Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bahasa Melayu Bilah–Panai

Bahasa Melayu Bilah–Panai adalah dialek bahasa Melayu yang dituturkan di bekas wilayah Kesultanan Bilah dan Kesultanan Panai yang saat ini secara administrasi terletak di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dialek ini memiliki sedikit perbedaan dengan dialek-dialek Melayu lainnya di pesisir Sumatera Timur di mana huruf [r] diucapkan secara sengau sehingga terdengar seperti bunyi [gh].

bahasa daerah di Indonesia
Diperbarui 7 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Melayu Bilah–Panai
Bahasa Melayu Bilah–Panai
Bahaso Melayu Bilah–Panai
Melayu Labuhanbatu
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
  •  Sumatera Utara
    • Kab. Labuhanbatu
EtnisMelayu Bilah
Melayu Panai
Penutur
513.000[1]
Rumpun bahasa
  • Austronesia
    • Melayu-Polinesia
      • Melayu-Polinesia Barat
        • Melayik
          • Melayu
            • Melayu Pesisir Timur Sumatera
              • Melayu Bilah–Panai
Tampilkan klasifikasi manual
    • Melayu Bilah–Panai
    Tampilkan klasifikasi otomatis
    Dialek
    Bilah
    Panai
    Sistem penulisan
    Latin
    Jawi
    Status resmi
    Diakui sebagai
    bahasa minoritas di
    Indonesia
    Kode bahasa
    ISO 639-3–
    GlottologTidak ada
    Lokasi penuturan
      Wilayah di mana varietas bahasa Melayu Sumatera Timur (termasuk bahasa Melayu Bilah–Panai) dituturkan oleh mayoritas penduduknya
      Wilayah di mana varietas bahasa Melayu Sumatera Timur (termasuk bahasa Melayu Bilah–Panai) dituturkan oleh minoritas penduduknya
    Peta bahasa lain
     Portal Bahasa
    L • B • PW   
    Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
    Tentang artikel
    Pemberitahuan
    Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
    Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

    {{PW Bahasa|importance=|class=}}


    Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

    05.18, Jumat, 24 April, 2026 (UTC) •
    hapus singgahan
    Sebanyak 1.609 artikel belum dinilai
    Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
    Cari artikel bahasa
    Cari artikel bahasa
     
    Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
     
    Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
    Artikel bahasa sembarang
    Halaman bahasa acak

    Bahasa Melayu Bilah–Panai adalah dialek bahasa Melayu yang dituturkan di bekas wilayah Kesultanan Bilah dan Kesultanan Panai yang saat ini secara administrasi terletak di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dialek ini memiliki sedikit perbedaan dengan dialek-dialek Melayu lainnya di pesisir Sumatera Timur di mana huruf [r] diucapkan secara sengau sehingga terdengar seperti bunyi [gh].

    Penggunaan

    Bahasa Melayu Bilah–Panai digunakan oleh sekitar 513.000 penutur yang berasal dari Kabupaten Labuhanbatu.[1] Penuturnya terbagi menjadi dua sub-suku, yaitu Melayu Bilah dan Melayu Panai.[2] Tidak banyak perbedaan di antara mereka, penyebutan tersebut hanya berdasarkan historis di wilayah mana mereka tinggal, misalnya suku Melayu Bilah merupakan penduduk yang mendiami wilayah bekas Kesultanan Bilah,[3] sedangkan suku Melayu Panai merupakan penduduk yang mendiami wilayah bekas Kesultanan Panai.[4] Secara bahasa dan budaya, pada dasarnya mereka identik, bahkan hampir tidak bisa dibedakan.

    Tidak hanya digunakan oleh suku Melayu, bahasa ini juga merupakan basantara bagi masyarakat yang multietnis di Labuhanbatu, seperti masyarakat etnis Jawa yang merupakan mayoritas, kemudian Batak, terutama Toba dan Angkola–Mandailing, serta Minangkabau dan etnis-etnis lainnya.[5] Namun, dari tahun ke tahun, penggunaan bahasa ini terus menurun, digantikan oleh bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari yang lebih umum digunakan. Kebanyakan penutur bahasa Melayu Bilah–Panai saat ini hanya terdapat di wilayah pesisir yang dihuni oleh suku Melayu.[6]

    Dialek

    Secara umum, bahasa Melayu Labuhanbatu dapat dibedakan menjadi dua dialek, yaitu dialek Bilah dan dialek Panai.

    Dialek Bilah

    Dialek Bilah dituturkan di kecamatan Pangkatan, Bilah Hulu, Bilah Barat, dan Rantau Prapat. Wilayah persebarannya berada di sekitar aliran Sungai Bilah. Di Rantau Prapat yang merupakan ibu kota kabupaten, bahasa yang digunakan lebih beragam, bahasa-bahasa lain juga turut digunakan, seperti bahasa Indonesia, Angkola–Mandailing, Toba, dan Jawa. Hal ini turut serta memengaruhi bahasa Melayu yang digunakan di sana lebih beragam dalam perbendaharaan kata melalui serapan dari bahasa-bahasa lainnya.[7]

    Dialek Panai

    Dialek Panai dituturkan di kecamatan Panai Hilir, Panai Hulu, Panai Tengah, dan Bilah Hilir. Penduduk yang mendiami 4 kecamatan tersebut berjumlah 181.302 jiwa, dengan persentase sebesar 36,70% dari jumlah penduduk Kabupaten Labuhanbatu (Badan Pusat Statistik Kabupaten Labuhanbatu, 2023). Wilayah persebarannya berada di sekitarnya aliran Sungai Barumun.[8]

    Tradisi sastra lisan

    Berikut ini beberapa sastra lisan dalam bahasa Melayu Bilah–Panai:[9]

    • Pilandok Takial-kial
    • Aji Kahar
    • Sikantan
    • Ikan Teghubok
    • Raja Sulung
    • Tengku Raden
    • Asal Muasal Labuhanbatu
    • Asal Muasal Kotapinang

    Kosakata

    Glosa Bahasa Melayu Bilah–Panai Ref.
    ada ado [10]
    tidak indak
    dari daghi
    kira kigha
    lihat tengok
    umur umugh
    ayah ayah
    ibu amak

    Lihat juga

    • Bahasa Melayu Kualuh
    • Bahasa Melayu Batubara

    Referensi

    1. 1 2 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 15 Juni 2025.
    2. ↑ Aiyub (1999). Struktur Bahasa Melayu Dialek Panai. Jakarta, Indonesia: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. ISBN 979-459-978-6. Diakses tanggal 15 Juni 2025.
    3. ↑ Ansari, Sabda Firmansyah; An-Nadwi, Sori Monang; Batubara, Abdul Karim (2022). "Sejarah Kesultanan Bilah pada Masa Kolonial Belanda, 1865–1942". Warisan: Journal of History and Culture Heritage. 3 (1). Medan, Indonesia: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. doi:10.34007/warisan.v3i1.1215. ISSN 2746-3265. Diakses tanggal 16 Juni 2025.
    4. ↑ Ansari, Zuldi; An-Nadwi, Sori Monang (2024). "Dinamika Kesultanan Panai Tahun 1862–1946". Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah. 2 (3). Medan, Indonesia: Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. doi:10.59059/mutiara.v2i2.1194. ISSN 2988-3148. Diakses tanggal 15 Juni 2025.
    5. ↑ Lubis, Aswadi; Hadamaean, Barkah; Amran, Ali; Siregar, Budi Gautama (2023). "Pemberdayaan Potensi Adat dan Budaya Dalam Meningkatkan Kehidupan Moderasi Beragama". Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman. 9 (2). Padangsidimpuan, Indonesia: IAIN Padangsidimpuan. doi:10.24952/tazkir.v9i2.. ISSN 2442-7004. Diakses tanggal 18 June 2025.
    6. ↑ "Bahasa Minoritas di Kabupaten Labuhanbatu". simadanews.com. Simada News. 13 Juli 2025. Diakses tanggal 10 September 2025.
    7. ↑ "Bahasa Yang Jadi Minoritas Di Kabupaten Labuhanbatu". www.intennews.com. Inten News. 12 Juli 2025. Diakses tanggal 10 September 2025.
    8. ↑ Dar, Muhammad Halmi; Hasibuan, Mila Nirmala Sari; Nasution, Fitri Aini (2023). "Penerapan Natural Language Processing dalam Pembuatan Aplikasi Penerjemah Bahasa Melayu Dialek Panai – Bahasa Indonesia". Jurnal Informatika. 11 (3). Labuhanbatu, Indonesia: Manajemen Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Labuhanbatu. doi:10.36987/informatika.v11i3.5887. ISSN 2615-1855. Diakses tanggal 18 Juni 2025.
    9. ↑ Tim Bahasa Balai Bahasa Sumatera Utara (2016). Bungai Rampai Cerita rakyat Labuhanbatu - Terjemahan dalam Tiga Bahasa: Melayu, Indonesia dan Inggris. Medan. ISBN 978-602-9172-23-2. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    10. ↑ Syarfina, Tengku; Nasution, Chairani (2024). Nasution, Fina Mardiana (ed.). Kamus Melayu Bilah Panai – Inggris – Indonesia. Medan, Indonesia: CV Kencana Emas Sejahtera.

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Penggunaan
    2. Dialek
    3. Dialek Bilah
    4. Dialek Panai
    5. Tradisi sastra lisan
    6. Kosakata
    7. Lihat juga
    8. Referensi

    Artikel Terkait

    Bahasa Indonesia

    bahasa resmi di Indonesia

    Penataan daerah di Indonesia

    artikel daftar Wikimedia

    Bahasa di Indonesia

    artikel daftar Wikimedia

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026