Chen Shaokuan, nama kehormatan Huofu (厚甫) adalah seorang laksamana Tiongkok yang mengabdi sebagai komandan senior Angkatan Laut Republik Tiongkok selama Perang Tiongkok–Jepang Kedua dan Perang Dunia II.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Chen Shaokuan | |
|---|---|
陳紹寬code: zh is deprecated | |
| Chief of Navy of the Republic of China Navy | |
| Masa jabatan 1 January 1938 – 26 December 1945 | |
| Minister of Navy of the Republic of China | |
| Masa jabatan 1932–1938 | |
| Member of the National People's Congress of the People's Republic of China | |
| Masa jabatan September 1954 – 30 July 1969 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 7 October 1889 Fujian, Qing Dynasty |
| Meninggal | 30 Juli 1969(1969-07-30) (umur 79) Fuzhou, Fujian, China |
| Karier militer | |
| Pihak | Templat:Country data Qing dynasty (to 1911) |
| Dinas/cabang | |
| Pangkat | |
| Pertempuran/perang | World War I Second Sino-Japanese War World War II |
Chen Shaokuan DSO (Hanzi sederhana: 陈绍宽; Hanzi tradisional: 陳紹寬; Pinyin: Chén Shàokuān; 7 Oktober 1889 – 30 Juli 1969), nama kehormatan Huofu (厚甫) adalah seorang laksamana Tiongkok yang mengabdi sebagai komandan senior Angkatan Laut Republik Tiongkok selama Perang Tiongkok–Jepang Kedua dan Perang Dunia II.

Chen Shaokuan lahir pada 7 Oktober 1889 di Kota Chengmen, Cangshan, Fuzhou.[1] Ayah Chen bertugas di Angkatan Laut Kekaisaran Tiongkok, awalnya berprofesi sebagai tukang kayu. Ia tertarik pada pekerjaan ayahnya, dan bersekolah di Akademi Angkatan Laut Jiangnan di Nanjing pada usia 17 tahun. Pada usia 20 tahun, ia lulus dari akademi dan ditugaskan ke kapal penjelajah pelatihan Tongji, kemudian pada tahun 1910 ia bertugas di atas kapal Jingqing. Ia terus naik pangkat dan dipromosikan menjadi Letnan Komandan menjelang Perang Dunia I pada tahun 1914, dan kini bertugas di angkatan laut Republik Tiongkok.
Karena Tiongkok bersikap netral selama Perang Dunia I, Angkatan Laut Republik Tiongkok tidak banyak terlibat konflik. Dalam sebuah kejadian yang tidak berkaitan dengan perang, Chen naik pangkat menjadi komandan dan ia ditugaskan di Zhaohe. Ia menyaksikan perang laut untuk pertama kalinya ketika ia berkunjung ke Amerika Serikat dan Britania Raya menumpangi sebuah kapal perang Angkatan Laut Britania Raya meskipun banyak bahaya yang akan ia alami selama di kapal tersebut pada saat itu. Ia juga menjadi atase angkatan laut di Britania Raya, Prancis, dan Italia.
Chen kemudian bergabung ke Angkatan Darat Revolusioner Nasional pada 1927 dan menjadi Wakil Direktur Departemen Angkatan Laut pada 1929, dan kemudian menjadi kepala departemen pada 1932. Ia juga menjabat sebagai anggota Komisi Urusan Militer Pemerintah Nasional dan anggota eksekutif Komite Pusat KMT.
Pada April 1937, Chen Shaokuan menemani H.H. Kung untuk menghadiri penobatan George VI dan Elizabeth di Britania Raya dan kemudian bertolak ke Jerman Nazi untuk belajar angkatan laut mereka. Pada 7 Juli 1937, Perang Tiongkok–Jepang Kedua pecah. Chen bergegas kembali ke Tiongkok untuk mengurus kesiapan perang Angkatan Laut Republik Tiongkok dan ikut di Pertempuran Jiangyin dimana ia menggunakan kapal angkatan laut untuk membuat blokade jalur air di Sungai Yangtze dan mempertahankan Nanjing. Namun, akibat seorang pengkhianat bernama Huang Jun membocorkan posisi-posisi militer ke pihak Jepang, Jiangyin diduduki Jepang dan angkatan laut Tiongkok secara efektif lenyap dihancurkan.[2]
Pada 1938, Chen diangkat menjadi Panglima Angkatan Laut. Setelah pemerintah nasionalis memindahkan ibukota ke Chongqing, Chen melakukan perang gerilya laut dibelakang garis musuh dan bekerja sama dengan setiap elemen militer Tiongkok di berbagai operasi tempur sepanjang negeri. Namun, pasukan gerilya pimpinan Chen juga memiliki masalah internal. Pada 1943, Chen memberikan rencana kepada pemerintah Tiongkok yang merencanakan pertempuran di empat komando palangan perang serta meminta anggaran untuk membeli 20 kapal induk. Pada Mei 1945, Chen pergi ke Amerika Serikat untuk menghadiri Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan ikut merumuskan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada 9 September 1945, Chen pergi ke Nanjing untuk menerima penyerahan Jepang. Namun, ia kemudian berulang kali menghadapi hambatan dalam pekerjaan sebenarnya untuk mengambil alih angkatan laut Jepang.
Tidak lama setelah menang di Perang Dunia II, Chiang Kai-shek memerintahkan Chen Shaokuan untuk memimpin sebuah detasemen angkatan laut untuk memblokir pasukan Tentara Pembebasan Rakyat di Shandong. Namun Chen menolak, berdalih bahwa Angkatan Laut Republik Tiongkok belum secukupnya pulih untuk kembali bertempur. Ia juga menyatakan bahwa selama perang ia tidak berbuat banyak, dan ia akan sangat merasa bersalah jika ia diperintah untuk bertempur melawan rekannya yang bertanah air sama. Chen kembali merumuskan agar ada pengadaan kapal induk yang ditolak oleh Chiang.[3] Chiang menilai bahwa Chen menyingkari perintah langsung, maka ia merebut kekuasaan dinas angkatan laut Tiongkok dan memecat Chen Shaokuan.[4] Chen kemudian kembali ke kampung halamannya. Pada 1949, Chiang mengutus Zhu Shaoliang untuk menjemput Chen ke Taiwan untuk membantu Chiang dalam urusan negara, namun Chen menolak.
Setelah berdirinya pemerintah Republik Rakyat Tiongkok pada 1949, Chen Shaokuan diangkat sebagai anggota Komite Militer dan Politik Tiongkok Timur, Wakil Ketua Pemerintahan Rakyat Provinsi Fujian, Wakil Gubernur, Wakil Ketua Komite Sentral Revolusi Rakyat, dan lain-lain, serta terpilih sebagai perwakilan Kongres Rakyat Nasional pertama, kedua, dan ketiga, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, dan anggota Komite Pertahanan Nasional Republik Rakyat Tiongkok. Ia masuk ke Komite Revolusioner Kuomintang dan menjadi wakil ketua. Setelah pensiun, ia kembali ke kampung halamannya di Fuzhou. Dilaporkan bahwa setiap pagi ia akan berjalan santai di sebuah taman dan melihat bunga. Setelah sarapan, ia akan membaca koran dan kemudian belajar sejarah dan kaligrafi. Ia juga memimpin pembangunan Balai Leluhur Klan Chen dan terkadang mengajar di Sekolah Dasar Lulei setempat.[5]
Chen hampir menjadi target penganiyaan oleh Pengawal Merah selama Revolusi Kebudayaan namun ia dilindungi oleh Zhou Enlai karena statusnya sebagai wakil ketua umum Komite Revolusioner Kuomintang. Zhou kemudian memberikan sebuah akomodasi rumah sakit kepada Chen. Pada 30 Juli 1969, Chen meninggal dunia karena kanker lambung di usia 79 tahun.
Setelah Kelompok Empat runtuh pada 1976, nama baik Chen dibersihkan oleh pemerintah Tiongkok dan almarhum Chen diberikan upacara pemakaman oleh pemerintah Fujian. Sebuah eulogi diberikan kepada Chen yang merayakan karir Chen dengan pengalaman revolusionernya yang gemilang dalam "menjalin kontak dengan Partai kita pada tahap-tahap akhir Perang Pembebasan dan memberikan kontribusi bagi perjuangan pembebasan rakyat," memuji hidupnya sebagai "serius dan bertanggung jawab dalam pekerjaannya, rendah hati dan bijaksana, rajin dan teliti, jujur dalam perilakunya, dan hemat dalam hidupnya," dan menyanjungnya sebagai "seorang demokrat patriotik yang dihormati oleh rakyat."
| Jabatan militer | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Yang Shuzhuang |
Minister of Navy of the Republic of China 1932–1938 |
Reorganised as Chief of Navy in the Republic of China Navy |
| Jabatan baru | Chief of Navy of the Republic of China Navy 1938–1945 |
Office abolished |