Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Batusangkar (kota)

Kota Batusangkar adalah sebuah ibukota yang terletak di dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Tanah Datar, yang juga merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Datar. Kota ini berada pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Lima Kaum, Kecamatan Tanjung Emas, dan Kecamatan Sungai Tarab. Kota ini berjarak sekitar 100 km dari Kota Padang dan dapat ditempuh dengan tiga jam berkendara. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Tanjung Emas atau tepatnya di Nagari Pagaruyung. Pada tahun 2023, penduduk Batusangkar sebanyak 38.920 jiwa.

Ibu kota Kabupaten Tanah Datar, Indonesia
Diperbarui 31 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Batusangkar (kota)
Ada usul agar Batusangkar (kota) diganti judulnya dan dipindahkan ke Batusangkar (Diskusikan).
Kota in Sumatera BaratTemplat:SHORTDESC:Kota in Sumatera Barat
Kota Batusangkar
  • Sangka
  • Batusangka
Kota
Transkripsi bahasa daerah
 • IndonesiaBatusangkar
 • MinangkabauBatusangka
 • Alfabet Jawiباتوسنكار
Dari atas ke bawah; Kanan ke Kiri: Pasar Batusangkar, Perpustakaan Umum Kota Batusangkar, Gedung Nasional Suri Maharajo Dirajo Batusangkar, Istano Basa Pagaruyung, RSUD Ali Hanafiah Batusangkar, dan Plang Nama-Nama Objek Wisata di Lapangan Cindua Mato Batusangkar.
Bendera Kota Batusangkar
Bendera
Lambang resmi Kota Batusangkar
Lambang
Peta
Kota Batusangkar di Sumatra
Kota Batusangkar
Kota Batusangkar
Peta
Tampilkan peta Sumatra
Kota Batusangkar di Indonesia
Kota Batusangkar
Kota Batusangkar
Kota Batusangkar (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 0°27′24″S 100°37′48″E / 0.45667°S 100.63000°E / -0.45667; 100.63000
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Barat
Tanggal berdiri19 Maret 1956
Dasar hukumUU No. 12 tahun 1956
PendiriMr. Godert Alexander Gerard Philip baron van der Capellen
Jumlah satuan pemerintahanDaftar
Luas
 • Total38,00 km2 (14,67 sq mi)
Populasi
 (2023)[1]
 • Total38.920
 • Kepadatan1,000/km2 (2,700/sq mi)
Demografi
 • Agama
  • 99,39% Islam
    • 0,66% Kekristenan
      • 0,45% Protestan
      • 0,21% Katolik
  • 0,01% Buddha[1]
 • BahasaIndonesia, Minangkabau
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode pos
27212
Kode area telepon(+62) 752
Pelat kendaraanBA xxxx E
Semboyan daerahBatusangkar Kota Budaya
Situs webtanahdatar.go.id

Kota Batusangkar (Bahasa Minangkabau: Batusangka; Bahasa Jawi: باتوسنكار) adalah sebuah ibukota yang terletak di dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Tanah Datar, yang juga merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Datar. Kota ini berada pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Lima Kaum, Kecamatan Tanjung Emas, dan Kecamatan Sungai Tarab. Kota ini berjarak sekitar 100 km dari Kota Padang dan dapat ditempuh dengan tiga jam berkendara. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Tanjung Emas atau tepatnya di Nagari Pagaruyung. Pada tahun 2023, penduduk Batusangkar sebanyak 38.920 jiwa.[2]

Batusangkar memiliki keindahan alam yang memukau. Salah satu daya tarik alamnya adalah Danau Singkarak, yang terletak sekitar 15 kilometer dari kota. Danau ini adalah danau terbesar kedua di Sumatera Barat dan menawarkan pemandangan yang memesona serta berbagai kegiatan seperti perahu dayung dan memancing. Wisatawan juga dapat menikmati panorama pegunungan yang hijau dan udara segar yang menyegarkan.

Asal Usul

Kenapa bernama Batusangkar belum dapat diketahui dengan pasti,banyak yang menyebutkan batusangkar berasal dari kata batu dan sangkar, tetapi tidak ditemukan dengan pasti di mana batu yang berada dalam sangkar ataupun batu berbentuk sangkar. yang jelas daerah ini sebelumnya dikenal sebagai Fort Van der Capellen selama masa kolonial Belanda, yaitu sebuah benteng pertahanan Belanda yang didirikan sewaktu Perang Padri. Benteng ini dibangun antara 1822 dan 1826 dan dinamai menurut nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda, G.A.G.Ph. van der Capellen. Kawasan ini secara resmi berganti nama menjadi Batusangkar pada tahun 1949, menggantikan nama kolonial sebelumya.[3]

Setelah meredanya PRRI/Permesta, pada tahun 1957, kawasan ini diduduki oleh batalyon 439 Diponegoro, dan selanjutnya pada tanggal 25 Mei 1960 menjadi kantor Polres Tanah Datar.

Sejarah

Batusangkar memiliki sejarah panjang sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Pagaruyung, salah satu kerajaan terbesar dan paling berpengaruh di Nusantara pada masanya. Istano Basa Pagaruyung menjadi simbol kejayaan kerajaan tersebut dan hingga kini tetap menjadi ikon kota. Kerajaan Pagaruyung dikenal sebagai pusat budaya dan politik Minangkabau, yang menganut sistem matrilineal, di mana garis keturunan diwariskan melalui pihak ibu[4].

Pada masa penjajahan Belanda, Batusangkar menjadi salah satu wilayah penting karena lokasinya yang strategis. Hingga kini, peninggalan kolonial dan bangunan bersejarah masih dapat ditemukan di berbagai sudut kota.[5]

Di Batusangkar sendiri terdapat beberapa gedung dan sarana pemerintahan penting yang menjadikan kekhasan batusangkar sebagai ibu kota Tanah Datar, di antaranya :

Fort Van der Capellen

Informasi lebih lanjut: Pasar Van der Capellen

Seiring dengan perkembangan zaman dan adanya keinginan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar untuk memindahkan Pusat Pemerintahan dari Batusangkar ke Pagaruyung, maka pada tanggal 26 April 2001 Markas Komando (Mako) Polres Tanah Datar yang baru di resmikan di Pagaruyung. Dan selanjutnya kawasan ini akan direhabilitasi kembali menjadi Fort Van der Capellen sebagai tempat objek wisata sejarah. Sekarang, kawasan ini masuk menjadi bahagian dari kecamatan Lima Kaum, kabupaten Tanah Datar.

Gedung Indo Jolito

Gedung Indo Jolito adalah kediaman resmi bupati Kabupaten Tanah Datar. Gedung ini adalah bekas kediaman residen Belanda Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen. Arsitekturnya bercorak Art Deco. Gedung ini berada di kawasan pusat Kota Batusangkar tepatnya di jalan M.T. Haryono, Kampung Baru, Baringan.

Gedung Nasional Maharajo Dirajo Tanah Datar

Gedung Nasional Maharajo Dirajo merupakan gedung yang sudah sejak lama ada di batusangkar sebagai gedung pertunjukan dan acara acara yang dilakukan oleh pemda dan masyarakat tanah datar, gedung ini kemudian dibangun ulang kembali karena bangunan sebelumnya yang sudah tidak layak, Bangunan baru Gedung Nasional ini dilengkapi ruang pertemuan,ruang rapat kecil, ruang tunggu VIP, gallery, basement dan fasilitas penunjang lainya, Dengan konsep bangunan memakai elemen-elemen bangunan tradisional, seperti gonjong, ukiran dan komposisi rumah gadang Minangkabau, Gedung Nasional merupakan gedung pertemuan multifungsi yang dapat digunakan untuk kegiatan pemerintahan maupun kegiatan lainnya, Berada dikawasan pusat kota Batusangkar tepatnya di perempatan Jalan Sukarno Hatta, dengan luas site mencapai 3,8 Ha.memungkinkan menjadi landmark kawasan karena posisi di sudut jalan dan di depan Lapangan Cindua Mato.

Geografi

Secara geografis wilayah Kabupaten Tanah Datar berada di sekitar kaki gunung Merapi, gunung Singgalang, dan gunung Sago, dan diperkaya pula dengan 25 sungai. Danau Singkarak yang cukup luas sebagian di antaranya merupakan wilayah Kabupaten Tanah Datar yakni terletak di Kecamatan Batipuh Selatan dan Rambatan.

Di antara seluruh kecamatan yang ada, 3 Kecamatan terletak pada ketinggian antara 750 s.d. 1000 meter di atas permukaan laut, yaitu Kecamatan X Koto, Salimpaung, dan Tanjung Baru. Sementara itu empat Kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Lima Kaum, Tanjung Emas, Padang Ganting, dan Sungai Tarab terletak pada ketinggian 450 s.d. 550 meter dari permukaan laut. Sedangkan 7 Kecamatan lagi terletak pada ketinggian yang bervariasi, misalnya Kecamatan Lintau Buo yang terletak pada ketinggian antara 200 s.d. 750 meter dari permukaan laut.

Bila dilihat dari luas wilayah Kecamatan, maka Kecamatan yang paling kecil luasnya adalah Kecamatan Lima Kaum dengan luas 50,00 Km², sedangkan Kecamatan yang paling luas adalah Kecamatan Lintau Buo Utara, yakni 204,31 Km², kemudian diikuti Kecamatan X Koto yang luasnya 152,02 Km².

Ibukota Kabupaten Tanah Datar berada di Batusangkar, uniknya Kota Batusangkar ini berada pada tiga (3) wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Lima Kaum, Kecamatan Tanjung Emas, dan Kecamatan Sungai Tarab. Sedangkan pusat pemerintahan berada di Kecamatan Tanjung Emas atau tepatnya di Nagari Pagaruyung. Kota Batusangkar ini lebih dikenal sebagai Kota Budaya, karena di Kabupaten Tanah Datar terdapat banyak peninggalan dan prasasti terutama peninggalan Istana Basa Pagaruyung yang merupakan pusat Kerajaan Minangkabau[5].

Fasilitas publik

Tentang fasilitas publik yang ada di batusangkar, batusangkar memiliki fasilitas yang cukup lengkap mulai dari sekolah dasar yang terdiri dari puluhan yang tersebar di seputaran kota, SMP ada SMP 1 Batusangkar, SMP 2 Batusangkar dan SMP 5 Batusangkar, kemudian SMA juga terdapat negeri dan swasta, mulai dari SMA 1 Batusangkar, SMA 2 Batusangkar, dan SMA 3 Batusangkar, swasta terdiri dari SMK progresif dan SMA Muhammadiyah, fasilitas kesehatan mulai dari RSUD M.A.Hanafiah,S.M batusangkar dan beberapa puskesmas di tiap kabupaten, dan pasar kota Batusangkar sebagai tempat pergerakan ekonomi di kota ini. Terdapat juga Terminal Bus Piliang sebagai akses transportasi publik menuju dan keluar Kota Batusangkar.

Referensi

  1. 1 2
  2. ↑ Datar, Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah. "Jumlah penduduk Kabupaten Tanah Datar menurut kecamatan dan jenis kelamin - Tabel Statistik". tanahdatarkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2025-04-24.
  3. ↑ Sahputra, Bayu. "Sejarah dan Asal Usul serta Fakta Menarik Tentang Batusangkar di Ranah Minangkabau Provinsi Sumatera Barat - Timenews". Sejarah dan Asal Usul serta Fakta Menarik Tentang Batusangkar di Ranah Minangkabau Provinsi Sumatera Barat - Timenews. Diakses tanggal 2025-10-19.
  4. ↑ adminsuper (2024-12-21). "Batusangkar: Kota Sejarah dan Budaya di Sumatera Barat". West Sumatra Explore (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-07.
  5. 1 2 Datar, Kominfo Tanah. "Geografis". tanahdatar.go.id. Diakses tanggal 2025-11-07.

Pranala luar

  • (Indonesia) Situs web resmi kabupaten Tanah Datar
  • (Indonesia) Situs web resmi Polres Tanah Datar Diarsipkan 2010-08-06 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat
  • Pusat pemerintahan: Batusangkar
  • Bupati: Eka Putra
  • Wakil Bupati: Ahmad Fadly
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • X Koto
  • Batipuh
  • Batipuh Selatan
  • Lima Kaum
  • Lintau Buo
  • Lintau Buo Utara
  • Padang Ganting
  • Pariangan
  • Rambatan
  • Salimpaung
  • Sungai Tarab
  • Sungayang
  • Tanjuang Baru
  • Tanjung Emas
Lambang Kabupaten Tanah Datar
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Tanah Datar
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Asal Usul
    2. Sejarah
    3. Fort Van der Capellen
    4. Gedung Indo Jolito
    5. Gedung Nasional Maharajo Dirajo Tanah Datar
    6. Geografi
    7. Fasilitas publik
    8. Referensi
    9. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Kabupaten Tanah Datar

    kabupaten di Indonesia

    Kabupaten dan kota di Indonesia

    pembagian administratif tingkat dua di Indonesia

    Daftar kabupaten di Indonesia

    artikel daftar Wikimedia

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026