Asparagus adalah genus tumbuhan berbunga dalam famili Asparagaceae, subfamili Asparagoideae. Genus ini terdiri dari hingga 300 spesies tumbuhan. Sebagian besar anggotanya adalah tumbuhan tahunan yang berumur panjang dan selalu hijau serta tumbuh dari tumbuhan bawah sebagai liana, semak, atau tumbuhan merambat. Spesies yang paling terkenal adalah Asparagus officinalis yang dapat dimakan. Ada pula anggota genus lainnya yang dijadikan sebagai tanaman hias seperti Asparagus setaceus dan Asparagus densiflorus.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Asparagus | |
|---|---|
| Asparagus setaceus | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Monokotil |
| Ordo: | Asparagales |
| Famili: | Asparagaceae |
| Subfamili: | Asparagoideae |
| Genus: | Asparagus L. |
| Spesies | |
|
Lihat teks | |
| Sinonim[1] | |
| |
Asparagus adalah genus tumbuhan berbunga dalam famili Asparagaceae, subfamili Asparagoideae.[2] Genus ini terdiri dari hingga 300 spesies tumbuhan. Sebagian besar anggotanya adalah tumbuhan tahunan yang berumur panjang dan selalu hijau serta tumbuh dari tumbuhan bawah sebagai liana, semak, atau tumbuhan merambat. Spesies yang paling terkenal adalah Asparagus officinalis (Asparagus biasa, biasa disebut asparagus saja) yang dapat dimakan. Ada pula anggota genus lainnya yang dijadikan sebagai tanaman hias seperti Asparagus setaceus (Asparagus hias) dan Asparagus densiflorus (Ekor tupai).
Asparagus (Asparagus officinalis) adalah sayuran rendah kalori yang kaya akan nutrisi penting bagi kesehatan. Dalam 100 gram asparagus mentah, terdapat sekitar 20 kalori, 2,2 gram protein, 0,1 gram lemak, dan 3,9 gram karbohidrat, termasuk 2,1 gram serat. Sayuran ini juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, dan kalium. Kandungan serat yang tinggi dalam asparagus membantu kesehatan pencernaan, sementara vitamin K penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. Folat berperan dalam pembentukan DNA dan sangat penting bagi ibu hamil untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin. Selain itu, kandungan antioksidan seperti vitamin A dan C membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.[4]