengan mengatakan bahwa ia mengagumi dinamika antara anak yatim piatu Baudelaire.[3] Menurut Matthew Ismael Ruiz dari Pitchfork, "Baudelaire, karakter yang diperankan Tyler di seluruh album, adalah perwakilan dari kedewasaan Tyler yang baru ditemukan—dan ketidakmampuannya untuk memanfaatkan kecanggihan itu ke dalam hubungan impiannya."[4] Karya Charles Baudelaire yang paling terkenal, Les Fleurs du mal (terj. Bunga-Bunga Kejahatan) tahun 1857, "awalnya dilarang karena terlalu eksplisit, dan Baudelaire sendiri dituntut karena perbuatan tidak senonoh", mirip dengan evolusi Tyler dari "remaja gelisah yang melontarkan kata-kata kotor untuk menimbulkan kejutan menjadi pria kekasih yang sensisitf dengan sifat nakal".[4] Luke Morgan Britton dari NME juga membandingkan keduanya, mengatakan bahwa keduanya "telah terpaku pada perjuangan antara romansa dan realisme, kemewahan dan cinta, keindahan dan kematian, bakat dan kontroversi."[5]

Awalnya, ketika Tyler mengungkap sampul untuk Call Me If You Get Lost, orang-orang mengira bahwa ia mengambilminspirasi dari album Ol' Dirty Bastard tahun 1995, Return to the 36 Chambers: The Dirty Version, padahal sebenarnya ia mengambil inspirasi dari "paspor dan akrtu perjalanan lama dari awal [tahun] 1900-an".[6]

Musik

Tyler bekerja sama dengan DJ Drama dalam lagu Call Me If You Get Lost, yang dikenal dengan seri mixtape-nya Gangsta Grillz.

Luke Morgan Britton dari NME menyebut Call Me If You Get Lost sebagai "puncak menyeluruh dari suara Tyler yang selalu berubah-ubah, menunjukkan bahwa pertumbuhan tidak selalu linear dan bahwa artis dapat menjadi banyak hal", lebih lanjut mengatakan bahwa album tersebut mengukuhkan posisi Tyler sebagai "talenta generasi, yang dalam kondisi prima dan terus mendorong batas-batas visinya dan suara kaleidoskopiknya."[5] Alexis Petridis dari The Guardian menyebut perubahan gaya album tersebut sebagai "tidak terduga dan sangat mengesankan, produk dari seorang artis dengan selera eklektik dan keenganan untuk membuat musik yang sesuai dengan tren yang berlaku."[7] Petridis menyoroti synth-pop, soul, reggae dan jazz.[7] Ludovic Hunter-Tilney dari Financial Times menyebut produksi album ini "sangat berlapis dan unik", mengatakan bahwa "Lemonhead" beralih dari beat yang keras dan suara-suara yang berisik menjadi bossa nova, sementara "Massa" beralih dari rutinitas jazz yang dipimpin seruling menjadi hip-hop yang sederhana.[8]

Sebagai perbandingan Igor, Roisin O'Connor dari The Independent mengatakan "produksi di sini [pada Call Me If You Get Lost] sama bagusnya dengan Igor, meskipun, tidaka da alur yang jelas. Igor adalah bagian-bagian yang hancur dari hubungan yang rusak. Call Me If You Get Lost bermain-main dengan subjeknya, lebih mengandalkan musik tersebut sendiri untuk membawa pendengar melewatinya."[9] Menurut Matthew Ismael Ruiz dari Pitchfork, Tyler lebih "mahir dari sebelumnya dalam menjalin ide-ide berbeda menjadi satu lagu yang kohesif, daripada hanya menggabungkannya" di album ini.[4] Ruiz menggambarkan produksi Tyler sebagai "bermain-main dengan pergerakan dalam campuran, memantulkan suara antara saluran kiri dan kanan untuk pengalaman headphone yang imersif."[4] Meskipun Call Me If You Get Lost memiliki narasi yang sangat spesifik secara lirik, Ruiz mengatakan bahwa gaya produksinya tampaknya menceritakan kisah seluruh karier Tyler hungga saat ini: R&B pasca-Thundercat, sampel horrorcore Gravediggaz, dan sentuhan Salaam Remi yang sebanding dengan musik Kendrick Lamar.[4] Ruiz menyebut album ini sebagai kembalinya ke rap setelah suara pop Igor, meskipun mencatat bahwa Tyler juga "jelas jauh berbeda dari produksi minimalis beberapa rekaman pertamanya."[4] Konstantinos Pappis dari Our Culture Mag menggambarkan lagu album ini memiliki "kemegahan sinematik dan aransemen yang teliti yang telah menjadi ciri khas Tyler baru-baru ini".[10] Pappis juga mencatat bahwa suaranya "sangat nostalgia" seperti pada Flower Boy.[10]

Craig Jenkins dari Vulture juga menganggap album ini sebagai langkah mundur ke "gaya dan sikap pemberontak dan cuek dari masa-masa awal [Tyler, the Creator]" sekaligus menyalurkan "semua perubahan yang telah ia alami sejak saat itu".[11] Jenkins menyoroti Call Me If You Get Lost sebagai penyimpangan dari "estetika Igor yang lebih ringan dan lebih berjiwa, yang lebih menutamakan ketukan yang berani dan rima yang kasar...  agak mirip dengan mixtape Gangsta Grillz pada tahun 2000-an dan awal tahun 2010-an."[11] Chris Deville dari Stereogum menemukan bahwa Call Me If You Get Lost memiliki pengaruh dari album blockbuster hip-hop, seperti The Marshall Mathers LP (2000) dan Tha Carter III (2008).[12] Deville juga mengatakan bahwa "kemegahan" album ini – "produksi sinematik yang rumit, deretan rapper tamu yang luar biasa" – mengingatkan pada musik Kanye West di masa awal.[12] Deville juga mencatat bahwa sampel dari berbagai rapper tahun 1990-an dibandingkan dengan era keemasan boom bap.[12]

Marcus Shorter dari Consequence mengatkan tentang album tersebut bahwa kesadaran diri mendominasi pertengahan kedua album.[13] Shorter lebih lanjur mencatat bahwa romansa adalah tema yang menonjol di pertengahan kedua: "Perjalanan tersebut termasuk patah hati, karena tidak ada album Tyler, The Creator yang lengkap tanpa romansa."[13] Shorter secara khussus menggambarkan "Wilshire": "Ia tersandung kata-kata dan menggumamkan bagian-bagian dari kisah sedih, terdengar seperti seseorang yang belum sepenuhnya siap untuk menghadapi kebenaran. Dalam album yang penuh dengan lirik keren dari seorang pria yang selalu mengatakannya dengan lantang, "Wilshire" adalah momen langka di mana kami merasa ia menahan diri. Ego disembunyikan untuk satu lagu, semakin mengaburkan batasan antara pria, persona, dan alter-ego."[13]

Perilisan dan promosi

Pada 9 Juni 2021, sebuah papan reklame promosi untuk peluncuran album terlihat di Los Angeles,[14] yang kemudian diikuti oleh penampakan lebih banyak lagi di kota-kota besar lainnya di seluruh dunia.[15] Papan reklame tersebut bertuliskan "Call Me If You Get Lost" dan menyertakan nomor telepon, +1 (855) 444-8888. Saat dihubungi, pesan rekaman percakapan antara Tyler dan ibunya diputar.[14] Rekaman tersebut ada di album sebagai lagu "Momma Talk".[16][17] Tak lama kemudian, sebuah situs web ditemukan yang merujuk pada papan reklame dan nomor telepon tersebut, yang tampaknya merupakan aspek lain dari promosi album, dan selanjutnya audio yang diputar saat menghubungi nomor telepon tersebut akan berubah menjadi cuplikan lagu album "Rise!".[14] Pada 15 Juni, Tyler men-tweet nomor telepon yang terlihat di papan reklame minggu sebelumnya, yang mengkonfirmasi keterlibatannya.[18]

Pada 14 Juni 2021, Tyler mengeluarkan musik baru dalam video pendek berjudul "Side Street", yang menampilkan dirinya memegang seekor anjing sambil berciuman dengan seorang wanita.[19] Ada juga kameo dari anggota Odd Future Taco Bennett menjelang akhir video.[20][21] Tyler menyutradarai video tersebut dengan nama samaran alter-ego-nya Wolf Haley.[22] Pada 16 Juni 2021, Tyler merilis lagu berjudul "Lumberjack", yang disertai dengan video musik pendek, yang juga disutradarai oleh Tyler sendiri sebagai Wolf Haley.[23][24] Lagu ini mengambil sampel dari lagu "2 Cups of Blood" oleh Gravediggaz.[25]

Keesokan harinya, 17 Juni, Tyler secara resmi mengonfirmasi judul album tersebut sebagai Call Me If You Get Lost dan mengumumkan tanggal perilisan pada 25 Juni.[26] Ia juga mengumumkan sampul dan merchandise melalui merek streetwear-nya Golf Wang.[27] Pada 22 Juni 2021, Tyler merilis single kedua album berjudul "WusYaName" yang menampilkan rapper YoungBoy Never Broke Again dan penyanyi Ty Dolla Sign juga disertai dengan video musik pendek yang disutradarai sendiri.[28][29] Menggunakan unsur dari R&B era-90-an, lagu ini mengambil sampel dari "Back Seat (Wit No Sheets)" milik H-Town, dan tidak seperti "Lumberjack", memiliki kemiripan yang dekat dengan albumnya yang lebih soulful baru-baru ini.[28][29] Pada 23 Juni 2021, Tyler merilis teaser lain untuk album tersebut dalam bentuk sketsa komedi yang disutradarai sendiri berjudul "Brown Sugar Salmon".[30] Video tersebut menampilkan Tyler, yang disebut sebagai "Sir Baudelaire", di dalam kereta api yang mencoba memesan makanan tetapi tidak berhasil.[31][32]

Setelah perilisan album pada 25 Juni 2021, Tyler merilis video untuk lagu "Juggernaut". Meskipun menyertakan bait tamu dari Lil Uzi Vert dan Pharrell Williams, hanya Tyler sendiri yang muncul dalam video tersebut.[33][34] Pada 29 Juni 2021, Tyler merilis video musik untuk "Corso". Dalam video tersebut, Tyler tampil di pesta ulang tahun bersama DJ Drama.[35] Pada 8 Juli 2021, Tyler merilis video musik untuk "Lemonhead". Video tersebut tidak menyertakan bait tamu dari 42 Dugg.[36]

Tur

Artikel utama: Call Me If You Get Lost Tour

Pada 3 Agustus 2021, Tyler mengumumkan the Call Me If You Get Lost Tour yang dimulai pada 8 Februari 2022, di Phoenix di Footprint Center dan berakhir pada 3 Agustus 2022, di Melbourne di Arena Rod Laver. Tur Amerika utara dengan sekitar 35 penampilan didukung oleh Kali Uchis, Vince Staples, dan Teezo Touchdown.[37][38]

The Estate Sale

Pada 27 Maret 2023, Tyler mengungkapkan Call Me If You Get Lost: The Estate Sale, yang akan mencakup lagu yang direkam untuk Call Me If You Get Lost tetapi tidak muncuk di album final, termasuk single "Dogtooth", yang dirilis pada hari pengumuman, bersama video musik.[39] Di Twitter, Tyler menyatakan bahwa "Call Me If You Get Lost adlaah album pertama yang saya buat dengan banyak lagu yang tidak masuk dalam album final".[40] Pada 29 Maret 2023, single lain "Sorry Not Sorry" dirilis, dengan video musik.[41] The Estate Sale dirilis pada 31 Maret 2023,[39] dengan video musik untuk lagu "Wharf Talk".[42]

Penerimaan kritikus

Peringkat Call Me If You Get Lost
Nilai agregat
Sumber Penilaian
AnyDecentMusic? 8.4/10[43]
Metacritic 88/100[44]
Skor ulasan
Sumber Nilai
AllMusic 4.5/5 stars[45]
Clash 8/10[46]
Evening Standard 4/5 stars[47]
Exclaim! 9/10[48]
Financial Times 4/5 stars[8]
The Guardian 5/5 stars[7]
The Independent 5/5 stars[9]
NME 4/5 stars[5]
Pitchfork 8.4/10[49]
Rolling Stone 4/5 stars[50]

Call Me If You Get Lost mendpat pujian luas dari para kritikus. Di Metacritic, yang memberikan peringkat termnormalisasi dari 100 untuk ulasan dari publikasi profesional, album ini menerima skor rata-rata 88, berdasarkan 20 ulasan.[44] Aggregator AnyDecentMusic? memberikannya 8.4 dari 10, berdasarkan penilaian mereka terhadap konsensus kritikus.[43]

Roisin O'Connor dari The Independent memberi Call Me If You Get Lost lima dari lima bintang, dan mengatakan bahwa album ini terasa seperti "puncak dari semua karya Tyler sebelumnya."[9] Mereka juga mencatat transisi yang mulus antar lagu.[9] Clash memuji "penolakan Tyler untuk dikurung oleh suara atau genre tertentu" dan mencatat lagu "Sweet / I Thought You Wanted to Dance" dan "Wilshire" sebagai lagu unggulan.[46] David Smyth dari Evening Standard menyebutkan suara "global" yang beragam dari album tersebut dan mengatakan, "Musik Tyler sama menariknya seperti biasanya."[47] Alexis Petridis dari The Guardian menulis bahwa semburan "synth-pop kaleidoskopik, balada soul dan jazz menyapu anda", mengatakan bahwa album tersebut "membutuhkan banyak waktu tunutk spenuhnya dipahami, tetapi jelas tidak akan berkurang kualitasnya jika anda melakukannya."[7] Ryan Rosenberger dari The Line of Best Fit mengatakan, "Waktu akan menentukan di mana tepatnya album ini berada dalm diskografi Tyler, The Creator, tetapi Call Me If You Get Lost adadalah rekaman berkesan lainnya dari Wolf Haley sendiri, yang semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu artis terbaik di generasinya".[51] Luke Morgan Britton dari NME menikmati album tersebut, mengatakan, "Sang ikonoklas menghadapi budaya pembatalan, masa lalunya yang kontroversial, dan gagasan pertumbuhan pribadi dalam rekaman kaleidoskopik yang mengaskan kembali kehebatannya".[5] Kritikus Pitchfork Paul A. Thompson mengatakan, "Ini memberinya kebebasan untuk bermain dengan nada, untuk menulis secara pribadi atau menggunakan suara seraknya sebagai tekstur, untuk memperlakukan rap yang paling kasar dan hook yang paling halus sebagai eksperimen gila yang salah arah".[49] Wesley McLean dari Exclaim! mengatakan, "Tyler telah menghadirkan sebuah proyek yang sekali lagi mendorong batas-batas musiknya sekaligus menjadi puncak dari semua yang telah ia lakukan sejauh ini. Ini adalah penampilan mengesankan lainnya untuk seorang artis yang kekuasaannya tampaknya tidak akan berhenti dalam waktu dekat".[48]

Sofie Lindevall dari Gigwise menyimpulkan: "Dengan album studio keenamnya Call Me If You Get Lost, Tyler membalikkan segalanya lagi, menghasilkan salah satu entri paling dinamis dan menarik dalam diskografinya sejauh ini."[52] Sebuah ulasan positif Craig Jenkins dari Vulture menyimpulkan dengan mengatakan kepada pembaca untuk "Lihat di antara banyak deskripsi detail interior Rolls-Royce, kapal-kapal indah, dan perjalnan internasional, di luar lebih dari setengah lusin penyebutan paspor," dan, "Sebuah kisah cinta".[11] Majalah Paste Matt Mitchell memberikan Call Me If You Get Lost nilai 8.7 dari 10, dan mengatakan pencapaian puncak dari album ini adalah "cara album ini dengan tajam mengingatkan setiap pendengar bahwa entri awal dalam diskografi seorang artis bukanlah bagian dari masa lalu mereka yang dimaksudkan untuk dilupakan".[53] Dalam ulasan album untuk AllMusic, David Crone menyatakan bahwa, "Musik Tyler selalu merupakan gabungan dari berbagai palet yang semakin kompleks, dan CMIYGL adalah karyanya yang paling kompleks hingga saat ini."[45] Jeff Ihaza dari Rolling Stone menyimpulkan upaya Tyler sebagai pendewasaan menjadi "beberapa musik rap yang paling menarik yang dibuat saat ini", menyebut Call Me If You Get Lost sebagai karya terbaik Tyler hingga saat ini.[50]

Peringkat

Pilihan peringkat Call Me If You Get Lost
Publikasi Daftar Peringkat Ref.
Billboard The 50 Best Albums of 2021
2
[54]
Complex The Best Albums of 2021
1
[55]
Entertainment Weekly The 10 Best (and 3 Worst) Albums of 2021
4
[56]
Exclaim! 50 Best Albums of 2021
4
[57]
The Guardian The 50 Best Albums of 2021
5
[58]
The New York Times Jon Pareles' Best Albums of 2021
10
[59]
Jon Caramanica's Best Albums of 2021
8
Lindsay Zoladz's Best Albums of 2021
2
NME The 50 Best Albums of 2021
5
[60]
Paste The 50 Best Albums of 2021
6
[61]
Pitchfork The 50 Best Albums of 2021
3
[62]
Rolling Stone The 50 Best Albums of 2021
4
[63]
The 20 Best Hip-Hop Albums of 2021
3
[64]
The 200 Greatest Hip-Hop Albums of All Time
46
[65]

Penghargaan Industri

Penghargaan dan nominasi untuk Call Me If You Get Lost
Acara Tahun Kategori Hasil Ref.
BET Hip Hop Awards 2021 Album of the Year Menang
[66]
BET Awards 2022 Album of the Year Nominasi
[67]
Grammy Awards 2022] Best Rap Album Menang
[68]

Kinerja komersil

Call Me If You Get Lost memulai debut pada nomor satu di tangga lagu US Billboard 200, memperoleh 169,000 unit setara album (termasuk 55,000 kopi dalam penjualan album murni) pada minggu pertama.[69] Ini menjadi album nomor satu kedua Tyler di Amerika Serikat.[69] Album ini juga mengumpulkan total 152.96 juta stremaing on-demand dari lagu album.[69] Album ini menghabiskan dua minggu tidak berturut-turut di nomor satu, menduduki puncak tangga lagu untuk minggu kedua pada April berikutnya setelah perilisan vinyl. Dengan 49,000 kopi terjual minggu itu, album ini memegang rekor penjualan vinyl terbesar untuk sebuah album hip hop.[70] Pada 22 Februari 2022, album ini mendapatkan sertifikasi emas oleh Recording Industry Association of America (RIAA) untuk penjualan gabungan dan unit setra alabum lebih dari 500,000 unit di Amerika Serikat.[71] Pada 23 April 2023, album ini mendapatkan sertifikasi platinum untuk penjualan gabungan dan unit setara album lebih dari satu juta unit di Amerika Serikat.[71] Call Me If You Get Lost adalah album pertama dan satu-satunya yang mencapai nomor satu di tangga lagu Top R&B/Hip-Hop Albums dalam tiga tahun berbeda. Pertama kali pada Juli 2021 saat perilisan awal, kemudian pada April 2022 setelah perilisan versi vinyl LP-nya, dan kemudian pada April 2023 karena perilisan edisi deluxe The Estate Sale.[72]

Tiga belas lagu dari album ini mencapai US Billboard Hot 100, dengan "WusYaName" mencapai 20 besar tangga lagu tersebut.[73]

Daftar lagu

Semua lagu diproduksi sepenuhnya oleh Tyler, the Creator kecuali: "Rise!", diproduksi oleh Tyler dan Jamie xx; "Safari", diproduksi oleh Tyler dan Jay Versace; dan "What a Day", diproduksi oleh Madlib.[74]

Daftar lagu Call Me If You Get Lost
No.JudulPenciptaDurasi
1."Sir Baudelaire" (featuring DJ Drama)
  • Tyler Okonma
  • Billy Cobham[a]
1:28
2."Corso"
  • Okonma
  • James Asher[b]
2:26
3."Lemonhead" (featuring 42 Dugg)
  • Okonma
  • Dion Hayes
2:10
4."WusYaName" (featuring YoungBoy Never Broke Again dan Ty Dolla Sign)
  • Okonma
  • Kentrell Gaulden
  • Tyrone Griffin, Jr.
  • Bishop Burrell, Sr.[c]
  • Delando Conner[c]
  • Solomon Conner[c]
  • Darryl Jackson[c]
2:01
5."Lumberjack"
  • Okonma
  • Larry Willis[d]
  • Anthony Ian Berkeley[d]
  • Arnold Hamilton[d]
  • Paul Huston[d]
  • Robert Diggs[d]
2:18
6."Hot Wind Blows" (featuring Lil Wayne)
  • Okonma
  • Dwayne Carter, Jr.
  • Henry Mancini[e]
  • Norman Gimbel[e]
2:35
7."Massa"Okonma3:43
8."RunItUp" (featuring Teezo Touchdown)
  • Okonma
  • Aaron Thomas
3:49
9."Manifesto" (featuring Domo Genesis)
  • Okonma
  • Dominique Cole
  • Barry White[f]
2:55
10."Sweet / I Thought You Wanted to Dance" (featuring Brent Faiyaz dan Fana Hues)
  • Okonma
  • Christopher Wood
  • Fana Hughes
  • Fil Callender[g]
9:48
11."Momma Talk" 1:10
12."Rise!" (featuring Daisy World)
  • Okonma
  • Daisy Hamel-Buffa
  • James Smith
3:23
13."Blessed"Okonma0:57
14."Juggernaut" (featuring Lil Uzi Vert dan Pharrell Williams)
  • Okonma
  • Symere Woods
  • Pharrell Williams
2:26
15."Wilshire"Okonma8:35
16."Safari"
  • Okonma
  • Jahlil Gunter
2:57
Durasi total:52:41
Perilisan vinyl dan CD
No.JudulPenciptaDurasi
16."Fishtail"
  • Okonma
  • Alvin Worthy[h]
  • Amber Croskey[h]
  • Thomas Paladino[h]
  • Eliot Dubock[h]
3:25
Durasi total:53:09
Daftar lagu Call Me If You Get Lost: The Estate Sale
No.JudulPenciptaDurasi
17."Everything Must Go"Okonma0:28
18."Stuntman" (featuring Vince Staples)
  • Okonma
  • Vincent Staples
3:20
19."What a Day"
  • Okonma
  • Michał Urbaniak[i]
  • Otis Jackson
3:37
20."Wharf Talk" (featuring ASAP Rocky)
  • Okonma
  • Rakim Mayers
3:24
21."Dogtooth"Okonma2:41
22."Heaven to Me"
  • Okonma
  • Alexandra Brown[j]
  • Jessyca Wilson[j]
  • John Stephens[j]
  • Kanye West[j]
  • Milton Bland[j]
  • Vaughn Stephens[j]
3:51
23."Boyfriend, Girlfriend (2020 Demo)" (featuring YG)
  • Okonma
  • Cecil Lyde[k]
  • Keenon Jackson
3:24
24."Sorry Not Sorry"
  • Okonma
  • Franchone Shells[l]
  • Lucille White[l]
3:26
Durasi total:77:02

Catatan

  • "Lemonhead" menampilkan kata-kata yang diucapkan tanpa kredit oleh Frank Ocean[75]
  • Pada perilisan vinyl dan CD The Estate Sale, "Safari" tidak ada dan digantikan dengan "Fishtail".

Kredit sampel

  • ^[a] "Sir Baudelaire" berisi cuplikan dari "Siesta", yang ditulis dan ditampilkan oleh Billy Cobham; dan sampel tanpa kredit dari "Michael Irvin", yang ditampilkan oleh Westside Gunn.[76]
  • ^[b] "Corso" berisi cuplikan. dari "Oriental Workload", yang ditulis dan ditampilkan oleh James Asher.
  • ^[c] "WusYaName" berisi sampel dari "Back Seat (Wit No Sheets)", yang ditulis oleh Bishop Burrell Sr., Solomon Conner, Delando Conne], dan Darryl Jackson, yang ditampilkan oleh H-Town.
  • ^[d] "Lumberjack" berisi cuplikan dari "Inner Crisis", yang ditulis dan ditampilkan oleh Larry Willis; sampel dari "2 Cups of Blood", yang ditulis oleh Anthony Ian Berkeley, Arnold Hamilton, Paul Huston, dan Robert Diggs, yang ditampilkan oleh Gravediggaz; dari "Hihache", yang ditampilkan oleh Lafayette Afro Rock Band.
  • ^[e] "Hot Wind Blows" berisi cuplikan dari "Slow Hot Wind", yang ditulis oleh Henry Mancini dan Norman Gimbel, yang ditampilkan oleh Penny Goodwin.
  • "Massa" berisi cuplikan dari "If It's in You to do Wrong", yang ditampilkan oleh The Impressions.
  • ^[f] "Manifesto" berisi cuplikan dari "I'm Gonna Love You Just a Little More Babe", yang ditulis oleh Barry White, ditampilkan oleh Jimmy Smith.
  • ^[g] "Sweet / I Thought You Wanted to Dance" berisi cuplikan dari "Is Anyone There?", yang ditampilkan oleh Hookfoot; dan "Baby My Love", yang ditulis oleh Fil Callender, ditampilkan oleh The In Crowd dan Jah Stitch.
  • "Safari" berisi cuplikan dari "Farewell My Love", yang ditulis oleh Marvin Redding dan ditampilkan oleh Ebony Expressions.
  • ^[h] "Fishtail" berisi cuplikan dari "Lessie", yang ditulis oleh Alvin Worthy, Amber Croskey, Thomas Paladino, dan Eliot Dubock, performed by Westside Gunn.
  • ^[i] "What a Day" berisi cuplikan dari "A Day in the Park", yang ditulis dan ditampilkan Michał Urbaniak.
  • ^[j] "Heaven to Me" berisi cuplikan dari "Heaven", yang ditulis oleh Alexandra Brown, Jessyca Wilson, John Stephens, Kanye West, dan Vaughn Stephens, yang ditampilkan oleh John Legend, yang sendiri mengambil sampel dari "Heaven Only Knows", yang ditulis dan ditampilkan oleh Monk Higgins.
  • ^[k] "Boyfriend, Girlfriend (2020 Demo)" berisi cuplikan dari "Happy Feeling", yang ditulis oleh dan ditampilkan oleh Cecil Lyde.
  • ^[l] "Sorry Not Sorry" berisi cuplikan dari "He Made You Mine", yang ditulis oleh Franchone Shells dan Lucille White, yang ditampilkan oleh Brighter Side of Darkness.

Tangga album

Tangga album Mingguan

Kinerja tangga album mingguan untuk Call Me If You Get Lost
Tangga album (2021–2024) Posisi
puncak
Australian Albums (ARIA)[77] 2
Austrian Albums (Ö3 Austria)[78] 6
Belgian Albums (Ultratop Flanders)[79] 5
Belgian Albums (Ultratop Wallonia)[80] 8
Canadian Albums (Billboard)[81] 3
Danish Albums (Hitlisten)[82] 3
Dutch Albums (Album Top 100)[83] 4
Finnish Albums (Suomen virallinen lista)[84] 7
French Albums (SNEP)[85] 32
German Albums (Offizielle Top 100)[86] 10
Greek Albums (IFPI)[87] 58
Hungarian Physical Albums (MAHASZ)[88] 29
Irish Albums (OCC)[89] 3
Italian Albums (FIMI)[90] 32
Lithuanian Albums (AGATA)[91] 3
New Zealand Albums (RMNZ)[92] 2
Norwegian Albums (VG-lista)[93] 4
Polish Albums (ZPAV)[94] 45
Portuguese Albums (AFP)[95] 4
Scottish Albums (OCC)[96] 13
Spanish Albums (Promusicae)[97] 20
Swedish Albums (Sverigetopplistan)[98] 10
Swiss Albums (Schweizer Hitparade)[99] 4
UK Albums (OCC)[100] 4
UK R&B Albums (OCC)[101] 2
US Billboard 200[102] 1
US Top R&B/Hip-Hop Albums (Billboard)[103] 1
Kinerja tangga album mingguan untuk Call Me If You Get Lost: The Estate Sale
Tangga album (2023) Posisi
puncak
Danish Albums (Hitlisten)[104] 21
Lithuanian Albums (AGATA)[105] 9
Norwegian Albums (VG-lista)[106] 8
Polish Albums (ZPAV)[107] 64

Tangga album Akhir Tahun

Kinerja tangga album akhir tahun 2021 untuk Call Me If You Get Lost
Tangga album (2021) Posisi
US Billboard 200[108] 111
US Top R&B/Hip-Hop Albums (Billboard)[109] 49
Kienrja tangga album akhir tahun 2022 untuk Call Me If You Get Lost
Tangga album (2022) Posisi
Australian Albums (ARIA)[110] 96
US Billboard 200[111] 112
US Top R&B/Hip-Hop Albums (Billboard)[112] 71
Kinerja tangga album akhir tahun 2023 untuk Call Me If You Get Lost
Tangga album (2023) Posisi
US Billboard 200[113] 57
US Top R&B/Hip-Hop Albums (Billboard)[114] 41

Referensi

  1. ↑ Cline, Georgette (27 September 2021). "The Wild and Wonderful World of Tyler, The Creator". XXL. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 September 2022. Diakses tanggal 22 September 2022.
  2. ↑ "Tyler, the Creator Announces New Album 'Call Me If You Get Lost'". Rap-Up. 17 Juni 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021.
  3. ↑ "Tyler, The Creator On 'The Estate Sale', NBA Youngboy, Odd Future & More!". YouTube. 9 Juni 2023. Diakses tanggal 11 Desember 2023.
  4. 1 2 3 4 5 6 Ruiz, Matthew Ismael (25 Juni 2021). "5 Takeaways From Tyler, the Creator's New Album Call Me If You Get Lost". Pitchfork. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2021. Diakses tanggal 27 Juni 2021.
  5. 1 2 3 4 Britton, Luke Morgan (28 Juni 2021). "Tyler, the Creator – 'Call Me If You Get Lost' review: a love letter to the genre that made him". NME. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juni 2021. Diakses tanggal 28 Juni 2021.
  6. ↑ Kent-Smith, Jasmine (28 Juni 2021). "Tyler, the Creator launches Call Me If You Get Lost album art generator". Crack Magazine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Agustus 2021. Diakses tanggal 29 Agustus 2021.
  7. 1 2 3 4 Petridis, Alexis (June 25, 2021). "Tyler, the Creator: Call Me If You Get Lost review – the most glorious mess". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2021. Diakses tanggal 25 Juni 2021.
  8. 1 2 Hunter-Tilney, Ludovic (28 Juni 2021). "Tyler, The Creator toasts his good fortune in Call Me If You Get Lost". Financial Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 29, 2021. Diakses tanggal 29 Juni 2021.
  9. 1 2 3 4 O'Connor, Roisin (25 Juni 2021). "Tyler, the Creator's new album is the apotheosis of his past works – review". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2021. Diakses tanggal 25 Juni 2021.
  10. 1 2 Pappis, Konstantinos (30 Juni 2021). "Album Review: Tyler, the Creator, Call Me If You Get Lost'". Our Culture Mag. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Juni 2021. Diakses tanggal 30 Juni 2021.
  11. 1 2 3 Jenkins, Craig (25 Juni 2021). "Tyler, the Creator Has Come Full Circle". Vulture. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2021. Diakses tanggal 25 Juni 2021.
  12. 1 2 3 Deville, Chris (25 Juni 2021). "Review: On 'Call Me If You Get Lost,' Tyler, The Creator Takes A Left Turn Into Classic Hip-Hop". Stereogum. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2021. Diakses tanggal 27 Juni 2021.
  13. 1 2 3 Shorter, Marcus (25 Juni 2021). "Call Me If You Get Lost Is the Rap Album Tyler, The Creator Fans Have Wanted For Years". Consequence. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Juli 2021. Diakses tanggal 7 Juli 2021.
  14. 1 2 3 Gallagher, Alex (10 Juni 2021). "New Tyler, the Creator billboard and hotline prompt album rumours". NME. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juni 2021. Diakses tanggal 16 Juni 2021.
  15. ↑ Kaufman, Gil (17 Juni 2021). "Tyler, The Creator Reveals His New Album 'Call Me If You Get Lost' Is Arriving Soon". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Juli 2021. Diakses tanggal 6 Juli 2021.
  16. ↑ Squires, Bethy (25 Juni 2021). "Stream Tyler, the Creator's New Album Call Me If You Get Lost". Vulture. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Juli 2021. Diakses tanggal 6 Juli 2021.
  17. ↑ Eustice, Kyle (27 Juni 2021). "Tyler, The Creator's "Call Me If You Get Lost" Album Sales Projections Are In". HipHopDX. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Juli 2021. Diakses tanggal July 6, 2021.
  18. ↑ Moore, Sam (16 Juni 2021). "Tyler, the Creator is previewing new music to fans who call his hotline". NME. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Juni 2021. Diakses tanggal 26 Juni 2021.
  19. ↑ Saponara, Michael (15 Juni 2021). "Tyler, The Creator Displays His French Kissing Skills in New Album Teaser 'Side Street'". HipHopDX. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Juni 2021. Diakses tanggal 16 Juni 2021.
  20. ↑ Monroe, Jazz; Strauss, Matthew (14 Juni 2021). "Tyler, the Creator Shares New "Side Street" Teaser Video". Pitchfork. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Juni 2021. Diakses tanggal 16 Juni 2021.
  21. ↑ Kohn, Daniel (14 Juni 2021). "Tyler, the Creator Drops New Teaser Titled 'Side Street'". Spin. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Juni 2021. Diakses tanggal 16 Juni 2021.
  22. ↑ Tyler, the Creator (14 Juni 2021). "Side Street". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juni 2021. Diakses tanggal 16 Juni 2021 – via YouTube.
  23. ↑ Tyler, the Creator (16 Juni 2021). "Lumberjack". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 16, 2021. Diakses tanggal 16 Juni 2021 – via YouTube.
  24. ↑ Bloom, Madison (16 Juni 2021). "Tyler, the Creator Shares New Song "Lumberjack"". Pitchfork. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juni 2021. Diakses tanggal 16 Juni 2021.
  25. ↑ Caraan, Sophie (16 Juni 2021). "Tyler, the Creator Drops Brand New Single "Lumberjack"". Hypebeast. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juni 2021. Diakses tanggal 16 Juni 2021.
  26. ↑ Kaufman, Gil (17 Juni 2021). "Tyler, The Creator Reveals His New Album 'Call Me If You Get Lost' Is Arriving Soon". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2021. Diakses tanggal 26 Juni 2021.
  27. ↑ Strauss, Matthew (17 Juni 2021). "Tyler, the Creator Releasing New Album Call Me If You Get Lost Next Week". Pitchfork. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Juni 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021.
  28. 1 2 Williams, Aaron (22 Juni 2021). "Tyler The Creator Road Trips in His Flirtatious 'Wusyaname' Video". Uproxx. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Juni 2021. Diakses tanggal 23 Juni 2021.
  29. 1 2 Kearns, Sarah (22 Juni 2021). "Watch the Sentimental New Video for Tyler, the Creator's Latest Single 'WusYaName'". Hypebeast. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Juni 2021. Diakses tanggal 22 Juni 2021.
  30. ↑ Darville, Jordan (23 Juni 2021). "Tyler The Creator shares new teaser 'Brown Sugar Salmon'". The Fader. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Juni 2021. Diakses tanggal 23 Juni 2021.
  31. ↑ Price, Joe (23 Juni 2021). "Tyler, the Creator Has a Tough Time Ordering Dinner in Hilarious "Brown Sugar Salmon" Video". Complex. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Juni 2021. Diakses tanggal 23 Juni 2021.
  32. ↑ Zidel, Alex (23 Juni 2021). "Tyler, The Creator Shares Outrageous "Brown Sugar Salmon" Album Teaser". HotNewHipHop. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Juni 2021. Diakses tanggal 23 Juni 2021.
  33. ↑ Okon, Wongo (25 Juni 2021). "Tyler The Creator Is A 'Juggernaut' With Lil Uzi Vert And Pharrell". Uproxx. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2021. Diakses tanggal 29 Juni 2021.
  34. ↑ Alter, Rebecca (26 Juni 2021). "Tyler, the Creator's 'Juggernaut' Music Video Is a Quick Bite". Vulture. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juni 2021. Diakses tanggal 29 Juni 2021.
  35. ↑ Bloom, Madison (29 Juni 2021). "Watch Tyler, the Creator's New Video for "Corso"". Pitchfork. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2021. Diakses tanggal 30 Juni 2021.
  36. ↑ Kelly, Dylan (8 Juli 2021). "Watch Tyler, the Creator Steer a Speedboat Through Mountains in New "LEMONHEAD" Visual". Hypebeast. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juli 2021. Diakses tanggal 9 Juli 2021.
  37. ↑ "Call Me If You Get Lost". callmeifyougetlost.com. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Januari 2022. Diakses tanggal 13 Januari 2022.
  38. ↑ Maier, Adena (2 September 2021). "Tyler, the Creator to perform in Melbourne in 2022". Time Out. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Januari 2022. Diakses tanggal 12 Januari 2022.
  39. 1 2 Strauss, Matthew (27 Maret 2023). "Tyler, the Creator Announces Call Me If You Get Lost: The Estate Sale, Shares Video for New Song 'Dogtooth': Watch". Pitchfork. Diakses tanggal 27 Maret 2023.
  40. ↑ @tylerthecreator (27 Maret 2023). "CALL ME IF YOU GET LOST WAS THE FIRST ALBUM I MADE WITH ALOT OF SONGS THAT DIDNT MAKE THE FINAL CUT. SOME OF THOSE SONGS I REALLY LOVE, AND KNEW THEY WOULD NEVER SEE THE LIGHT OF DAY, SO IVE DECIDED TO PUT A FEW OF THEM OUT" (Tweet). Diakses tanggal 27 Maret 2023 – via X.
  41. ↑ Strauss, Matthew (29 Maret 2023). "Tyler, the Creator Shares Video for New Song "Sorry Not Sorry"". Pitchfork. Diakses tanggal 29 Maret 2023.
  42. ↑ Zemler, Emily (31 Maret 2023). "Watch Tyler, the Creator, A$AP Rocky Take a Trip in 'Wharf Talk' Video". Rolling Stone (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 31 Maret 2023.
  43. 1 2 "Call Me If You Get Lost by Tyler, The Creator reviews". AnyDecentMusic?. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Juni 2021. Diakses tanggal 20 Juli 2021.
  44. 1 2 "Call Me If You Get Lost by Tyler, The Creator Reviews and Tracks". Metacritic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Juli 2021. Diakses tanggal 30 Juli 2021.
  45. 1 2 Crone, David. "Call Me If You Get Lost – Tyler, The Creator". AllMusic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Juli 2021. Diakses tanggal 30 Juni 2021.
  46. 1 2 Mills, Sasha (25 Juni 2021). "Tyler, The Creator – Call Me If You Get Lost". Clash. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2021. Diakses tanggal 25 Juni 2021.
  47. 1 2 Smyth, David (25 Juni 2021). "Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost: fascinating as ever". Evening Standard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2021. Diakses tanggal 25 Juni 2021.
  48. 1 2 McLean, Wesley (29 Juni 2021). "Tyler, the Creator Raps Like the Mogul He's Become on 'CALL ME IF YOU GET LOST'". Exclaim!. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2021. Diakses tanggal 29 Juni 2021.
  49. 1 2 Thompson, Paul A. (28 Juni 2021). "Tyler, the Creator: Call Me If You Get Lost Album Review". Pitchfork. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juni 2021. Diakses tanggal 28 Juni 2021.
  50. 1 2 Ihaza, Jeff (30 Juni 2021). "Tyler the Creator Trades Teenage Angst For Mature Introspection on 'Call Me If You Get Lost'". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Juni 2021. Diakses tanggal 1 Juli 2021.
  51. ↑ Rosenberger, Ryan (26 Juni 2021). "Tyler, The Creator meshes the old with the new on Call Me If You Get Lost". The Line of Best Fit. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2021. Diakses tanggal 27 Juni 2021.
  52. ↑ Lindevall, Sofie (28 Juni 2021). "Each track in itself is complex, creative and multifaceted enough to deserve a full review". Gigwise. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2021. Diakses tanggal 29 Juni 2021.
  53. ↑ Mitchell, Matt (25 Juni 2021). "Tyler, The Creator Reckons with the Splendors and Consequences of Success on Call Me If You Get Lost". Paste. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2021. Diakses tanggal 26 Juni 2021.
  54. ↑ Unterberger, Andrew (6 Desember 2021). "The 50 Best Albums of 2021: Staff List". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Desember 2021. Diakses tanggal 7 Desember 2021.
  55. ↑ Skelton, Eric (1 Desember 2021). "The Best Albums of 2021". Complex. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Desember 2021. Diakses tanggal 4 Desember 2021.
  56. ↑ Greenblatt, Leah (8 Desember 2021). "The 10 best (and 3 worst) albums of 2021". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Desember 2021. Diakses tanggal 8 Desember 2021.
  57. ↑ Harmony, A. (1 Desember 2021). "Exclaim!'s 50 Best Albums of 2021". Exclaim!. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Desember 2021. Diakses tanggal 6 Desember 2021.
  58. ↑ Joshi, Tara (17 Desember 2021). "The 50 best albums of 2021". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Desember 2021. Diakses tanggal 4 Januari 2022.
  59. ↑ Pareles, Jon; Caramanica, Jon; Zoladz, Lindsay (2 Desember 2021). "Best Albums of 2021". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 2, 2021. Diakses tanggal 10 Desember 2021.
  60. ↑ Williams, Sophie (10 Desember 2021). "The 50 best albums of 2021". NME. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 November 2022. Diakses tanggal 10 Desember 2021.
  61. ↑ Mitchell, Matt (29 November 2021). "The 50 Best Albums of 2021". Paste. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Desember 2021. Diakses tanggal 30 November 2021.
  62. ↑ Mapes, Jillian (December 7, 2021). "The 50 Best Albums of 2021". Pitchfork. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 7, 2021. Diakses tanggal December 7, 2021.
  63. ↑ Ihaza, Jeff (December 3, 2021). "The 50 Best Albums of 2021". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 8, 2021. Diakses tanggal December 4, 2021.
  64. ↑ Ihaza, Jeff (15 Desember 2021). "The 20 Best Hip-Hop Albums of 2021". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Juli 2022. Diakses tanggal 2 Januari 2022.
  65. ↑ Dolan, Jon (June 7, 2022). "The 200 Greatest Hip-Hop Albums of All Time". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 8, 2022. Diakses tanggal June 8, 2022.
  66. ↑ Nazareno, Mia (5 Oktober 2021). "2021 BET Hip Hop Awards Winners: Complete List". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 November 2021. Diakses tanggal 23 November 2021.
  67. ↑ "Nominees and Winners The Complete List". BET. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2021. Diakses tanggal 9 Juli 2022.
  68. ↑ "2022 Grammy Awards: The full list of nominees and winners". NPR Music. 3 April 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 April 2022. Diakses tanggal 4 April 2022.
  69. 1 2 3 Caulfield, Keith (4 Juli 2021). "Tyler, the Creator's 'Call Me If You Get Lost' Debuts at No. 1 on Billboard 200 Albums Chart". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Juli 2021. Diakses tanggal 5 Juli 2021.
  70. ↑ Caulfield, Keith (24 April 2022). "Vinyl Release Pushes Tyler, the Creator's 'Call Me If You Get Lost' Back to No. 1 on Billboard 200 Albums Chart". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 April 2022. Diakses tanggal 23 Juni 2022.
  71. 1 2
  72. ↑ Caraan, Sophie (17 April 2023). "Tyler, the Creator's 'CALL ME IF YOU GET LOST' Sets New Top R&B/Hip-Hop Albums Chart Record". Hypebeast. Diakses tanggal 21 April 2023.
  73. ↑ Zellner, Xander (7 Juli 2021). "Tyler, the Creator Returns to Top of Artist 100 Chart, Thanks to New No. 1 Album". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Juli 2021. Diakses tanggal 7 Juli 2021.
  74. ↑ "CALL ME IF YOU GET LOST: The Estate Sale". Qobuz. Diakses tanggal 24 July 2025. On Qobuz, select the ⓘ button by each song to access credits.
  75. ↑ Sacher, Andrew (25 Juni 2021). "Tyler, the Creator's new album 'Call Me If You Get Lost' is here – a first-impressions". BrooklynVegan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juni 2021. Diakses tanggal 29 Juni 2021.
  76. ↑ Sacher, Andrew (25 Juni 2021). "Tyler, the Creator's new album 'Call Me If You Get Lost' is here – a first-impressions". BrooklynVegan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Juni 2021. Diakses tanggal 27 Juni 2021.
  77. ↑ "Australiancharts.com – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 2 Juli 2021.
  78. ↑ "Austriancharts.at – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost" (in German). Hung Medien. Diakses tanggal 6 Juli 2021.
  79. ↑ "Ultratop.be – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost" (in Dutch). Hung Medien. Diakses tanggal 4 Juli 2021.
  80. ↑ "Ultratop.be – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost" (in French). Hung Medien. Diakses tanggal 4 Juli 2021.
  81. ↑ "Tyler, the Creator Chart History (Canadian Albums)". Billboard. Diakses tanggal 7 Juli 2021.
  82. ↑ "Danishcharts.dk – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 7 Juli 2021.
  83. ↑ "Dutchcharts.nl – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost" (in Dutch). Hung Medien. Diakses tanggal 2 Juli 2021.
  84. ↑ "Tyler, the Creator: Call Me If You Get Lost" (in Finnish). Musiikkituottajat – IFPI Finland. Diakses tanggal 4 Juli 2021.
  85. ↑ "Lescharts.com – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 5 Juli 2021.
  86. ↑ "Offiziellecharts.de – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost" (in German). GfK Entertainment charts. Diakses tanggal 29 April 2022.
  87. ↑ "Official IFPI Charts – Top-75 Albums Sales Chart (Combined) Week: 40/2023" (dalam bahasa Yunani). IFPI Greece. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Oktober 2023. Diakses tanggal 13 Oktober 2023.
  88. ↑ "Album Top 40 slágerlista (fizikai hanghordozók) – 2024. 3. hét". MAHASZ. Diakses tanggal 25 Januari 2024.
  89. ↑ "Official Irish Albums Chart on 2/7/2021 – Top 50". Official Charts Company. Diakses tanggal 2 Juli 2021.
  90. ↑ "Italiancharts.com – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 3 Juli, 2021.
  91. ↑ "2021 26-os savaitės klausomiausi (Top 100)" (dalam bahasa Lithuanian). AGATA. 2 Juli 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Juli 2021. Diakses tanggal 2 Juli 2021. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  92. ↑ "Charts.nz – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 3 Juli 2021.
  93. ↑ "Norwegiancharts.com – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 3 Juli 2021.
  94. ↑ "Oficjalna lista sprzedaży :: OLiS - Official Retail Sales Chart". OLiS. Polish Society of the Phonographic Industry. Diakses tanggal 14 Oktober 2021.
  95. ↑ "Portuguesecharts.com – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 7 Mei 2022.
  96. ↑ "Official Scottish Albums Chart on 22/4/2022 – Top 100". Official Charts Company. Diakses tanggal 23 April 2022.
  97. ↑ "Spanishcharts.com – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 11 Juli 2021.
  98. ↑ "Swedishcharts.com – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 2 Juli 2021.
  99. ↑ "Swisscharts.com – Tyler, the Creator – Call Me If You Get Lost". Hung Medien. Diakses tanggal 4 Juli 2021.
  100. ↑ "Official Albums Chart on 2/7/2021 – Top 100". Official Charts Company. Diakses tanggal 2 Juli 2021.
  101. ↑ "Official R&B Albums Chart on 22/4/2022 – Top 40". Official Charts Company. Diakses tanggal 22 April 2022.
  102. ↑ "Tyler the Creator Chart History (Billboard 200)". Billboard. Diakses tanggal 7 Juli 2021.
  103. ↑ "Tyler the Creator Chart History (Top R&B/Hip-Hop Albums)". Billboard. Diakses tanggal 7 Juli 2021.
  104. ↑ "Hitlisten.NU – Album Top-40 Uge 14, 2023". Hitlisten. Diakses tanggal 12 April 2023.
  105. ↑ "2023 14-os savaitės klausomiausi (Top 100)" (dalam bahasa Lituania). AGATA. 7 April 2023. Diakses tanggal 7 April 2023.
  106. ↑ "Album 2023 uke 14". VG-lista. Diakses tanggal 7 April 2023.
  107. ↑ "OLiS - oficjalna lista sprzedaży - albumy" (in Polish). OLiS. Polish Society of the Phonographic Industry. Note: Change the date to 31.03.2023–06.04.2023 under "zmień zakres od–do:". Diakses tanggal 13 April 2023.
  108. ↑ "Billboard 200 Albums – Year-End 2021". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Desember 2021.
  109. ↑ "Top R&B/Hip-Hop Albums – Year-End 2021". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 3 Desember 2021.
  110. ↑ "ARIA Top 100 Albums Chart for 2022". Australian Recording Industry Association. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Januari 2023. Diakses tanggal 4 Januari 2023.
  111. ↑ "Billboard 200 Albums – Year-End 2022". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2022. Diakses tanggal 3 Desember 2022.
  112. ↑ "Top R&B/Hip-Hop Albums – Year-End 2022". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Desember 2022. Diakses tanggal 3 Desember 2022.
  113. ↑ "Billboard 200 Albums – Year-End 2023". Billboard. Diakses tanggal 23 November 2023.
  114. ↑ "Top R&B/Hip-Hop Albums – Year-End 2023". Billboard. Diakses tanggal 23 November 2023.

Pranala luar

  • Situs web resmi Call Me If You Get Lost
  • Call Me If You Get Lost di Discogs
  • l
  • b
  • s
Tyler, the Creator
  • Diskografi
  • Diskografi produksi
  • Daftar lagu
Album studio
  • Bastard
  • Goblin
  • Wolf
  • Cherry Bomb
  • Flower Boy
  • Igor
  • Call Me If You Get Lost
  • Chromakopia
  • Don't Tap the Glass
Album mini
  • Music Inspired by Illumination & Dr. Seuss' The Grinch
Single
  • "Yonkers"
  • "She"
  • "Domo23"
  • "Deathcamp"
  • "Fucking Young / Perfect"
  • "Who Dat Boy"
  • "911 / Mr. Lonely"
  • "Boredom"
  • "I Ain't Got Time!"
  • "See You Again"
  • "Okra"
  • "435"
  • "Potato Salad"
  • "Earfquake"
  • "Best Interest"
  • "Lumberjack"
  • "WusYaName"
  • "Dogtooth"
  • "Sorry Not Sorry"
  • "Noid"
  • "Sticky"
Single penampilan
  • "Trouble on My Mind"
  • "Rella"
  • "Whoa"
  • "Telephone Calls"
  • "Biking"
  • "After the Storm"
  • "Gravity"
  • "Cash In Cash Out"
Single promosi
  • "St. Chroma"
  • "Thought I Was Dead"
Lagu lainnya
  • "Radicals"
  • "Martians vs. Goblins"
  • "IFHY"
  • "Tamale"
  • "Smuckers"
  • "You're a Mean One, Mr. Grinch"
  • "Igor's Theme"
  • "I Think"
  • "New Magic Wand"
  • "A Boy Is a Gun"
  • "Gone, Gone / Thank You"
  • "T.D"
  • "Sweet / I Thought You Wanted to Dance"
  • "Juggernaut"
  • "Here We Go... Again"
  • "Rah Tah Tah"
  • "Darling, I"
  • "Like Him"
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • MusicBrainz release group

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Konsep
  2. Musik
  3. Perilisan dan promosi
  4. Tur
  5. The Estate Sale
  6. Penerimaan kritikus
  7. Peringkat
  8. Penghargaan Industri
  9. Kinerja komersil
  10. Daftar lagu
  11. Catatan
  12. Kredit sampel
  13. Tangga album
  14. Tangga album Mingguan
  15. Tangga album Akhir Tahun
  16. Referensi

Artikel Terkait

Tyler, the Creator

pemeran laki-laki asal Amerika Serikat

Chromakopia

Columbia Records pada 28 Oktober 2024, sebagai tindak lanjut dari Call Me If You Get Lost (2021). Chromakopia ditulis, diproduksi, dan diaransemen oleh Tyler

Demi Lovato

pemeran dan musikus asal Amerika Serikat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026