Bulgarian Rhapsody adalah sebuah film drama Bulgaria 2014 yang disutradarai oleh Ivan Nitchev. Film tersebut terpilih sebagai perwakilan Bulgaria untuk Film Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards ke-87, tetapi tidak masuk nominasi. Terdapat beberapa kontroversi dalam pemilihan tersebut karena keterlibatan Nitchev dengan Dewan Film Nasional Bulgaria.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bulgarian Rhapsody | |
|---|---|
![]() Poster rilis teatrikal | |
| Sutradara | Ivan Nitchev |
| Produser | Leon Edery Moshe Edery Nissim Levy Shaul Scherze |
| Ditulis oleh | Yurii Dachev Tatyana Granitova Jean Pierre Magro Ivan Nitchev |
| Pemeran | Stefan Popov Kristiyan Makarov Anjela Nedyalkova |
| Penata musik | Stephan Dimitrov |
| Sinematografer | Addie Reiss |
| Penyunting | Tatyana Bogdanova Isaac Sehayek |
| Distributor | Cinepaz EOOD Cinisima |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 108 menit |
| Negara | Bulgaria Israel |
| Bahasa | Bulgaria |
| Anggaran | 1.8 juta leva |
Bulgarian Rhapsody (bahasa Bulgaria: Българска рапсодияcode: bg is deprecated ) adalah sebuah film drama Bulgaria 2014 yang disutradarai oleh Ivan Nitchev. Film tersebut terpilih sebagai perwakilan Bulgaria untuk Film Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards ke-87, tetapi tidak masuk nominasi.[1] Terdapat beberapa kontroversi dalam pemilihan tersebut karena keterlibatan Nitchev dengan Dewan Film Nasional Bulgaria.[2]
Film tersebut merupakan bagian dari trilogi sejarah tentang Yudaisme Bulgaria, yang terdiri dari fim-film berikut ini: After the End of the World (1999) dan The Journey to Jerusalem (2003).
Tokoh utamanya adalah Moni, seorang remaja Yahudi dari Sofia, dan Giorgio, sahabatnya yang merupakan putra dari sopir komisaris urusan Yahudi. Suatu hari, mereka bertemu dengan Shelly, seorang gadis cantik dan cerdas asal Kavala, kota di Yunani utara yang saat itu berada di bawah kekuasaan Bulgaria.
Pertemuan singkat itu membuat ketiganya menjalin persahabatan yang hangat. Namun, seiring waktu, perasaan cinta dan kecemburuan muncul di antara Moni dan Giorgio terhadap Shelly. Sementara itu, situasi politik semakin memburuk, Nazi mulai memerintahkan deportasi orang-orang Yahudi dari wilayah pendudukan.
Ketika bahaya semakin dekat, hubungan ketiganya diuji oleh realitas pahit perang, diskriminasi, dan kehilangan. Mereka harus memilih antara cinta, keluarga, dan keberanian untuk bertahan hidup di dunia yang sedang runtuh.