Chris Tanasale adalah mantan politisi dan perwira militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Ambon dari 1996 hingga 2001. Ia bertugas di TNI AD dan mencapai pangkat kolonel, serta diangkat sebagai anggota DPRD Maluku pada 1992 sebagai perwakilan TNI. Pemilihannya sebagai wali kota oleh Gubernur M. Akib Latuconsina pada 1996 merupakan hasil kompromi politik, di mana Latuconsina akhirnya memilih Tanasale, seorang perwira Kristen, untuk menjaga keseimbangan agama di Ambon.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Chris Tanasale | |
|---|---|
![]() Potret resmi sebagai wali kota | |
| Wali Kota Ambon | |
| Masa jabatan 1996–2001 | |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku | |
| Masa jabatan 1992–1996 | |
Chris Tanasale adalah mantan politisi dan perwira militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Ambon dari 1996 hingga 2001. Ia bertugas di TNI AD dan mencapai pangkat kolonel, serta diangkat sebagai anggota DPRD Maluku pada 1992 sebagai perwakilan TNI. Pemilihannya sebagai wali kota oleh Gubernur M. Akib Latuconsina pada 1996 merupakan hasil kompromi politik, di mana Latuconsina akhirnya memilih Tanasale, seorang perwira Kristen, untuk menjaga keseimbangan agama di Ambon.[1][2][3]
Selama masa jabatannya, terjadi kejatuhan Soeharto dan konflik sektarian di Maluku, yang menyebabkan pengangguran meningkat tajam di Ambon. Banyak pengungsi masuk ke Ambon, menempati toko-toko kosong yang rusak akibat kerusuhan, dan pendapatan kota menurun. Upaya rehabilitasi terhambat karena kurangnya komunikasi dengan pemerintah provinsi. Pemerintah kota di bawah Tanasale pernah mencoba menyatukan Muslim dan Kristen lewat acara pasar, tapi malah berujung kerusuhan.[4][5][6]
Ia tidak terpilih kembali sebagai wali kota pada 2001, kalah dari Marcus Jacob Papilaja. Pada 2003, ia gagal dalam pemilihan Wakil Gubernur Maluku, tidak mendapat satu pun suara. Tahun 2015, ia terpilih sebagai ketua veteran Maluku selama lima tahun.[7][8][9]
Artikel ini membutuhkan tambahan kategori atau kategori yang lebih spesifik. (Juli 2025) |