Berlutut adalah posisi manusia dasar di mana salah satu atau kedua lutut menyentuh tanah. Menurut Merriam-Webster, berlutut didefinisikan sebagai "memosisikan tubuh sedemikian rupa sehingga satu atau kedua lutut bertumpu di lantai". Berlutut hanya dengan satu lutut, dan bukan keduanya, disebut genufleksi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Berlutut adalah posisi manusia dasar di mana salah satu atau kedua lutut menyentuh tanah. Menurut Merriam-Webster, berlutut didefinisikan sebagai "memosisikan tubuh sedemikian rupa sehingga satu atau kedua lutut bertumpu di lantai".[1] Berlutut hanya dengan satu lutut, dan bukan keduanya, disebut genufleksi.
Berlutut adalah perilaku primata yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat dengan membuat sosok yang berlutut tampak lebih kecil daripada sosok lainnya.[2] Primata sendiri membentuk hierarki dominasi (atau "urutan kekuasaan") yang penting bagi kelangsungan hidup dan perilaku kelompok.[3] Simpanse, misalnya, memiliki kelompok sosial kompleks yang melibatkan pejantan dominan dan betina pendampingnya, di mana pejantan lain dan simpanse muda bersikap tunduk.[4] Pejantan yang mengancam hierarki sering kali terluka parah atau terbunuh;[3] dalam beberapa kasus, penggunaan perilaku submisif diperlukan untuk memastikan kelangsungan hidup.