Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Cat minyak

Cat minyak adalah cat yang terdiri atas partikel-partikel pigmen warna yang diikat (direkat) dengan media minyak pengikat pigmen warna yaitu minyak linen dapat juga dengan minyak papaver dalam bentuk pasta, sedangkan untuk mengencerkan cat tediri dari campuran terpentin dengan minyak linen.

Wikipedia article
Diperbarui 31 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Cat minyak
Lukisan cat minyak View of Delft , oleh Johannes Vermeer.

Cat minyak adalah cat yang terdiri atas partikel-partikel pigmen warna yang diikat (direkat) dengan media minyak pengikat pigmen warna yaitu minyak linen dapat juga dengan minyak papaver dalam bentuk pasta, sedangkan untuk mengencerkan cat tediri dari campuran terpentin dengan minyak linen.[1][2]

Sejarah

Cat minyak telah digunakan di Inggris sejak abad ke-13 untuk dekorasi sederhana. Sampai abad ke-15 belum banyak digunakan untuk keperluan artistik. Pemanfaatan yang paling sering digunakan saat ini adalah untuk keperluan domestik yang lantaran ketahanan dan warnanya yang cerah membuatnya cocok digunakan pada eksterior dan interior. Sifat cat minyak yang lama keringnya telah diketahui oleh para pelukis awal. Sulitnya mendapatkan dan mengaplikasikan membuat cat ini jarang digunakan. Seiring dengan naiknya minat masyarakat terhadap aliran realisme, cat tempera yang cepat mengering menjadi tidak cocok.

Para seniman Flanders mencampur tempera dan cat minyak pada abad ke-15, tetapi memasuki abad ke-17, melukis murni dengan cat minyak sudah mulai lumrah.

Penggunaan pertama cat minyak

Diketahui bahwa lukisan cat minyak tertua berasal dari 650 M yang ditemukan pada tahun 2008 di gua-gua lembah Bamyan di Afghanistan.[3]

Karakteristik

Pigmen yang dijual di kios pasar di Goa, India .

Campuran minyak membuat cat jenis ini memberi efek kecerahan warna yang cemerlang. Selain itu cat membentuk pasta liat sehingga memberikan efek tekstur yang mengesankan bila diolah dengan baik.

Kelebihan

Kelebihan cat minyak memiliki gradasi warna yang dicapai paling lebar tidak dapat dicapai oleh cat jenis lain.

Kelemahan

  • Cat minyak memiliki bau yang menyengat dan memerlukan teknik yang lebih rumit, jika tidak memahami teknik menggunakan cat minyak dalam waktu di atas satu tahun cat minyak ini dapat menjadi retak rambut atau retak telur, ini membuat beberapa seniman beralih kepada cat pengencer air yaitu cat akrilik. Teknik cat akrilik lebih mudah tidak berisiko retak rambut dan bau cat tidak menyengat.
  • Membutuhkan waktu beberapa hari untuk membuat cat ini kering. Lapisan cat yang lebih tipis biasanya akan lebih cepat kering dibandingkan dengan lapisan cat minyak yang tebal.
  • Warna cat minyak lebih cepat memudar apabila dibandingkan dengan cat akrilik. Dalam kurun waktu beberapa tahun, warna cat minyak akan menjadi kekuningan jika terkena udara lembap pada lukisan warna putih. Untuk warna lain tidak mengalami perubahan warna kekuningan.[4]

Referensi

  1. ↑ "oil painting | Description, History, & Facts". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-13.
  2. ↑ "Ingredients in Oil Paints". Our Pastimes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-13.
  3. ↑ "Oldest Oil Paintings Found in Afghanistan". web.archive.org. 2011-06-03. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-06-03. Diakses tanggal 2020-09-13.
  4. ↑ "What Is the Difference Between Acrylic vs Oil Paint?". My Modern Met (dalam bahasa Inggris). 2018-02-17. Diakses tanggal 2020-09-13.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Republik Ceko
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Penggunaan pertama cat minyak
  3. Karakteristik
  4. Kelebihan
  5. Kelemahan
  6. Referensi

Artikel Terkait

Sindoedarsono Soedjojono

Pahlawan Revolusi Kemerdekaan

Seni

proses membuat benda yang tidak bernilai intrinsik namun memiliki nilai ekstrinsik melalui pendekatan emosional atau estetika

Seni lukis

seni menggambar, mengecat, atau mewarnai suatu permukaan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026