Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiBahasa polisentris
Artikel Wikipedia

Bahasa polisentris

Bahasa polisentris adalah suatu bahasa dengan beberapa ragam bahasa baku resmi karena adanya perbedaan budaya dan politik yang umum di negara-negara yang pernah berhubungan dalam sejarah. Contohnya seperti perbedaan bahasa Mandarin baku di Tiongkok Daratan, Taiwan, dan Singapura; Bahasa Inggris di Britania Raya, Amerika Serikat, Australia, dan beberapa negara lainnya; Bahasa Prancis di Prancis, Kanada, Swiss, dan beberapa negara lainnya. Kasus sebaliknya adalah bahasa monosentris, yang hanya memiliki satu ragam baku resmi, contohnya seperti bahasa Jepang dan bahasa Vietnam. Dalam beberapa kasus, beberapa ragam baku yang berbeda dari bahasa polisentris dapat diakui menjadi bahasa turunan yang terpisah, seperti bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia yang diturunkan dari bahasa Melayu; Bahasa Hindi dan bahasa Urdu yang diturunkan dari bahasa Hindustani; Bahasa Serbia, bahasa Kroasia, bahasa Bosnia, dan bahasa Montenegro yang diturunkan dari bahasa Serbo-Kroasia.

suatu bahasa yang mempunyai beberapa ragam baku
Diperbarui 11 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa polisentris (juga disebut bahasa plurisentris)[a] adalah suatu bahasa dengan beberapa ragam bahasa baku resmi karena adanya perbedaan budaya dan politik yang umum di negara-negara yang pernah berhubungan dalam sejarah.[1][2][3] Contohnya seperti perbedaan bahasa Mandarin baku di Tiongkok Daratan, Taiwan, dan Singapura; Bahasa Inggris di Britania Raya, Amerika Serikat, Australia, dan beberapa negara lainnya; Bahasa Prancis di Prancis, Kanada, Swiss, dan beberapa negara lainnya.[4] Kasus sebaliknya adalah bahasa monosentris, yang hanya memiliki satu ragam baku resmi, contohnya seperti bahasa Jepang dan bahasa Vietnam.[5] Dalam beberapa kasus, beberapa ragam baku yang berbeda dari bahasa polisentris dapat diakui menjadi bahasa turunan yang terpisah, seperti bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia yang diturunkan dari bahasa Melayu; Bahasa Hindi dan bahasa Urdu yang diturunkan dari bahasa Hindustani;[5] Bahasa Serbia, bahasa Kroasia, bahasa Bosnia, dan bahasa Montenegro yang diturunkan dari bahasa Serbo-Kroasia.[5][6]

Lihat pula

  • Bahasa baku
  • Basantara
  • Dialek
  • Diglosia
  • Digrafia
  • Laras bahasa
  • Kesalingpahaman
  • Kesinambungan dialek
  • Ragam bahasa
  • Regiolek
  • Varietas bahasa

Catatan

  1. ↑ Serapan dari bahasa Yunani: poli berarti "banyak"; sentris berarti "pusat"; sedangkan pluri (juga berarti "banyak") diserap dari bahasa Latin.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Stewart 1968, hlm. 534.
  2. ↑ Kloss 1967, hlm. 31.
  3. ↑ Clyne 1992, hlm. 1.
  4. ↑ Clyne 1992, hlm. 1–3.
  5. 1 2 3 Clyne 1992, hlm. 3.
  6. ↑ Kordić, Snježana (2007). "La langue croate, serbe, bosniaque et monténégrine" [Croatian, Serbian, Bosniakian, and Montenegrin] (PDF). Dalam Madelain, Anne (ed.). Au sud de l'Est. vol. 3 (dalam bahasa Prancis). Paris: Non Lieu. hlm. 71–78. ISBN 978-2-35270-036-4. OCLC 182916790. SSRN 3439662. Templat:CROSBI. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 4 August 2012. Diakses tanggal 8 May 2019.

Daftar pustaka

  • Annamalai, E. (1992). "Chinese as a pluricentric language". Dalam Clyne, Michael G. (ed.). Pluricentric Languages: Differing Norms in Different Nations. Walter de Gruyter. hlm. 305–324. ISBN 978-3-11-012855-0.
  • Abd-el-Jawad, Hassan R.S. (1992). "Is Arabic a pluricentric language?". Dalam Clyne, Michael G. (ed.). Pluricentric Languages: Differing Norms in Different Nations. Contributions to the sociology of language 62. Berlin & New York: Mouton de Gruyter. hlm. 261–303. ISBN 3-11-012855-1.
  • Ammon, Ulrich (1995). Die deutsche Sprache in Deutschland, Österreich und der Schweiz: das Problem der nationalen Varietäten [German Language in Germany, Austria and Switzerland: The Problem of National Varieties] (dalam bahasa Jerman). Berlin & New York: Walter de Gruyter. hlm. 575. ISBN 3-11-014753-X. OCLC 33981055.
  • Blum, Daniel (2002). Sprache und Politik : Sprachpolitik und Sprachnationalismus in der Republik Indien und dem sozialistischen Jugoslawien (1945-1991) [Language and Policy: Language Policy and Linguistic Nationalism in the Republic of India and the Socialist Yugoslavia (1945-1991)]. Beiträge zur Südasienforschung ; vol. 192 (dalam bahasa Jerman). Würzburg: Ergon. hlm. 200. ISBN 3-89913-253-X. OCLC 51961066.
  • Clyne, Michael G., ed. (1992). Pluricentric Languages: Differing Norms in Different Nations. Contributions to the sociology of language 62. Berlin & New York: Mouton de Gruyter. ISBN 3-11-012855-1.
  • Clyne, Michael G.; & Kipp, Sandra. (1999). Pluricentric languages in an immigrant context: Spanish, Arabic and Chinese. Berlin: Mouton de Gruyter. ISBN 3-11-016577-5.
  • Daneš, František (1988). "Herausbildung und Reform von Standardsprachen" [Development and Reform of Standard Languages]. Dalam Ammon, Ulrich; Dittmar, Norbert; Mattheier, Klaus J (ed.). Sociolinguistics: An International Handbook of the Science of Language and Society II. Handbücher zur Sprach- und Kommunikationswissenschaft 3.2. Berlin & New York: Mouton de Gruyter. hlm. 1506–1516. ISBN 3-11-011645-6. OCLC 639109991.
  • Dua, Hans Raj (1992). "Hindi-Urdu as a pluricentric language". Dalam Clyne, Michael G (ed.). Pluricentric Languages: Differing Norms in Different Nations. Contributions to the sociology of language 62. Berlin & New York: Mouton de Gruyter. hlm. 381–400. ISBN 3-11-012855-1. OCLC 24668375.
  • Kloss, Heinz (1967). "'Abstand languages' and 'ausbau languages'". Anthropological Linguistics. 9 (7): 29–41. JSTOR 30029461.
  • Kordić, Snježana (2009). "Policentrični standardni jezik" [Polycentric Standard Language] (PDF). Dalam Badurina, Lada; Pranjković, Ivo; Silić, Josip (ed.). Jezični varijeteti i nacionalni identiteti (dalam bahasa Serbo-Kroasia). Zagreb: Disput. hlm. 83–108. ISBN 978-953-260-054-4. OCLC 437306433. SSRN 3438216. Templat:CROSBI. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 4 August 2012. Diakses tanggal 9 May 2018. (ÖNB).
  • Stewart, William A (1968) [1962]. "A Sociolinguistic Typology for Describing National Multilingualism". Dalam Fishman, Joshua A (ed.). Readings in the Sociology of Language. The Hague, Paris: Mouton. hlm. 531–545. doi:10.1515/9783110805376.531. ISBN 978-3-11-080537-6.

Bacaan lebih lanjut

  • Dollinger, Stefan (2019). The Pluricentricity Debate: On Austrian German and other Germanic Standard Varieties. London: Routledge. ISBN 978-0-429-63179-5.
  • Kircher, Ruth (2012). "How pluricentric is the French language? An investigation of attitudes towards Quebec French compared to European French". Journal of French Language Studies. 22 (3): 345–370. doi:10.1017/S0959269512000014. S2CID 143695569.
  • Louw, Robertus de (2016). "Is Dutch a pluricentric language with two centres of standardization? An overview of the differences between Netherlandic and Belgian Dutch from a Flemish perspective". Werkwinkel. 11 (1): 113–135. doi:10.1515/werk-2016-0006.

Pranala luar

  • Sikap Bahasa dan konsepsi bahasa dalam ragam bahasa plurisentris yang tidak mendominasi (oleh Rudolf Muhr)
  • Kelompok kerja internasional untuk Ragam Non-Dominan dari bahasa plurisentris
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Catatan
  3. Referensi
  4. Catatan kaki
  5. Daftar pustaka
  6. Bacaan lebih lanjut
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Bahasa Sunda

bahasa yang dituturkan di Indonesia

Bahasa Indonesia

bahasa resmi di Indonesia

Ragam bahasa nonbaku di Indonesia

ragam bahasa cakapan Indonesia yang diasosiasikan dengan kelompok tertentu

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026