Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiBintang Lima
Artikel Wikipedia

Bintang Lima

Bintang Lima adalah album kelima karya grup band Dewa yang dirilis pada tahun 2000. Pada album ini, Dewa memperkenalkan personel barunya yaitu Elfonda "Once" Mekel sebagai vokalis dan Tyo Nugros sebagai drummer yang ditinggalkan dua personel Dewa yang telah keluar yaitu Ari Lasso dan Wong Aksan. Kehadiran dua personel baru ini membawa angin segar dan energi baru pada musik Dewa. Album ini meledak di pasaran dan sukses terjual hingga 1,7 juta keping. Album ini merupakan album tersukses sepanjang karier Dewa. Album ini mencetak sejumlah hit termasuk "Roman Picisan", "Dua Sejoli", "Risalah Hati", "Cemburu", "Lagu Cinta", "Sayap-Sayap Patah", "Separuh Nafas", dan "Cinta Adalah Misteri". Bintang Lima masuk ke dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bintang Lima
Untuk kegunaan lain, lihat Bintang Lima (disambiguasi).
Bintang Lima
Album studio karya Dewa
Dirilis
  • 30 April 2000 (kaset & CD)
  • 8 Desember 2023 (vinyl)
Direkam30 September 1999 - 30 Maret 2000
Genre
  • Rock
  • pop rock
  • rock alternatif
  • rock simfoni
  • hard rock
Durasi41:26
LabelAquarius Musikindo
ProduserAhmad Dhani
Kronologi Dewa
The Best of Dewa 19
(1999)The Best of Dewa 191999
Bintang Lima
(2000)
Cintailah Cinta
(2002)Cintailah Cinta2002
Singel dalam album Bintang Lima
  1. "Roman Picisan"
    Dirilis: Maret 10, 2000
  2. "Dua Sejoli"
    Dirilis: Mei 12, 2000
  3. "Risalah Hati"
    Dirilis: Agustus 11, 2000
  4. "Cemburu"
    Dirilis: Nopember 23, 2000
  5. "Lagu Cinta"
    Dirilis: Januari 26, 2001
  6. "Sayap-Sayap Patah"
    Dirilis: April 19, 2001
  7. "Separuh Nafas"
    Dirilis: Juli 20, 2001
  8. "Cinta Adalah Misteri"
    Dirilis: Oktober 24, 2001

Bintang Lima adalah album kelima karya grup band Dewa yang dirilis pada tahun 2000. Pada album ini, Dewa memperkenalkan personel barunya yaitu Elfonda "Once" Mekel sebagai vokalis dan Tyo Nugros sebagai drummer yang ditinggalkan dua personel Dewa yang telah keluar yaitu Ari Lasso dan Wong Aksan.[1] Kehadiran dua personel baru ini membawa angin segar dan energi baru pada musik Dewa. Album ini meledak di pasaran dan sukses terjual hingga 1,7 juta keping. Album ini merupakan album tersukses sepanjang karier Dewa. Album ini mencetak sejumlah hit termasuk "Roman Picisan", "Dua Sejoli", "Risalah Hati", "Cemburu", "Lagu Cinta", "Sayap-Sayap Patah", "Separuh Nafas", dan "Cinta Adalah Misteri". Bintang Lima masuk ke dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia.[2]

Latar Belakang

Pada tahun 1998, Dewa 19 bakal dikubur akibat mengalami krisis internal yang disebabkan oleh masalah ketergantungan narkoba dan konflik antara kedua personelnya. Wong Aksan keluar dari band dan menyusul Ari Lasso juga ikut keluar dari band di tengah proses rekaman album kelima. Erwin Prasetya, pemetik bas Dewa 19, juga mengalami masalah kesehatan dan harus menjalani rehabilitasi. Ahmad Dhani kemudian merekrut Once Mekel sebagai vokalis baru dan Tyo Nugros sebagai drummer baru. Erwin Prasetya tetap menjadi bagian dari Dewa 19, meskipun hanya sebagai additional player pada album kelima.

Album kelima Dewa 19, yang berjudul Bintang Lima, dirilis pada tahun 2000. Album ini menandai perubahan nama band dari "Dewa 19" menjadi "Dewa" saja. Album ini juga menandai kebangkitan Dewa 19 setelah mengalami masa-masa sulit. Lebih dari 2 juta keping kopi album ini terjual sehingga menjadi album terlaris Dewa 19 sepanjang sejarah. Lagu-lagu hit album ini antara lain "Roman Picisan", "Dua Sejoli", "Cinta Adalah Misteri", "Sayap-Sayap Patah", dan "Separuh Nafas". Beberapa judul lagu di album ini terinspirasi dari karya-karya sastra dan puisi, seperti "Roman Picisan" yang diambil dari novel karya Eddy D. Iskandar dan "Sayap-Sayap Patah" yang diambil dari puisi karya Kahlil Gibran. Lagu "Roman Picisan" juga memiliki pengaruh musik dari lagu "No Milk Today" milik Herman's Hermits. Album ini juga mendapatkan lima penghargaan AMI Awards, termasuk untuk kategori Grup Terbaik dan Album Terbaik.

Daftar Lagu

No.JudulPenciptaVokalisDurasi
1."Mukadimah"Dhani AhmadInstrumental0:49
2."Roman Picisan"Dhani AhmadElfonda Mekel4:03
3."Dua Sejoli"Dhani AhmadElfonda Mekel5:24
4."Risalah Hati"Dhani AhmadElfonda Mekel4:53
5."Separuh Nafas"Andra Ramadhan, Dhani AhmadElfonda Mekel dan Dhani Ahmad5:01
6."Cemburu"Elfonda Mekel, Dhani AhmadElfonda Mekel3:07
7."Hidup Adalah Perjuangan"Dhani AhmadElfonda Mekel3:27
8."Lagu Cinta"Dhani AhmadElfonda Mekel4:27
9."Cinta Adalah Misteri"Andra Ramadhan, Dhani AhmadElfonda Mekel5:07
10."Sayap-Sayap Patah"Dhani AhmadDhani Ahmad dan Elfonda Mekel4:19
11."1000 Bintang"Dhani AhmadInstrumental0:54

Sampling

  • "Separuh Nafas" mengandungi sample drum yang dipetik dari "Ashley's Roachclip" oleh The Soul Searchers.

Personel

Dewa
  • Ahmad Dhani (dikreditkan sebagai "Dhani Ahmad") – keyboard, piano, synthesizer, drum machine, dan vokal
  • Elfonda "Once" Mekel – vokal utama
  • Tyo Nugros (dikreditkan sebagai "Wizztyo Nugros") – drum
  • Andra Ramadhan – gitar

Musisi Pendukung

  • Erwin Prasetya – bass (additional player)
  • Ari Lasso – vokal latar pada lagu "Roman Picisan" dan "Cinta Adalah Misteri"
  • Bebi Romeo – vokal latar pada lagu "Roman Picisan"
  • Yanni Libels (Trio Libels) – vokal latar pada lagu "Roman Picisan"
  • Erwin Gutawa – string arrangement
  • Sa'unine – Jokja Orchestra
  • Reza Artamevia – vokal latar pada lagu "Roman Picisan" dan "1000 Bintang"
  • Shanty – vokal latar pada lagu "Risalah Hati"
  • Vika – vokal latar
  • Dade (BOP) – bass pada lagu "Cinta Adalah Misteri"
  • Kenny Jo – seruling pada lagu "Risalah Hati"

Catatan

  • Walaupun sudah mengundurkan diri dari Dewa, Ari Lasso sempat menjadi penyanyi latar pada lagu "Roman Picisan" dan "Cinta Adalah Misteri". Di tahun 2012, Ari Lasso menyanyikan lagu "Cinta Adalah Misteri" di album Yang Terbaik (2012).
  • Erwin Prasetya tetap bermain bass di album ini, tetapi hanya sebagai "additional player". Usai rilisnya album ini, Erwin kembali bergabung dengan Dewa sebagai personil tetap.
  • Beberapa lagu yang dijadikan lagu tema sinetron dalam album ini adalah : "Dua Sejoli" (OST Sinetron Cerita Cinta), "Hidup Adalah Perjuangan" (OST Sinetron "Jalan Keadilan" - MNC TV, 2006), "Roman Picisan" (OST Sinetron "Roman Picisan the Series" - RCTI, 2017), "Risalah Hati" (OST Sinetron "Buku Harian Seorang Istri" - SCTV, 2021) dan "Separuh Nafas" (OST Sinetron "Bukan Cinderella Biasa" - GTV, 2022).
  • Pada tahun 2019, lagu "Lagu Cinta" dibawakan ulang oleh Afgan Syahreza, Isyana Sarasvati dan Rendy Pandugo dalam album AIR (2019).
  • Video Klip "Sayap-Sayap Patah" dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo.
  • Pada tahun 2021, solois Pamungkas menyanyikan kembali lagu "Risalah Hati" sebagai single non-albumnya.

Referensi

  1. ↑ "DEWA 19-Ari Lasso bakal kembali hadirkan album". Antara News Yogyakarta. 2023-05-09. Diakses tanggal 2026-01-16.
  2. ↑ Majalah Rolling Stone Indonesia (2007). 150 Album Indonesia Terbaik. Jakarta: PT a&e media. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Lihat Pula

  • Daftar album terlaris di Indonesia
  • l
  • b
  • s
Dewa 19
  • Ahmad Dhani
  • Andra Ramadhan
  • Agung Yudha
  • Yuke Sampurna
  • Wawan Juniarso
  • Ari Lasso
  • Wong Aksan
  • Erwin Prasetya
  • Once Mekel
  • Tyo Nugros
Album studio
  • 19
  • Format Masa Depan
  • Terbaik Terbaik
  • Pandawa Lima
  • Bintang Lima
  • Cintailah Cinta
  • Laskar Cinta
  • Republik Cinta
Album kompilasi
  • The Best Of
  • Kerajaan Cinta
  • The Greatest Hits Remastered
  • The 2000's Greatest
Album live
  • Atas Nama Cinta I & II
Video musik dan singel
19
  • "Kangen"
Format Masa Depan
  • "Aku Milikmu"
Terbaik Terbaik
  • "Cukup Siti Nurbaya"
  • "Satu Hati (Kita Semestinya)"
  • "Cinta 'Kan Membawamu Kembali"
Pandawa Lima
  • "Kirana"
  • "Aku Disini Untukmu"
  • "Satu Sisi"
  • "Kamulah Satu-Satunya"
The Best Of
  • "Elang"
  • "Persembahan Dari Surga"
Bintang Lima
  • "Roman Picisan"
  • "Dua Sedjoli"
  • "Risalah Hati"
  • "Separuh Nafas"
  • "Cemburu"
  • "Lagu Cinta"
  • "Sayap-Sayap Patah"
Cintailah Cinta
  • "Arjuna"
  • "Kosong"
  • "Mistikus Cinta"
  • "Angin"
  • "Pupus"
  • "Bukan Rahasia"
  • "Air Mata"
Laskar Cinta
  • "Pangeran Cinta"
  • "Atas Nama Cinta"
  • "Satu"
  • "Cinta Gila"
  • "Hidup Ini Indah"
  • "Hadapi Dengan Senyuman"
Republik Cinta
  • "Laskar Cinta"
  • "Selimut Hati"
  • "Sedang Ingin Bercinta"
  • "Larut"
Kerajaan Cinta
  • "Dewi"
  • "Mati Aku Mati"
Singel non-album
  • "Perempuan Paling Cantik Di Negeriku Indonesia"
  • "Bukan Cinta Manusia Biasa"
  • "Tangis Terakhir (ft. Ari Lasso)"
  • "Laki Laki Bukan Pengecut"
  • "Tak Ada yang Sebanding Denganmu"
  • "Stone Cold Crazy" (cover dari lagu grup musik Queen)
Terkait
Artikel
  • Diskografi
  • Penghargaan
  • Daftar lagu yang diciptakan oleh Ahmad Dhani
  • Pesta Rakyat Dewa 19
Manajemen
  • Republik Cinta Management
Label
  • Team Records
  • Aquarius Musikindo
  • EMI
  • GP Records
Album
  • The Best of Republik Cinta Artists Vol. I
  • The Best of Republik Cinta Artists Vol. II
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • MusicBrainz release group

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar Belakang
  2. Daftar Lagu
  3. Personel
  4. Musisi Pendukung
  5. Catatan
  6. Referensi
  7. Lihat Pula

Artikel Terkait

Pangkat bintang lima

Pangkat bintang lima adalah pangkat militer paling senior yang pertama kali dibuat di Amerika Serikat pada 1944, dengan lambang lima bintang, dan pangkat-pangkat

Putri Bintang Lima

Putri Bintang Lima adalah sebuah film drama romansa Indonesia tahun 2024 yang disutradarai oleh M. Ainun Ridho. Film tersebut menampilkan Chicco Kurniawan

Gerakan Bintang Lima

partai politik di Italia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026