Bedaya Samparan Matah Ati adalah sebuah tarian bedaya Jawa yang menceritakan perjuangan Raden Mas Said dan Raden Ayu Matah Ati, istri pertamanya, melawan penjajahan. Tarian ini diciptakan oleh Bandoro Raden Ayu (BRAy) Atilah Soeryajaya dan merupakan bentuk ringkas dari opera berbentuk langendriyan yang sebelumnya pernah dipentaskan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023) |

Bedaya Samparan Matah Ati adalah sebuah tarian bedaya Jawa yang menceritakan perjuangan Raden Mas Said dan Raden Ayu Matah Ati, istri pertamanya, melawan penjajahan. Tarian ini diciptakan oleh Bandoro Raden Ayu (BRAy) Atilah Soeryajaya dan merupakan bentuk ringkas dari opera berbentuk langendriyan yang sebelumnya pernah dipentaskan.[1][2]
Tokoh sentral dalam penceritaan tarian ini adalah pada Raden Ayu Matah Ati yang dianggap memiliki perjuangan dan peran penting tidak hanya dalam tataran keluarga, melainkan juga pada tataran bangsa dan negara. Ia diibaratkan memiliki sifat-sifat dari tokoh pewayangan Dewi Shinta dan Srikandi.[2]