Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiCerita jenaka
Artikel Wikipedia

Cerita jenaka

Cerita jenaka adalah bagian cerita rakyat yang berunsur jenaka atau lucu yang dapat membangkitkan tawa. Bahan ceritanya didasarkan pada kehidupan masyarakat sehari-hari. Alur ceritanya berpusat pada kelakuan pelaku. Contoh cerita jenaka yang berkembang dalam masyarakat Indonesia seperti Si Kebayan (Kabayan) Sunda, Lebai dari Malang Sumatra, dan Pak Banjir asal Jawa.

bagian cerita rakyat yang berunsur jenaka atau lucu yang dapat membangkitkan tawa
Diperbarui 24 Maret 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Cerita jenaka

Cerita jenaka adalah bagian cerita rakyat yang berunsur jenaka atau lucu yang dapat membangkitkan tawa.[1][2] Bahan ceritanya didasarkan pada kehidupan masyarakat sehari-hari.[1] Alur ceritanya berpusat pada kelakuan pelaku.[1] Contoh cerita jenaka yang berkembang dalam masyarakat Indonesia seperti Si Kebayan (Kabayan) Sunda, Lebai dari Malang Sumatra, dan Pak Banjir asal Jawa.[3]

Lenong, seni teater rakyat Betawi yang kerap menyajikan cerita jenaka.

Fungsi

Berikut ini merupakan fungsi dari cerita jenaka.[1]

  1. Memberikan hiburan.
  2. Mengkritik anggota masyarakat.
  3. Memberikan pendidikan.

Ciri-ciri

Cerita jenaka memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya menarik dan menghibur. Salah satunya adalah unsur humor yang dapat membangkitkan tawa, baik melalui kejadian maupun dialog yang disajikan. Dalam cerita jenaka, tokoh-tokohnya sering kali memiliki karakter unik, seperti si pintar, si cerdik, si dungu, atau si bodoh yang berperan penting dalam membangun kelucuan.[4]

Selain itu, cerita jenaka umumnya menggambarkan kebodohan atau kekonyolan tokoh utama yang muncul dari sifat dan tindakannya sendiri. Kejadian dalam cerita ini juga sering kali berkembang secara kebetulan, di mana suatu peristiwa bisa tiba-tiba mengubah nasib tokoh tertentu, baik menjadi lebih baik maupun lebih buruk.[4]

Karena sifatnya yang ringan dan menghibur, cerita jenaka sering digunakan sebagai sarana hiburan bagi pembaca atau pendengar, menjadikannya salah satu bentuk cerita yang populer di berbagai budaya.

Referensi

  1. 1 2 3 4 Sulaiman Masri dkk.2006.Bahasa Melayu.Kuala Lumpur:MAZIZA SDN.BHD.420-421
  2. ↑ Gita Romandona dkk.2011.Super Lengkap Bahasa Indonesia SMP.Jakarta:Gagas Media.154
  3. ↑ Asul Wiyanto.2006.Pelajaran Sastra dan Bahasa Indonesia.Jakarta:Grasindo.56
  4. 1 2 Qothrunnada, Kholida. "Cerita Jenaka: Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, dan Contohnya". detikedu. Diakses tanggal 2025-03-24.


Ikon rintisan

Artikel bertopik pendidikan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Fungsi
  2. Ciri-ciri
  3. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026