Benyamin adalah anak bungsu Yakub dari Rahel istri yang paling dikasihinya. Saudaranya seibu yang lebih tua adalah Yusuf.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nama dalam bahasa asli | (he) בנימין |
|---|---|
| Biografi | |
| Kelahiran | 1653 SM Kanaan |
| Kematian | 2 milenium SM |
| Tempat pemakaman | Betlehem |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | pemimpin agama |
| Keluarga | |
| Anak | Ard (en) |
| Orang tua | Yakub |
| Saudara | Dina, Yusuf bin Yakub, Naftali, Simeon, Lewi, Yehuda, Dan bin Yakub, Zebulon, Isakhar, Gad, Asyer dan Ruben |
Benyamin (bahasa Ibrani: בִּנְיָמִיןcode: he is deprecated Binyamin, Binyāmîn, "anak kesayangan, anak tangan kanan", ben: anak; yamin: tangan kanan; bahasa Inggris: Benjamincode: en is deprecated ) adalah anak bungsu Yakub dari Rahel istri yang paling dikasihinya. Saudaranya seibu yang lebih tua adalah Yusuf.
Benyamin adalah satu-satunya anak Yakub yang dicatat lahir di tanah Kanaan, yaitu di Betlehem[1] (yang kelak merupakan tempat kelahiran Yesus Kristus).[2][3] Ia berusia paling sedikit 7 tahun lebih muda daripada Yusuf. Ketika ia lahir, ibunya meninggal dunia karena proses kelahirannya yang amat sulit. Karena itu, bayi kecil ini dinamai ibunya Ben-Oni yang berarti "anak kedukaan", tetapi ayahnya menamainya Benyamin, yang berarti "anak tangan kanan" (anak kesayangan).[4]
Benyamin dan saudara-saudaranya mati di tanah Mesir, setelah pindah dari tanah Kanaan atas jaminan Yusuf yang menjadi wazir di sana.[5]
Benyamin menurunkan suku Benyamin, salah satu dari kedua belas suku Israel yang mendapatkan tanah warisan di tanah Kanaan. Keturunan Benyamin yang terkemuka antara lain: