Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bahasa Bali Aga

Bahasa Bali Aga/Mula atau Dialek Bali Aga/Mula merupakan sebuah dialek bahasa Bali yang dituturkan oleh masyarakat suku Bali Aga/Mula yang berada di daerah pegunungan, terutama pegunungan Kintamani, Bangli, Buleleng, dan Karangasem, serta indikasi penuturan di Nusa Penida, Klungkung. Karena mayoritas penuturnya berada di dataran tinggi Bali maka dialek ini juga bisa disebut sebagai dialek dataran tinggi.

dialek bahasa Bali
Diperbarui 12 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Bali Aga
Bahasa Bali Aga/Mula
ᬩᬲ​ᬩᬮᬶ​ᬅᬕ
Basa Bali Aga
dialek dataran tinggi
Dituturkan diIndonesia
WilayahBali
  • Bangli
  • Buleleng
  • Karangasem
  • Klungkung[1]
EtnisBali Aga/Mula
Penutur
63.000
Rumpun bahasa
  • Austronesia
    • Melayu-Polinesia
      • Bali-Sasak-Sumbawa
        • Bali[2]
          • Bahasa Bali Aga/Mula
            ᬩᬲ​ᬩᬮᬶ​ᬅᬕ
            Basa Bali Aga
Tampilkan klasifikasi manual
  • bahasa manusia
    • Austro-Tai
      • Austronesia
        • Melayu-Polinesia
          • Melayu-Polinesia Inti
            • Melayu-Sumbawa
              • bahasa Bali Suntingan nilai di Wikidata
                • Bahasa Bali Aga/Mula
                  ᬩᬲ​ᬩᬮᬶ​ᬅᬕ
                  Basa Bali Aga
    Tampilkan klasifikasi otomatis
    Dialek
    Sub-dialek meliputi:
    • Sembiran[1]
    • Nusa Penida (masih diperdebatkan)[3]
    Sistem penulisan
    • Aksara Bali
    • Alfabet Latin
    Kode bahasa
    ISO 639-3–
    Glottologhigh1274[4]
    Informasi penggunaan templat
    Status pemertahanan
    Punah

    EXSingkatan dari Extinct (Punah)
    Terancam

    CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
    SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
    DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
    VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
    Aman

    NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
    Bahasa Bali Aga/Mula
    ᬩᬲ​ᬩᬮᬶ​ᬅᬕ
    Basa Bali Aga
    belum diklasifikasikan dalam tingkatan manapun pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
    Referensi: [5][6]

    Informasi penggunaan templat turunan
    Sampel
    Pranala luar berkas tidak valid? (Diskusikan) Sunting pranala berkas eksternal ini
    Logo YouTube
    Video sampel dari media eksternal untuk bahasa Bali Aga/Mula
    ᬩᬲ​ᬩᬮᬶ​ᬅᬕ
    Basa Bali Aga

    "Bahasa Bali Aga (Desa Sukawana Kintamani)" di YouTube
    (Video lainnya)
    Informasi berkas Video yang lain 
    Seorang pria yang berbicara mengunakan Bahasa Bali Aga/Mula, direkam di Kintamani.
    Lokasi penuturan
    Peta persebaran rumpun bahasa Bali dataran tinggi
    ProyekWiki Bahasa | Wikipedia | Kode sumber
        Cara menggunakan templat ini Sunting peta ini
    Perkiraan lokasi penuturan Bahasa Bali Aga
    Peta bahasa lain
    Koordinat: 8°13′44.4000″S 115°20′49.2000″E / 8.229000000°S 115.347000000°E / -8.229000000; 115.347000000 Sunting di Wikidata
     Portal Bahasa
    L • B • PW   
    Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
    Tentang artikel
    Pemberitahuan
    Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
    Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

    {{PW Bahasa|importance=|class=}}


    Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

    10.34, Kamis, 23 April, 2026 (UTC) •
    hapus singgahan
    Sebanyak 1.609 artikel belum dinilai
    Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
    Cari artikel bahasa
    Cari artikel bahasa
     
    Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
     
    Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
    Artikel bahasa sembarang
    Halaman bahasa acak

    Bahasa Bali Aga/Mula (bahasa Bali: ᬩᬲ​ᬩᬮᬶ​ᬅᬕcode: ban is deprecated , translit. Basa Bali Aga) atau Dialek Bali Aga/Mula (disingkat sebagai DBA) merupakan sebuah dialek bahasa Bali yang dituturkan oleh masyarakat suku Bali Aga/Mula yang berada di daerah pegunungan, terutama pegunungan Kintamani, Bangli, Buleleng, dan Karangasem, serta indikasi penuturan di Nusa Penida, Klungkung. Karena mayoritas penuturnya berada di dataran tinggi Bali maka dialek ini juga bisa disebut sebagai dialek dataran tinggi.[1]

    Menurut Bawa (1983), dialek Bali Aga bersama dengan dialek Bali Daratan (disingkat DBD) merupakan dua dialek utama dalam bahasa Bali. Perbedaan kedua dialek ini terletak pada variasi kosakata, fonologi, dan tingkatan kebahasaan. Pada dialek Bali Aga, tingkatan kebahasaan (dalam artian 'bahasa halus' dengan 'bahasa kasar') hanya berupa bentuk bahasa kasar saja, sementara dialek daratan mengenal bentuk halus dan kasar.[1][7]

    Terdapat sebuah sub-dialek dari Bali Aga yang juga dikenal sebagai Bahasa Bali Sembiran atau Bahasa Bali Kapara yang termasuk dalam kelompok timur, dituturkan di Desa Sembiran, yakni sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, sub-dialek ini dituturkan oleh kurang lebih 4.883 jiwa penutur yang mendiami wilayah desa tersebut.[1] Dialek lain bahasa Bali yang dituturkan di wilayah Nusa Penida dan sekitarnya, yakni bahasa Bali Nusa Penida (atau disebut juga sebagai basa Nosa atau dialek NP), seringkali digolongkan menjadi sub-dialek dari dialek Bali Aga. Hal ini dikarenakan dialek NP memiliki persamaan ciri kebahasaan dengan dialek Bali Aga yang oleh Jendra, dkk (1997).[3]

    Klasifikasi

    Dialek Bali Aga merupakan sebuah dialek dari Bahasa Bali yang sendirinya termasuk dalam cabang Melayu-Polinesia dari rumpun bahasa Austronesia. Dalam rumpun Melayu-Polinesia, bahasa Bali berada di sub-cabang Bali-Sasak-Sumbawa.[8]

    Dialek lain bahasa Bali yang dituturkan di wilayah Nusa Penida dan sekitarnya, yakni bahasa Bali Nusa Penida (atau disebut juga sebagai basa Nosa atau dialek NP), seringkali digolongkan menjadi sub-dialek dari dialek Bali Aga. Hal ini dikarenakan dialek NP memiliki persamaan ciri kebahasaan dengan dialek Bali Aga yang oleh Jendra, dkk. (1997) dijabarkan sebagai berikut:[3]

    • Distribusi fonem /h/ pada awal dan tengah kata;
    • Masih ditemukannya akhiran /-ñə/ dan /-cə/ yang merupakan alofoni morfem dari akhiran /-ə/;
    • Intonasi pembicaraan penutur cenderung memiliki tempo yang cepat dan tekanan yang lebih keras;
    • Kosakata dalam dialek Nusa Penida memiliki kemiripan dengan kosakata yang ada di dialek Aga dan sub-dialeknya yang lain.

    Meskipun demikian, terdapat perbedaan lain yang cukup mencolok antara kedua dialek, yakni hilangnya atau berkurangnya distribusi fonem /a/ pada posisi akhir kata.[3]

    Tata bahasa

    Berikut ini perbandingan beberapa cara pengucapan kata dalam dialek Bali Aga dan Bali standar:

    Pengucapan Bali Aga Pengucapan Bali standar Glosa
    suba subé sudah
    keta keté begitu
    lima limé lima
    dua dué dua
    onya onyé semua
    apa apé apa
    baca bacé baca
    dina diné hari
    nyama nyamé saudara

    Pengucapan Bali Aga yang masih mengucapkan a sebagai 'a' sementara Bali standar mengucapkan a sebagai schwa (ə) é membuat dialek ini lebih mirip dengan bahasa Melayu/Indonesia.

    Persebaran

    Dalam Bawa (1983:394), dialek Bali Aga (DBA) dikelompokkan menjadi tiga daerah penuturan utama, yakni wilayah timur, utara, serta barat yang dirinci sebagai berikut:[7]

    • Wilayah timur Pulau Bali yang meliputi Kabupaten Karangasem, Kecamatan Kintamani (atau di sekitaran Danau Batur), Kabupaten Klungkung, sebagian Buleleng Timur, serta Nusa Penida;
    • Wilayah pegunungan Badung Utara;
    • Wilayah barat Pulau Bali, yang meliputi wilayah kecamatan Pupuan, Penebel (tepatnya di desa Wongaya Gede), dan sebagian wilayah Buleleng Barat (tepatnya di desa Bantiran, Sepang, dan Padawa).

    Sub-dialek Desa Sembiran (disebut juga dialek Agas Sembiran atau DBAS) termasuk dalam kelompok timur yang dituturkan oleh kurang lebih 4.883 penutur yang mendiami wilayah desa tersebut.[1]

    Referensi

    1. 1 2 3 4 5 6 Putu Evi Wahyu Citrawati; Wayan Teguh; Putu N. Widarsini; Gede Eka Wahyu (September 2019). "Morfologi Bahasa Bali Aga Dialek Sembiran, di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng". Linguistika. 26 (2). Universitas Udayana. ISSN 0854-9613.
    2. ↑ Adelaar, K. Alexander (2005). "The Austronesian languages of Asia and Madagascar: a historical perspective". Dalam Adelaar, K. Alexander; Himmelmann, Nikolaus (ed.). The Austronesian languages of Asia and Madagascar. London: Routledge. hlm. 1–42.
    3. 1 2 3 4 I Ketut Serawan (17 May 2020). ""Basa Nosa", Bahasa Bali Dialek Nusa Penida yang Mirip Dialek Bali Aga?".
    4. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Bahasa Bali Aga/Mula
      ᬩᬲ​ᬩᬮᬶ​ᬅᬕ
      Basa Bali Aga
      ". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History.
      ; ; ;
    5. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
    6. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
    7. 1 2 Bawa, I Wayan, dkk. (1983). "Bahasa Bali di Daerah Bali: Sebuah Pemerian Geografi Dialek". Jakarta: Disertasi Fakultas Sastra UI. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
    8. ↑ Adelaar, K. Alexander (2005). "The Austronesian languages of Asia and Madagascar: a historical perspective". Dalam Adelaar, K. Alexander; Himmelmann, Nikolaus (ed.). The Austronesian languages of Asia and Madagascar. London: Routledge. hlm. 1–42.

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Klasifikasi
    2. Tata bahasa
    3. Persebaran
    4. Referensi

    Artikel Terkait

    Bahasa Bali

    bahasa Melayu-Polinesia yang dituturkan di pulau Bali

    Bali

    provinsi di Kepulauan Nusa Tenggara, Indonesia

    Bahasa Betawi

    bahasa kreol pulau Jawa yang dituturkan di wilayah Jakarta Raya

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026