Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Benteng Kekaisaran Thăng Long

Benteng Kekaisaran Thăng Long adalah kompleks bangunan bersejarah yang terletak di jantung kota Hanoi, Vietnam. Pembangunannya dimulai pada tahun 1010 dan rampung pada awal tahun 1011 di era pemerintahan Kaisar Lý Thái Tổ dari Dinasti Lý. Sebagian besar struktur yang ada sekarang berasal dari pemugaran besar-besaran benteng lama yang diprakarsai Kaisar Gia Long dari Dinasti Nguyen pada tahun 1805, meski bangunan tersebut sebagian besar dihancurkan oleh pemerintah Prancis untuk membuka lahan baru untuk pendirian kantor pemerintahan dan barak.

Wikipedia article
Diperbarui 29 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Benteng Kekaisaran Thăng Long
UNESCO World Heritage Site in Hanoi, VietnamTemplat:SHORTDESC:UNESCO World Heritage Site in Hanoi, Vietnam
Sektor Pusat Benteng Kekaisaran Thăng Long – Hanoi
Situs Warisan Dunia UNESCO
Đoan Môn, gerbang utama ke kompleks istana Kaisar-kaisar Lê Akhir.
LokasiHanoi, Vietnam
KriteriaKebudayaan: (ii), (iii), (vi)
Referensi1328
Pengukuhan2010 (Sesi ke-34)
Luas18,395 ha (45,46 ekar)
Zona pembatas108 ha (270 ekar)
Koordinat21°2′22″N 105°50′14″E / 21.03944°N 105.83722°E / 21.03944; 105.83722[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Benteng_Kekaisaran_Th%C4%83ng_Long&params=21_2_22_N_105_50_14_E_region:VN-64_type:landmark <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">21°2′22″N</span> <span class=\"longitude\">105°50′14″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">21.03944°N 105.83722°E</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">21.03944; 105.83722</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt4\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwBg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=Benteng_Kekaisaran_Th%C4%83ng_Long&amp;params=21_2_22_N_105_50_14_E_region:VN-64_type:landmark\" class=\"external text\" id=\"mwBw\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwCA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwCg\">21°2′22″N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwCw\">105°50′14″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDg\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwDw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEA\">21.03944°N 105.83722°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwEw\">21.03944; 105.83722</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFA\"/></span>"}' id="mwFQ"/>
Benteng Kekaisaran Thăng Long di Vietnam
Benteng Kekaisaran Thăng Long
Location of Benteng Kekaisaran Thăng Long in Vietnam

Benteng Kekaisaran Thăng Long (bahasa Vietnam: Hoàng thành Thăng Longcode: vi is deprecated ; chữ Hán: 皇城|昇龍) adalah kompleks bangunan bersejarah yang terletak di jantung kota Hanoi, Vietnam. Pembangunannya dimulai pada tahun 1010 dan rampung pada awal tahun 1011 di era pemerintahan Kaisar Lý Thái Tổ dari Dinasti Lý. Sebagian besar struktur yang ada sekarang berasal dari pemugaran besar-besaran benteng lama yang diprakarsai Kaisar Gia Long dari Dinasti Nguyen pada tahun 1805, meski bangunan tersebut (kecuali Gerbang Utara dan Menara Bendera) sebagian besar dihancurkan oleh pemerintah Prancis untuk membuka lahan baru untuk pendirian kantor pemerintahan dan barak.

Sejarah

Periode Pra-Thăng Long

Pada masa permulaan dan pertengahan Dinasti Tang Tiongkok, Vietnam modern diurus sebagai Protektorat Annan (bahasa Vietnam: An Nam đô hộ phủcode: vi is deprecated ) yang berpusat di Tống Bình (wilayah Hanoi modern). Pada tahun 866, setelah direbut kembali dari pasukan Nanzhao, jenderal Tang Gao Pian mendirikan ulang protektorat tersebut dan memerintahkan pembangunan Benteng Đại La, yang menjadi cikal bakal Benteng Kekaisaran Thăng Long.[1]

Kejatuhan Dinasti Tang membawa periode kemerdekaan yang penuh gejolak di Vietnam yang disebut Anarki Dua Belas Panglima Perang yang berakhir setelah pembentukan monarki Dai Viet. Pada saat Dai Viet menjadi protektorat Song, Benteng Đại La berperan sebagai situs militer penting karena digunakan untuk pertahanan terhadap serbuan dari utara maupun konflik internal, meskipun benteng ini baru didirikan kembali sebagai pusat kekuasaan di An Nam setelah Dinasti Lý berkuasa pada awal abad ke-11.

Periode Lý–Trần (abad ke-11–14)

Kompleks istana di Thang Long pertama kali dibangun pada tahun 1010 semasa Dinasti Lý, dan kemudian diperluas oleh dinasti-dinasti berikutnya. Kompleks ini tetap menjadi pusat pemerintahan Vietnam hingga tahun 1789, ketika Dinasti Tây Sơn memindahkan ibu kota ke Huế.

Ketika kompleks benteng ini pertama kali dibangun, benteng Thang Long dibangun menurut rencana tiga sektor yang disusun melingkar, mirip dengan tata letak modern. Sektor terluar adalah benteng pertahanan utama (disebut la thành atau kinh thành); sektor tengah adalah kota kekaisaran (Hoàng thành), yang di antara kedua lapisan ini terdapat kawasan permukiman, sektor terdalam adalah Kota Terlarang (atau "Kota Terlarang Ungu", dari istilah Vietnam Tử cấm thành; istilah yang searti dengan Kota Terlarang di Beijing). Pada tahun 1029, Lý Thái Tông membangun kembali seluruh Kota Terlarang setelah dihancurkan dalam Pemberontakan Tiga Raja. Para penguasa Lý selanjutnya dan penguasa dari dinasti-dinasti lain kemudian menambahkan dan memperbaiki kompleks tersebut.

Sisa-sisa material dari struktur asli terbatas pada fondasi kompleks (sebagian besar terbuat dari tembikar), sistem drainase yang luas, dan berbagai dekorasi arsitektur kerajaan.[2] Sistem drainase dan fondasi tersebut menunjukkan desain perkotaan berskala besar di situs tersebut. Berkaitan dengan pandangan umum tentang Dinasti Lý sebagai "masa keemasan" Vietnam,[3] peninggalan arkeologis tersebut memiliki makna yang mendalam bagi sejarah bangsa Vietnam.

Periode Lê–Mạc (abad ke-15–18)

Setelah keberhasilan revolusi terhadap pendudukan Dinasti Ming, Lê Lợi mengambil nama kekuasaan Lê Thái Tổ dan mendirikan Dinasti Lê pada tahun 1428, yang masih beribu kota di Thăng Long dengan nama barunya Đông Kinh. Pemerintahan Đông Kinh di bawah Dinasti Lê sangat mirip dengan pemerintahan Thăng Long di bawah Dinasti Lý, dengan perubahan nama yang sebagian besar bersifat simbolis. Lê Thái Tổ memerintahkan renovasi benteng setelah kerusakan yang disebabkan oleh perang dengan tentara Ming.

Para penguasa Dinasti Mạc menguasai Đông Kinh dari tahun 1527 hingga 1592. Pada tahun 1585, era pembangunan dimulai di bawah Kaisar Mạc Mậu Hợp. Pada tahun 1592, benteng tersebut direbut oleh pasukan dari Dinasti Lê yang Dipulihkan dan didirikan ulang sebagai ibu kota dinasti tersebut, yang kemudian mengalami pemugaran lanjutan pada tahun 1599 dan berfungsi sebagai pusat kekuasaan simbolis dan administratif bagi para penguasa dari klan Trịnh.[1]

Periode Nguyễn-Prancis (abad ke-18–20)

Ketika Dinasti Nguyễn mengambil alih kekuasaan pada tahun 1802, setelah periode peperangan dan pengaruh Dinasti Qing, ibu kota Đại Việt dipindahkan ke Huế. Sebuah Benteng Kekaisaran baru, yang mengikuti rancangan tiga sektor yang sama dengan Benteng Kekaisaran di Thăng Long, dibangun di sana. Sebagian besar sisa-sisa Benteng Kekaisaran Thăng Long setelah perang dihancurkan pada akhir abad ke-18 untuk digunakan dalam pembangunan benteng baru.

Peta Hanoi dengan garis luar Kota Kekaisaran berbentuk segi empat (1873)

Pada tahun 1805, Gia Long melakukan rekonstruksi besar-besaran terhadap Benteng Kekaisaran lama yang memangkas kompleks tersebut dan merekonstruksi tembok luar dengan gaya Vauban Prancis. Pada tahun 1831, selama reformasi administrasinya, Minh Mạng mengubah nama Thăng Long menjadi Provinsi Hanoi. Nama ini bertahan hingga tahun 1888 ketika Dinasti Nguyễn secara resmi menyerahkan Hanoi kepada Prancis, setelah itu Hanoi menjadi pusat administratif Indochina Prancis.

Ketika dikuasai oleh Prancis sebagai ibu kota Indochina (1885–1954), Benteng Hanoi sebagian besar dihancurkan untuk membuka lahan baru bagi kantor dan barak. Selain Gerbang Utara dan Menara Bendera, yang tersisa dari benteng Hanoi hingga saat ini hanyalah situs arkeologi yang telah dipugar. Restorasi dan penggalian sistematis dimulai pada abad ke-21.[3] Pada pertengahan tahun 1945, benteng ini digunakan oleh Angkatan Darat Kekaisaran Jepang untuk memenjarakan lebih dari 4000 tentara kolonial Prancis yang ditangkap selama kudeta Jepang di Indochina Prancis pada Maret 1945.[4]: 19–20 

Periode Republik Demokratik-Republik Sosialis (abad ke-20-sekarang)

Selama masa Vietnam Utara, Benteng Kekaisaran digunakan sebagai ibu kota administratif dan markas besar Kementerian Pertahanan dan Angkatan Darat Vietnam Utara. Beberapa bangunan Prancis dihancurkan atau diambil alih, termasuk yang sekarang menjadi Museum Sejarah Militer Vietnam (dahulu markas militer Prancis).[2] Antara tahun 1998 dan 2000, renovasi kecil dilakukan pada situs tersebut agar lebih mudah diakses dan aman bagi pengunjung.[2] Penggalian arkeologi besar-besaran dilakukan sebagai bagian dari proyek konstruksi pada tahun 2002–2004. Pada tahun 2004, Kementerian Pertahanan pindah dari Sektor Pusat situs tersebut agar peninggalan-peninggalan tersebut dapat dilestarikan secara lebih lengkap oleh Departemen Kebudayaan dan Informasi Komisi Rakyat Hanoi.

Pada tahun 2009, Benteng tersebut diresmikan sebagai Peninggalan Khusus yang Penting bagi Negara (Situs Nasional Khusus), menjadikannya lokasinya pertama yang terdaftar dalam kategori tersebut.[5] Sektor Pusat Benteng Kekaisaran terdaftar dalam Situs Warisan Dunia UNESCO pada tanggal 31 Juli 2010, pada sesi di Brasil, sebagai "Sektor Pusat Benteng Kekaisaran Thăng Long – Hanoi".[6][7] Situs tersebut telah mengalami beberapa modifikasi sebagai bagian dari rencana pemulihan yang lebih besar dan berkelanjutan.[8]

Peninggalan

Istana dan bangunan kerajaan Dinasti Lý sebagian besar dihancurkan oleh Dinasti Nguyễn selama rekonstruksi pada awal abad ke-19. Banyak bangunan Dinasti Nguyễn kemudian dihancurkan pada akhir abad ke-19 selama periode penjajahan Prancis dan Jepang. Beberapa bangunan yang tersisa di dalam kompleks kerajaan adalah Gerbang Utama (Đoan Môn), yang menandai pintu masuk selatan ke istana kerajaan; Menara Bendera Hanoi (Cột cờ Hà Nội); tangga Istana Kinh Thiên (Điện Kính Thiên); dan Istana Belakang (Hậu Lâu).

Sebuah ubin lantai tembikar abad ke-11-12 yang ditemukan di Jalan Hoàng Diệu Nomor 18, dihiasi dengan bunga krisan, yang menunjukkan hiasan kerajaan.

Sisa-sisa arsitektur dan fondasi Kota Kekaisaran ditemukan di lokasi bekas Gedung Ba Đình di Jalan Hoàng Diệu 18 ketika bangunan tersebut dihancurkan pada tahun 2008 untuk memberi ruang bagi gedung parlemen baru. Berbagai peninggalan arkeologis yang ditemukan dibawa ke Museum Nasional untuk dipamerkan. Sejauh ini hanya sebagian kecil dari Thăng Long yang telah digali.[2] Sejak penggalian awal, banyak proyek restorasi dan pelestarian warisan telah dilakukan di lokasi tersebut, termasuk beberapa proyek Nasional[8] dan upaya yang berhasil untuk mendapatkan pengakuan UNESCO.[3] Situs warisan dunia yang diakui ini seluas sekitar 18 hektar yang terdiri dari dua area utama yaitu Benteng Kuno Hanoi itu sendiri, tempat sebagian besar peninggalan Dinasti Nguyễn masih berdiri, dan Situs Arkeologi Jalan Hoàng Diệu Nomor 18 tepat di sebelah Timur (termasuk zona penyangga seluas 108 hektar untuk area yang dilindungi seluas sekitar 126 hektar, dari total 140 hektar yang berisi seluruh Benteng Kekaisaran).[2][9] Benteng Kuno dibangun pada sumbu utara-selatan yang sedikit bergeser dan diatur menurut prinsip geomansi tradisional (phong thuy; fengsui) yang memberikan situs tersebut makna historis dan spiritual.[2]

Situs Arkeologi Jalan Hoàng Diệu 18

Situs ini terdiri dari peninggalan benteng Đại La dari zaman Gao Pian di masa Dinasti Tang, sisa-sisa fondasi dan dekoratif dari Dinasti Lý dan Trần, sisa-sisa istana Lê dan Đông, dan struktur yang menunjukkan bahwa daerah tersebut merupakan pusat benteng Hanoi abad ke-19 di bawah Dinasti Nguyễn.[10] Sisa-sisa struktur tersebut baru-baru ini menyajikan wawasan tentang gaya dan struktur arsitektur Vietnam kuno, yang menjadi salah satu nilai sejarah penting untuk nominasi situs tersebut.[2]

Hasil arkeologi saat ini (lapisan budaya, artefak) dan hasil survei geologi di daerah tersebut menunjukkan aliran geomantik kuno (ke arah utara-selatan).[2] Karena tanah alami memiliki daya dukung beban yang buruk, skala dan kompleksitas arsitektur dianggap sebagai terobosan teknis rakyat Vietnam yang signifikan dalam hal konstruksi.[2] Meski mustahil untuk mengonfirmasi ukuran dan fungsi semua bangunan hanya mengandalkan sisa-sisa fondasi tersebut, terlihat jelas dari luasnya bahwa reruntuhan ini merupakan kompleks arsitektur yang kaya. Bersama dengan penemuan penting sisa-sisa arsitektur, sejumlah besar keramik, yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari di Istana Kerajaan selama beberapa periode, juga ditemukan. Penemuan-penemuan ini telah membantu dalam studi tembikar Thang Long selama beberapa fase sejarah.[2]

Ilustrasi bekas istana di masa Dinasti Lý

Beberapa pameran telah menampilkan peninggalan yang ditemukan dari Benteng Kekaisaran sejak penggalian dimulai.[11] Sejak tahun 2002, telah ada beberapa seruan untuk pendirian museum di lokasi itu untuk melestarikan artefak.[2][12]

Menara Bendera Hanoi

Menara Bendera Hanoi

Di antara bangunan-bangunan yang terkait dengan Kota Kekaisaran adalah Menara Bendera Hanoi (Cột cờ Hà Nội). Dengan ketinggian 33,4 m (41 m dengan bendera, 60 m beserta alasnya), menara ini merupakan tengaran budaya yang penting dan sering digunakan sebagai simbol kota. Dibangun pada tahun 1812 pada masa Dinasti Nguyễn selama rekonstruksi benteng oleh Vauban, menara ini, tidak seperti banyak bangunan lain di Hanoi, terhindar dari kerusakan selama pemerintahan kolonial Prancis karena digunakan sebagai pos militer (dan karenanya termasuk sebagai bagian dari Museum Sejarah Militer Vietnam). Menara ini berdiri di atas fondasi gerbang luar Kota Terlarang peninggalan Dinasti Lê.[2]

Đoan Môn

  • Gerbang Đoan Môn (2018)
    Gerbang Đoan Môn (2018)
  • Đoan Môn (fasad selatan, 2021)
    Đoan Môn (fasad selatan, 2021)
  • Đoan Môn (paviliun Dinasti Nguyen tampak dari utara, 2008)
    Đoan Môn (paviliun Dinasti Nguyen tampak dari utara, 2008)

Đoan Môn adalah gapura yang mengarah ke aula takhta Kinh Thiên dan pintu masuk utama (paling selatan) ke Kota Terlarang. Đoan Môn terdiri dari lima gerbang yang dibangun dari batu. Gerbang serupa dibangun pada masa Dinasti Lý, tetapi struktur yang berdiri saat ini berasal dari era Dinasti Lê, dengan penambahan dan rekonstruksi yang dilakukan selama pemugaran oleh Dinasti Nguyễn. Gerbang dan halaman di belakangnya telah memainkan peran seremonial penting sebagai lokasi untuk ritual, festival, dan acara lainnya. Kelima gerbang tersebut berfungsi sebagai pintu masuk untuk kelas yang berbeda pada periode ketika Benteng Kekaisaran menampung keluarga kerajaan: gerbang yang paling tengah diperuntukkan bagi kaisar, dan dua gerbang yang lebih dekat digunakan oleh anggota keluarga kerajaan atau pejabat tinggi.[2]

Teras lantai dua di atas pintu masuk memiliki paviliun bergaya istana yang ditambahkan semasa Dinasti Nguyễn. Batu dan ornamen yang digunakan menunjukkan teknik konstruksi di periode tersebut.

Pada tahun 2002, para arkeolog Vietnam, yang diizinkan untuk menggali di daerah tersebut, menemukan "jalan kereta kuno" peninggalan Dinasti Trần, yang dibangun dengan batu bata dari era Lý, yang penelitiannya masih berlangsung.

Aula singgasana Kinh Thiên

Istana Kinh Thiên adalah peninggalan utama Benteng Kuno Hanoi, terletak di tengah Kota Terlarang sehingga memiliki lokasi yang paling penting secara geomantis di sana. Sisa-sisa Istana Kinh Thiên hanyalah fondasi lama dan tangga menuju ke atasnya, karena istana tersebut dihancurkan oleh Prancis untuk pembangunan markas artileri (bangunan neoklasik yang disebut "Rumah Naga").[2]

  • Istana Kính Thiên, dibangun kembali oleh Kaisar Gia Long sebagai kediaman pribadi saat melakukan perjalanan ke Vietnam Utara yang kemudian dihancurkan oleh penjajah Prancis (foto diambil selama invasi Prancis ke Tonkin pada tahun 1883).
    Istana Kính Thiên, dibangun kembali oleh Kaisar Gia Long sebagai kediaman pribadi saat melakukan perjalanan ke Vietnam Utara yang kemudian dihancurkan oleh penjajah Prancis (foto diambil selama invasi Prancis ke Tonkin pada tahun 1883).
  • Foto Istana Kinh Thiên yang memperlihatkan Tangga Naga di pintu masuk utama (1986).
    Foto Istana Kinh Thiên yang memperlihatkan Tangga Naga di pintu masuk utama (1986).

Pintu masuk depan selatan dari platform Istana Kinh Thiên memiliki tangga besar yang terdiri dari 10 anak tangga yang dibagi menjadi tiga bagian yang sama (digunakan mirip dengan gerbang Đoan Môn, dengan tangga tengah diperuntukkan bagi kaisar dan yang lainnya diperuntukkan bagi keluarga kerajaan dan pejabat) oleh dua patung naga besar, yang membentuk apa yang disebut "Tangga Naga". Kedua naga batu ini diukir pada abad ke-1467 pada masa Dinasti Lê. Patung naga batu Istana Kinh Thiên dianggap sebagai mahakarya warisan arsitektur dan seni Vietnam, yang mewakili seni pahat Dinasti Lê awal. Satu set patung naga serupa lainnya—lebih kecil, tetapi detail dan simbolisnya sama—ditambahkan ke bagian belakang istana pada pergantian abad ke-17.[2]

Istana Belakang (Hậu Lâu)

Hậu Lâu (2018)

Juga dikenal sebagai Istana Utara (bahasa Vietnam: Tĩnh Bắc lâucode: vi is deprecated ), bangunan yang masih berdiri ini dibangun pada masa Dinasti Nguyễn untuk menampung selir-selir ketika kaisar berada di Hanoi dan direkonstruksi secara signifikan setelah mengalami kerusakan parah pada akhir abad ke-19. Penggalian yang dimulai pada tahun 1998 mengungkap fondasi dari era Lý, Trần, dan Lê beserta sisa-sisa tembikar.[2]

Gerbang Utara (Cửa Bắc, atau Bắc Môn)

  • Tampak depan Gerbang Utara dengan parit (1885)
    Tampak depan Gerbang Utara dengan parit (1885)
  • Fasad belakang tampak dari dalam benteng (1884–1885)
    Fasad belakang tampak dari dalam benteng (1884–1885)
  • Gerbang Utara (2009)
    Gerbang Utara (2009)

Gerbang Utara adalah gerbang terakhir yang masih berdiri dari lima gerbang yang dibangun untuk rekonstruksi benteng pada masa Dinasti Nguyễn. Struktur ini sebagian besar dibangun dari batu bata dan batu hias, dan fondasi Dinasti Lê ditemukan di dekat struktur ini pada tahun 1998.[2] Sisi utara gerbang ini memiliki bekas struktur meriam dari Pertempuran Benteng Hanoi tahun 1882.

Gedung D67

  • Fasad Gedung D67 (2008)
    Fasad Gedung D67 (2008)
  • Ruang pertemuan Politbiro dan Komisi Militer Pusat di terowongan bawah tanah D67 (2008)
    Ruang pertemuan Politbiro dan Komisi Militer Pusat di terowongan bawah tanah D67 (2008)

Dari tahun 1954 hingga 1975, Tentara Rakyat Vietnam memiliki markas besar di dalam Benteng. Gedung D67 dibangun (seperti namanya) pada tahun 1967. Gedung ini dibangun dengan gaya arsitektur kontemporer (agar terlihat seperti rumah dan menyembunyikan peruntukan militernya) dengan banyak fitur pertahanan, termasuk dinding kedap suara setebal 60 sentimeter, pintu masuk yang diperkuat, dan terowongan penghubung yang memungkinkan evakuasi darurat jika terjadi serangan.[2] Gedung ini kini berfungsi sebagai museum yang memamerkan peralatan yang digunakan oleh para anggota Politbiro dan Komisi Militer Pusat, Kementerian Pertahanan dan Staf Umum di masa Perang Vietnam. Gedung dan terowongan tersebut terletak di bagian utara fondasi Istana Kinh Thiên.[13]

Referensi

  1. 1 2 Kiernan, Ben (2017). Việt Nam : a History from Earliest Times to the Present. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-005379-6. OCLC 1083228913.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 “World Heritage Nomination Profile – The Central Sector of the Imperial Citadel of Thang Long - Hanoi, Vietnam”. UNESCO. 2010. https://whc.unesco.org/uploads/nominations/1328.pdf
  3. 1 2 3 Logan, W. S (2014). “Making the Most of Heritage in Hanoi, Vietnam”. Historic Environment, vol. 26 no. 3, pp. 62-72.
  4. ↑ Williams, Kenneth (2019). The US Air Force in Southeast Asia and the Vietnam War A Narrative Chronology Volume I: The Early Years through 1959 (PDF). Air Force History and Museums Program. Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  5. ↑ “Di tích lịch sử và khảo cổ Khu Trung tâm Hoàng Thành Thăng Long - Hà Nội”. dsvh.gov.vn. Cục di sản văn hoá. Bản gốc lưu trữ ngày 18 tháng 2 năm 2017. Truy cập ngày 6 tháng 2 năm 2017.
  6. ↑ UNESCO World Heritage Site
  7. ↑ "Central Sector of the Imperial Citadel of Thang Long - Hanoi".
  8. 1 2 "Hanoi mulling over restoration of Thang Long Imperial Citadel". 28 Juli 2013.
  9. ↑ "GS Lê Văn Lan "bật mí" về Hoàng thành Thăng Long". Báo điện tử VTC News (dalam bahasa Vietnam). 2010-08-04.
  10. ↑ Khanh Linh. “Khu di tích 18 Hoàng Diệu đã được giao cho Hà Nội”. VietNamNet electronic newspaper. 25 Juni 2009.
  11. ↑ "ẤN TƯỢNG BẢO TÀNG DƯỚI CHÂN TÒA NHÀ QUỐC HỘI" (dalam bahasa Vietnam).
  12. ↑ "'Xem trước' bảo tàng ở Hoàng thành Thăng Long". Báo Thanh Niên (dalam bahasa Vietnam). 2021-04-19.
  13. ↑ "Hanoi-online.net - hanoi online Resources and Information". 4 September 2015.

Bacaan lebih lanjut

  • Vietnam Institute of Archaeology (ed.). Thăng Long Imperial Citadel. (2006). Culture and Information Publishing House. Hanoi.

Pranala luar

Media terkait Citadel of Hanoi di Wikimedia Commons

  • IHT | Ruins of royal complex of Thang Long are excavated in Hanoi
  • Việt Nam News | Historic Thang Long Citadel explored
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
Geografis
  • MusicBrainz place
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Periode Pra-Thăng Long
  3. Periode Lý–Trần (abad ke-11–14)
  4. Periode Lê–Mạc (abad ke-15–18)
  5. Periode Nguyễn-Prancis (abad ke-18–20)
  6. Periode Republik Demokratik-Republik Sosialis (abad ke-20-sekarang)
  7. Peninggalan
  8. Situs Arkeologi Jalan Hoàng Diệu 18
  9. Menara Bendera Hanoi
  10. Đoan Môn
  11. Aula singgasana Kinh Thiên
  12. Istana Belakang (Hậu Lâu)
  13. Gerbang Utara (Cửa Bắc, atau Bắc Môn)
  14. Gedung D67
  15. Referensi
  16. Bacaan lebih lanjut

Artikel Terkait

Dai Viet

Việt ke Thăng Long (Hanoi), dan membangun Benteng Kekaisaran Thăng Long (Imperial Citadel of Thăng Long) yang sekarang merupakan tempat Benteng Hanoi (Hanoi

Budaya Vietnam

percandian kuno milik peradaban Champa di Provinsi Quảng Nam Benteng Kekaisaran Thăng Long, bagian kota tua Hanoi Pagoda Satu Pilar, sebuah pagoda bersejarah

Hanoi

ibu kota Vietnam

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026