Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Apel Manalagi

Apel Manalagi atau di Indonesia dikenal sebagai Apel Malang atau Apel Batu, adalah spesies buah berupa apel liar dari genus Malus. Nama ilmiahnya berarti "Apel Hutan" karena sering tumbuh secara liar di hutan dengan ketinggian atau iklim tertentu dan pohonnya memiliki duri yang lumayan tajam.

Spesies apel
Diperbarui 18 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Apel Manalagi

Apel Manalagi
Status konservasi

Data Kurang  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Rosales
Famili: Rosaceae
Genus: Malus
Spesies:
M. sylvestris
Nama binomial
Malus sylvestris
Mill.

Apel Manalagi (Malus sylvestris) atau di Indonesia dikenal sebagai Apel Malang atau Apel Batu,[2] adalah spesies buah berupa apel liar dari genus Malus. Nama ilmiahnya berarti "Apel Hutan" karena sering tumbuh secara liar di hutan dengan ketinggian atau iklim tertentu dan pohonnya memiliki duri yang lumayan tajam.

Deskripsi

Apel Manalagi memiliki mahkota bunga yang melebar dan sering kali terlihat seperti tumbuhan berupa semak dibanding pohon. Tumbuhan apel ini dapat hidup 80-100 tahun dan tumbuh setinggi 10 m dengan diameter batang 23–45 cm.[3] Bunganya memiliki organ kelamin hermafrodit dan diserbuki oleh serangga.[4]

Hubungan dengan apel biasa

Di masa lalu M. sylvestris dianggap leluhur terpenting dari apel biasa yang sekarang lebih umum dibudidayakan (M. domestica), yang sejak itu telah terbukti berasal dari spesies Asia tengah M. sieversii.[5] Namun analisis DNA lain baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa M. sylvestris telah memberikan kontribusi yang signifikan pada genom.[6]

Penelitian ini menemukan bahwa hasil persilangan sekunder dari spesies lain dari apel-apelan membentuk genom M. domestica, dengan M. sylvestris menjadi penyumbang persilangan sekunder terbesar. Ditemukan juga bahwa populasi M. domestica saat ini lebih dekat hubungannya dengan M. sylvestris daripada M. sieversii . Namun, pada galur M. domestica yang lebih murni, leluhur M. sieversii masih mendominasi.

Budidaya di Indonesia

Apel Manalagi menjadi salah satu andalan perkebunan di Malang Raya, Jawa Timur.[7] Apel ini dibawa oleh orang-orang Belanda dari Australia dan Asia Tengah pada tahun 1930-an dan perkebunan apel lebih berkembang pesat di dataran tinggi Jawa Timur khususnya Malang Raya karena iklim yang lebih sejuk dan kering dibanding dengan rata-rata iklim Indonesia yang hangat dan lembap.[8] Di perkebunan daerah Malang, Apel Malang tidak hanya di perjual belikan dalam bentuk buahnya saja. Namun, juga diperjualbelikan dalam bentuk cuka apel, olahan jus, keripik apel, atau sajian pelengkap untuk makan penutup.

Hama

Daun apel menjadi makanan bagi ulat spesies ngengat berbintik kembar (Smerinthus jamaicensis) dan mungkin ngengat hawthorn (Scythropia crataegella).[9]

Galeri

  • Pohon Apel Manalagi
    Pohon Apel Manalagi
  • Bunga Apel Manalagi Taman Botani KIT, Karlsruhe, Jerman
    Bunga Apel Manalagi Taman Botani KIT, Karlsruhe, Jerman
  • Pohon apel di Belgium
    Pohon apel di Belgium
  • Bunga merah muda
    Bunga merah muda
  • Tanaman yang berbuah
    Tanaman yang berbuah
  • Apel dan Daun (Michigan, Amerika Serikat)
    Apel dan Daun (Michigan, Amerika Serikat)
  • Apel yang masih mentah
    Apel yang masih mentah

Referensi

  1. ↑ IUCN Detail 172170
  2. ↑ "Ini dia Lima Jenis Apel Khas Malang". Tabloid Sinar Tani. Diakses tanggal 2019-08-15.
  3. ↑ Stephan, B.R.; Wagner, I.; Kleinschmit, J. (2003), Wild apple and pear - Malus sylvestris/Pyrus pyraster: Technical guidelines of genetic conservation and use (PDF), European Forest Genetic Resources Programme, diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-10-20, diakses tanggal 2019-08-15 ;
  4. ↑ Schnitzler, Annik; Arnold, Claire; Cornille, Amandine; Bachmann, Olivier; Schnitzler, Christophe (2014-05-14). "Wild European Apple (Malus sylvestris (L.) Mill.) Population Dynamics: Insight from Genetics and Ecology in the Rhine Valley. Priorities for a Future Conservation Programme". PLoS ONE (dalam bahasa American English). 9 (5). doi:10.1371/journal.pone.0096596. ISSN 1932-6203. PMC 4020776. PMID 24827575. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  5. ↑ Velasco R., Zharkikh A., Affourtit J. et al., The genome of the domesticated apple (Malus × domestica Borkh.) Nature Genetics, 2010, 42, 10, 833
  6. ↑ Coart, E., Van Glabeke, S., De Loose, M., Larsen, A.S., Roldán-Ruiz, I. 2006. Chloroplast diversity in the genus Malus: new insights into the relationship between the European wild apple (Malus sylvestris (L.) Mill.) and the domesticated apple (Malus domestica Borkh.). Mol. Ecol. 15(8): 2171-82.
  7. ↑ Mega, Sophia (2015-12-16). "Apel dan Malang Tempo Doeloe". Ngalam.co. Diakses tanggal 2019-08-15.
  8. ↑ Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (2014-10-3). "Sejarah Perkembangan Apel di Indonesia". Balitjestro. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-11-29. Diakses tanggal 2019-8-15. ;
  9. ↑ "How to minimize the threat of apple and pear pests". www.adama.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-08-15.

Sumber

  • M.H.A. Hoffman, List of names of woody plants, Applied Plant Research, Boskoop 2005.
  • RHS dictionary of gardening, 1992

Pranala luar

  • Profil Tanaman USDA untuk Malus sylvestris
  • Pengobatan Jepson Manual (JM93) untuk spesies yang diperkenalkan Malus sylvestris di California.
  • Topwalks.net: Tanaman Spanyol, Malus sylvestris Diarsipkan 2012-02-10 di Wayback Machine.
  • Malus sylvestris CalPhotos Photo Database, University of California, Berkeley
  • Halaman spesies EUFORGEN: Malus sylvestris . Informasi, distribusi, dan sumber daya terkait.
Pengidentifikasi takson
Malus sylvestris
  • Wikidata: Q47161
  • Wikispecies: Malus sylvestris
  • APDB: 84229
  • APNI: 59657
  • BioLib: 39554
  • BOLD: 254410
  • CoL: 3XQYH
  • Ecocrop: 1410
  • eFloraSA: Malus_sylvestris
  • EoL: 633316
  • EPPO: MABSY
  • EUNIS: 179369
  • FNA: 220008082
  • GBIF: 3001509
  • GRIN: 23279
  • iNaturalist: 61223
  • IPA: 11689
  • IPNI: 726415-1
  • ITIS: 25264
  • IUCN: 172170
  • NatureServe: 2.154768
  • NBN: NHMSYS0000460572
  • NCBI: 3752
  • NZOR: a0ef3d5f-4875-4b76-8e41-8a996f7099b1
  • Observation.org: 7031
  • Open Tree of Life: 731565
  • PalDat: Malus_sylvestris
  • PFI: 2174
  • Plant List: rjp-71
  • PLANTS: MASY2
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:726415-1
  • RHS: 42329
  • Tropicos: 27800987
  • VASCAN: 20143
  • VicFlora: 4106a250-3d0c-4782-8cc6-1bf7ea3e2b42
  • WFO: wfo-0001016475
Pyrus malus var. sylvestris
  • Wikidata: Q95917053
  • GBIF: 5363037
  • IPNI: 324753-2
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:324753-2
  • WFO: wfo-0000984072
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Republik Ceko
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi
  2. Hubungan dengan apel biasa
  3. Budidaya di Indonesia
  4. Hama
  5. Galeri
  6. Referensi
  7. Sumber
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Apel

buah dari pohon apel

Pipit apel

spesies burung

Sawo duren

sawo-sawoan (Sapotaceae). Buah ini juga dikenal dengan nama sawo apel, sawo ijo atau apel ijo (Jw.), sabo susu (Sas.), sawo hejo (Sd.), sawo kadu (Banten)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026