Cagak ANIEM Palbapang adalah sebuah tiang listrik bersejarah yang terdaftar sebagai cagar budaya di Bantul, Yogyakarta. Kata "cagak" sendiri berarti "tiang"; sementara ANIEM adalah singkatan dari Algemeene Nederlandsch-Indische Electriciteit-Maatschappij, sebuah perusahaan listrik zaman Hindia Belanda, yang kemudian disebut dalam bahasa sehari-hari menjadi "Cagak ANIEM", atau "cagak anim". Istilah "cagak anim" sendiri adalah istilah yang populer di Yogyakarta untuk menyebut tiang listrik. Tiang listrik ini menjadi unik karena ketuaan usianya serta gaya arsitekturnya yang tidak ditemukan dalam tiang listrik lain: material pembuatannya adalah pelat baja.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Cagak ANIEM Palbapang | |
|---|---|
| Nama sebagaimana tercantum dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya | |
Tiang listrik ini memiliki gaya arsitektur yang unik karena dibangun dari pelat baja yang bersilangan | |
| Peringkat | Kabupaten |
| Kategori | Struktur |
| No. Regnas | PO2019071000344 |
| Lokasi keberadaan | Dusun Karasan, Palbapang, Bantul, Yogyakarta |
| No. SK | SK Bupati No. 456 Th. 2016 |
| Tanggal SK | 2016 |
| Tingkat SK | Bupati |
| Pemilik | PLN DIY |
| Koordinat | 7°54′20″S 110°19′16″E / 7.9056819°S 110.3210194°E / -7.9056819; 110.3210194 |
Cagak ANIEM Palbapang (atau Tiang listrik Palbapang; dalam bahasa sehari-hari disebut juga Cagak anim Palbapang) adalah sebuah tiang listrik bersejarah yang terdaftar sebagai cagar budaya di Bantul, Yogyakarta. Kata "cagak" sendiri berarti "tiang";[1] sementara ANIEM adalah singkatan dari Algemeene Nederlandsch-Indische Electriciteit-Maatschappij, sebuah perusahaan listrik zaman Hindia Belanda, yang kemudian disebut dalam bahasa sehari-hari menjadi "Cagak ANIEM", atau "cagak anim".[2] Istilah "cagak anim" sendiri adalah istilah yang populer di Yogyakarta untuk menyebut tiang listrik. Tiang listrik ini menjadi unik karena ketuaan usianya serta gaya arsitekturnya yang tidak ditemukan dalam tiang listrik lain: material pembuatannya adalah pelat baja.[3]
Tinggi tiang listrik ini sekitar 7 meter dengan alas persegi berukuran 55 x 55 cm. Tiang ini telah diresmikan menjadi cagar budaya di Bantul oleh Sri Sultan Hamengkubuwana X pada 12 November 2008.[3][4]
Tiang listrik ini berdiri di sudut barat daya simpang empat Palbapang, di dusun Karasan, kelurahan Palbapang, Bantul, Yogyakarta.[3]