Asparagus densiflorus, pakis ekor tupai, pakis asparagus, atau pakis buntut rubah, adalah tanaman tahunan hijau abadi, berkerabat dekat dengan sayuran asparagus. Tanaman ini endemik dari Afrika bagian selatan, dari Mozambik hingga Afrika Selatan, tetapi dibudidayakan secara luas.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Asparagus densiflorus, pakis ekor tupai, pakis asparagus, atau pakis buntut rubah, adalah tanaman tahunan hijau abadi, berkerabat dekat dengan sayuran asparagus. Tanaman ini endemik dari Afrika bagian selatan, dari Mozambik hingga Afrika Selatan, tetapi dibudidayakan secara luas.
| Ekor tupai | |
|---|---|
| 'Myersii' adalah salah satu jenis bentuk budidaya kultivar. | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Monokotil |
| Ordo: | Asparagales |
| Famili: | Asparagaceae |
| Subfamili: | Asparagoideae |
| Genus: | Asparagus |
| Spesies: | A. densiflorus |
| Nama binomial | |
| Asparagus densiflorus (Kunth) Jessop | |
| Sinonim[1] | |
| |
Karena tidak dapat mentolerir keadaan beku, di daerah beriklim sedang, A.densiflorus biasanya ditanam di bawah kaca. Banyak kultivar telah dikembangkan, di antaranya bentuk kompak 'Myersii' telah mendapatkan Penghargaan Royal Horticultural Society of Garden Merit. Gumpalan dedaunannya yang lebat setinggi 50 cm sangat dihargai dalam merangkai bunga.