Batu tinta adalah batu lesung untuk menampung dan mengaduk bak (tinta). Selain dari batu, batu tinta juga dibuat dari tanah liat, perunggu, besi, dan porselen.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Batu tinta | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama Tionghoa | |||||||
| Hanzi tradisional: | 硯臺code: zh is deprecated | ||||||
| Hanzi sederhana: | 砚台code: zh is deprecated | ||||||
| |||||||
| Nama Jepang | |||||||
| Kanji: | 硯code: ja is deprecated | ||||||
| Hiragana: | すずりcode: ja is deprecated | ||||||
| Katakana: | スズリcode: ja is deprecated | ||||||
| |||||||
| Nama Korea | |||||||
| Hangul: | 벼루code: ko is deprecated | ||||||
| |||||||

Batu tinta adalah batu lesung untuk menampung dan mengaduk bak (tinta). Selain dari batu, batu tinta juga dibuat dari tanah liat, perunggu, besi, dan porselen.
Alat ini berevolusi dari alat gosok yang digunakan untuk menggosok pewarna yang berasal dari 6.000-7.000 tahun yang lalu.[1]