Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bustami Rahman

BUSTAMI RAHMAN adalah seorang Ustadz, Da'i, Muballigh, Enterpreneur dan Akademisi yang mendalami bidang Dakwah dan Sosiologi Agama.

Wikipedia article
Diperbarui 3 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bustami Rahman
Artikel ini diusulkan untuk dihapus berdasarkan kebijakan.
Silakan bagi pemikiran Anda berkaitan dengan masalah ini di halaman diskusi penghapusan.
Anda boleh memperbaiki artikel ini, tetapi tidak boleh menghapus peringatan ini sampai diskusi selesai atau menghilangkan isinya. Untuk informasi lebih lanjut harap membaca panduan penghapusan.
Cari sumber: "Bustami Rahman" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR%5B%5BWikipedia%3AUsulan+penghapusan%2FSaya+mengusulkan+artikel+ini+untuk+dihapus%2C+isinya+cuma+seputar+riwayat+pendidikan%2C+tempat+mengajar%2C+dan+jabatan+akademiknya+saja.+Tidak+mengidentifikasi+kepentingan+tokoh+publik%5D%5DAFD
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Prof. Dr.
Bustami Rahman
M.Sc.
Rektor Universitas Bangka Belitung ke-1
Masa jabatan
2006–2016
Pengganti
Muhammad Yusuf
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1951-04-24)24 April 1951
Belinyu, Bangka Belitung
Meninggal17 November 2025(2025-11-17) (umur 74)[1]
Gamping, Daerah Istimewa Yogyakarta
AlmamaterUniversitas Gadjah Mada
University of Putra Malaysia, University of the Philippines Los Baños, Ateneo de Manila University (1984)
Universitas Gadjah Mada (1991)
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

BUSTAMI RAHMAN adalah seorang Ustadz, Da'i, Muballigh, Enterpreneur dan Akademisi yang mendalami bidang Dakwah dan Sosiologi Agama.

Kehidupan dan Pendidikan

Masa Kecil

Bustami dilahirkan di Belinyu, Bangka Belitung pada tanggal 24 April 1951 dari pasangan H. Abdurrahman Ilyas dan Hj. Muzaimah. Bustami mulai mengenyam bangku pendidikan pada usia 5 tahun di Belinyu, lalu dilanjutkan dengan sekolah dasar di SD Budi Mulia di Pangkalpinang.

Masa Remaja

Bustami kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Budi Mulia, yang juga terletak di Pangkalpinang. Di masa itu, beliau aktif dalam kegiatan Pramuka dan telah menunjukkan tanda-tanda berbakat sebagai pemimpin. Di kesatuan pramuka Bustami kecil sering memegang jabatan sebagai komandan regu. Di kelas dia selalu ditunjuk menjadi ketua kelas.

Lulus dari SMP, Bustami melanjutkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Pangkalpinang, dimana ia kembali menjadi ketua kelas. Pada saat ini, ia sudah sangat aktif berorganisasi, terbukti dengan menjadi Komandan Brigade Ikhwan Ridwan Rais KAPPI Bangka (1967-1968) dan ketua OSIS SMA Negeri 1 Pangkalpinang (1969).

Masa Kuliah Strata 1

Setelah ia menyelesaikan pendidikan SMA, Bustami kemudian berangkat sendiri merantau ke Yogyakarta untuk menuntut ilmu di Jurusan Sosiatri (Community Development) di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada.

Di kota pelajar ini ia tetap aktif berorganisasi, bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam dan sempat memegang beberapa posisi penting seperti Ketua Umum HMI Komisariat Fakultas SOSPOL UGM (1972-1973) dan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam cabang Yogyakarta (1974-1975). Selanjutnya ia ditunjuk untuk menjadi Ketua Dewan Pertimbangan HMI cabang Yogyakarta (1975).

Selain di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam, ia juga sempat dipercaya menjadi Ketua Senat Mahasiswa SOSPOL UGM (1972-1973) dan Ketua Umum Ikatan Siswa/Mahasiswa Bangka (ISBA) (1972-1973). Bahkan di tingkat 2 beliau pernah menjabat sebagai ketua RT di kampung di mana dia bertempat tinggal sebagai anak kos di kota gudeg itu.

Bustami berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1 pada tahun 1976, dan merupakan lulusan tercepat dan terbaik dari 6 jurusan di Sospol pada saat itu.

Masa Kuliah Strata 2

Bustami mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi setelah ia terpilih sebagai salah satu penerima beasiswa dari Yayasan Rockefeller pada tahun 1984.

Setelah wawancara, ia diberikan kesempatan untuk memilih universitas manapun yang ia mau, namun karena alasan keluarga ia memilih untuk menempuh pendidikan Master di Indonesia.

Akan tetapi, pihak Rockefeller bersikeras untuk mengirimnya ke luar negeri sehingga ia ‘dipaksa’ untuk menempuh pendidikan di beberapa universitas terkemuka di Asia Tenggara untuk mendalami tentang sosiologi, antara lain Universiti Pertanian Malaysia (sekarang Universitas Putra Malaysia), University of the Philippines at Los Banos, dan Ateneo de Manila University, Philippines. Ia menyelesaikan studi strata 2 di bidang Sosiologi pada tahun 1986.

Masa Kuliah Strata 3

Pada tahun 1991 Bustami memutuskan untuk melanjutkan studi Doktor di Universitas Gadjah Mada. Pada tahun yang sama, Bustami mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Sandwich Program di dua universitas Eropa, yaitu Universtat Bielefeld di Jerman dan Universiteit van Amsterdam di Belanda selama dua tahun. Gelar Doktor di bidang Sosiologi ia raih pada tahun 1996.

Gelar Professor

Bustami Rahman mendapatkan gelar professor nya di bidang teori Sosiologi pada tahun 2009, dengan pidato ilmiah yang bertajuk “Menegakkan Peradaban Bangsa”.

Karier

Bermodalkan nilai terbaik dan kelulusan tercepat, Bustami melamar untuk menjadi dosen di almamaternya sendiri setelah lulus sarjana. Namun pada saat itu permintaannya ditolak secara halus oleh universitas. Bustami kemudian sempat mencari peruntungan di ibu kota Jakarta, tetapi akhirnya Bustami sekeluarga mencoba kembali sejenak ke kampung halaman, Bangka Belitung.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah

Saat itu kalangan cendekiawan Muhammadiyah Bangka Belitung berencana untuk mendirikan SMA Muhammadiyah. Pada awalnya ditunjuk sebagai wakil kepala sekolah, tetapi karena kepala sekolah saat itu sibuk di UPTB (nama PT. Timah pada saat itu), Bustami ditunjuk untuk mengambil alih tugas kepala sekolah SMA Muhammadiyah. Dua tahun menjabat Bustami mengundurkan diri seiring dengan tawaran yang datang sebagai dosen dari Universitas Jember.

Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Kabupaten Bangka

Karier sebagai PNS Bustami pernah menjabat sebagai Kasi Kependudukan di Pemkab Bangka. Jabatan ini pada akhirnya ditinggalkan demi mengejar cita-citanya semula, menjadi seorang dosen.

Dosen Universitas Jember

Karier Bustami Rahman di dunia pendidikan dimulai beberapa tahun setelah ia menyelesaikan studi Strata 1. Pada tahun 1979 datang 2 surat dari Universitas Hasanuddin Makassar dan Universitas Jember. Surat dari UNHAS mengabarkan bahwa lamarannya untuk menjadi dosen diterima, sedangkan surat dari Universitas Jember berisi tentang ajakan untuk bergabung sebagai dosen FISIP di Universitas Jember, Jawa Timur.

Pada akhirnya Bustami memutuskan untuk meniti karier di Universitas Jember. Di universitas ini, jenjang kariernya meningkat menjadi Asisten Ahli Muda (1982), Asisten Ahli Madya (1986), Lektor Muda (1990), Lektor Madya (1996), dan Lektor Kepala (2001). Bustami diangkat menjadi Guru Besar Sosiologi di Universitas Jember pada tahun 2009.

Selama mengabdi di Universitas Jember, Bustami pernah diangkat menjadi Ketua Ikatan Sosiologi Indonesia (ISI) Chapter Jember pada tahun 1997, sekaligus menjadi Ketua Ikatan Cendikiawan Jember.

Rektor Pertama Universitas Bangka Belitung

Setelah puluhan tahun mengabdi di Universitas Jember, Bustami diminta untuk kembali mengabdi di kampung halamannya di Bangka Belitung. Pada saat itu Gubernur pertama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hudarni Rani meminta Bustami untuk menjadi ketua Yayasan Pendidikan Bangka Belitung, sekaligus ketua Tim Persiapan Pendirian Universitas Bangka Belitung. Setelah banyak persiapan, pada tahun 2006 Universitas Bangka Belitung berdiri,[2] meski masih berstatus swasta. Bustami ditunjuk oleh Gubernur untuk menjadi Rektor.

Selama bekerja sebagai Rektor Universitas Bangka Belitung, Bustami juga ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pakar KAHMI Bangka Belitung (2006), Ketua Dewan Pakar ICMI Bangka Belitung (2007), dan anggota Dewan Pakar Nasional KAHMI (2012). Bersama-sama dengan rektor-rektor Perguruan Tinggi Negeri baru lain, beliau ditunjuk sebagai Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Baru (FPPTNB) tahun 2010 sampai akhir jabatannya di 2016.[3]

Pada tahun 2010 Universitas Bangka Belitung secara resmi berubah status menjadi sebuah Universitas Negeri,[2] dan Bustami melanjutkan pengabdian sebagai Rektor sampai akhir jabatannya pada tahun 2016. Selama dua periode masa jabatan tersebut, Bustami berhasil meletakkan fondasi sistem universitas, bekerjasama dengan pemerintah menyatukan kampus dalam satu daerah terpadu,[4] sekaligus mendapatkan kepastian untuk para pegawai Universitas Negeri baru di Bangka Belitung ini.[5]

Pengalaman Kerja Lain-Lain

Selain menjadi seorang pengajar, Bustami Rahman memiliki banyak pengalaman bekerja dalam proyek-proyek pemerintah. Ia pernah ditunjuk menjadi Staf Ahli Khusus Wali kota Jember (1996-1998), Staf Ahli Khusus Bupati Jember (1998-2001), Staf Ahli Khusus Gubernur Jawa Timur (2001-2002), Team Leader pada Proyek Bank Dunia (2003-2004), Staf Ahli Khusus Gubernur Bangka Belitung (2014-2015) dan Advisor Bappenas untuk Evaluasi Kinerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (2011-2016)

Buku dan Jurnal

Ilmu pengetahuan yang dimiliki Bustami Rahman sempat disalurkan melalui tulisannya dalam banyak buku dan jurnal, diantaranya:

  • Sistem Sosial Budaya Indonesia[6]
  • Manajemen Perubahan dalam Struktur Birokrasi di Indonesia[7]
  • Menciptakan Budaya Politik yang Demokratis melalui Proses Konstruksi Civil Society[8]
  • Membangun Mindset Akademik: Studi Kasus Universitas Jember[9]
  • Menegakkan Peradaban Bangsa[10]
  • Menggugat Dikotomi Abangan dan Santri[11]
  • Weber dan Sosiologi Agama[12]
  • Konflik Pertanahan dan Differensiasi Agraria[13]
  • Metodologi Penelitian Kualitatif
  • Feminisme dalam Budaya Indonesia[14]
  • Religi, Konflik dan Integrasi Bangsa[15]
  • Kemelut Lahan Pertanian di Jawa: Evolusi versus Involusi[16]
  • Kultur Peradaban Indonesia: Di antara Evolusi dan Revolusi (Demokrasi Tersandera: Understanding the New Indonesia).
  • Kisi-Kisi Praktis Menyusun Proposal Penelitian[17]
  • Tinjauan Sosiologis tentang Pemikiran Islam Kontemporer[18]
  • Bangsa Indonesia di Era Globalisasi[19]
  • Karakter Orang Madura di Surabaya[20]
  • Perkembangan Sosiologi di Indonesia[21]
  • Menegakkan Evolusi Peradaban Bangsa[22]

Tanda Jasa dan Penghargaan

Beberapa tanda jasa dan penghargaan yang pernah Bustami terima antara lain:

  1. Dosen Teladan Tingkat Universitas, tahun 1986
  2. Dosen Teladan Tingkat Nasional, tahun 1987
  3. Satyalancana Karya satya 20 tahun
  4. Satyalancana Karya Satya 30 tahun

Referensi

  1. ↑ https://bangka.tribunnews.com/lokal/1669293/breaking-news-tokoh-pendidikan-babel-prof-bustami-rahman-wafat-di-yogyakarta
  2. 1 2 Website Resmi UBB. Sejarah Universitas Bangka Belitung[pranala nonaktif permanen]. Diakses 15 Juni 2016.
  3. ↑ Rahman, Bustami. 2013. Bustami Berkisah tentang Dirinya dan UBB. Yogyakarta: CV Danadyaksa dan UBB Press
  4. ↑ 20 Mei 2016. Balunijuk disiapkan menjadi kawasan pendidikan provinsi Babel. Bangka Pos. Diakses 15 Juni 2016
  5. ↑ 16 September 2015. Prof Bustami: Alhamdulillah sudah ada solusi untuk status pegawai UBB[pranala nonaktif permanen]. Rakyat Babel Pos. Diakses 16 Juni 2016
  6. ↑ Rahman, Bustami & Hary Yuswadi.2005. Sistem Sosial Budaya Indonesia. Jember: Kopyawisda Jatim
  7. ↑ Rahman, Bustami. 2001. Manajemen Perubahan dalam Struktur Birokrasi di Indonesia. Jember: FISIP UNEJ
  8. ↑ Rahman, Bustami. 2003. Menciptakan Budaya Politik yang Demokratis melalui Proses Konstruksi Civil Society: Makalah Seminar. Jember: FISIP UNEJ
  9. ↑ Rahman, Bustami. 2003. Membangun Mindset Akademik: Kasus Universitas Jember. Jember: FISIP UNEJ
  10. ↑ Rahman, Bustami. 2009. Menegakkan Peradaban Bangsa: Pidato Ilmiah. Jember: FISIP UNEJ
  11. ↑ Rahman, Bustami. 1997. Menggugat Dikotomi Santri Abangan. Jember: Kopyawisda Jatim
  12. ↑ Rahman, Bustami. 2005. Penafsiran Weber tentang Islam: Sosiologi Agama Diktat 1. Jember: FISIP UNEJ
  13. ↑ Rahman, Bustami. 1986. Nilai Kultural dan Differensiasi Agraria di Pedesaan Jawa. Jakarta: Prisma
  14. ↑ Rahman, Bustami. 2005. Feminisme dalam Budaya Indonesia. Jember: FISIP UNEJ
  15. ↑ Rahman, Bustami. 2002. Religi, Konflik, dan Integrasi Bangsa. Jember: FISIP UNEJ
  16. ↑ Rahman, Bustami.2007. Kemelut lahan pertanian di Jawa: Evolusi versus Involusi. Pangkalpinang: UBB Press
  17. ↑ Rahman, Bustami & Ibrahim. 2009. Kisi-kisi Praktis Menyusun Proposal Penelitian. Pangkalpinang: UBB Press
  18. ↑ Rahman, Bustami. 2005. Tinjauan Sosiologis tentang Pemikiran Islam Kontemporer. Jember: FISIP UNEJ
  19. ↑ Rahman, Bustami. 1997. Bangsa Indonesia di Era Globalisasi: Suatu Tinjauan Proporsional Sosial Budaya. Jember: Badan Penerbit UNEJ
  20. ↑ Rahman, Bustami. 2008. Karakter Orang Madura di Surabaya. Jember: Lemlit UNEJ
  21. ↑ Rahman, Bustami. 2014. Perkembangan Sosiologi di Indonesia. Jurnal Universitas Bangka Belitung.
  22. ↑ Rahman, Bustami. 2011.
    • Mengenal Teknologi sosial
    • Ringkasan Teori SosiologiMenegakkan Evolusi Peradaban Bangsa. Jurnal Universitas Bangka Belitung

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan dan Pendidikan
  2. Masa Kecil
  3. Masa Remaja
  4. Masa Kuliah Strata 1
  5. Masa Kuliah Strata 2
  6. Masa Kuliah Strata 3
  7. Gelar Professor
  8. Karier
  9. Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah
  10. Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Kabupaten Bangka
  11. Dosen Universitas Jember
  12. Rektor Pertama Universitas Bangka Belitung
  13. Pengalaman Kerja Lain-Lain
  14. Buku dan Jurnal
  15. Tanda Jasa dan Penghargaan
  16. Referensi

Artikel Terkait

D'Academy (musim 7)

musim seri televisi Indonesia

Daftar tokoh Kepulauan Bangka Belitung

artikel daftar Wikimedia

Daftar sosiolog Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026