Anbasah bin Suhaim al-Kalbi adalah gubernur al-Andalus pada masa Kekhalifahan Umayyah yang berasal dari kabilah Bani Kalb di Suriah. Silsilahnya adalah Anbasah bin Suhaim bin Manjas bin Madz'ur bin Manjas bin Hudzaim bin Adi bin Janab bin Hubal bin Abdullah bin Kinanah bin Bakr bin Auf bin Udzrah bin Zaid al-Lat bin Rufaidah bin Tsaur bin Kalb al-Kalbi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Anbasah bin Suhaim al-Kalbi | |
|---|---|
| Wali al-Andalus | |
| Masa jabatan 721–725 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Suriah |
| Meninggal | Desember 725 |
| Hubungan | Bani Kalb (suku) |
| Orang tua | Suhaim bin Manjas al-Kalbi |
| Karier militer | |
| Pertempuran/perang | Penaklukan Islam di Prancis |
Anbasah bin Suhaim al-Kalbi (bahasa Arab: عنبسة بن سحيم الكلبيcode: ar is deprecated )[1] adalah gubernur al-Andalus pada masa Kekhalifahan Umayyah yang berasal dari kabilah Bani Kalb di Suriah.[2][3] Silsilahnya adalah Anbasah bin Suhaim bin Manjas bin Madz'ur bin Manjas bin Hudzaim bin Adi bin Janab[3] bin Hubal bin Abdullah bin Kinanah bin Bakr bin Auf bin Udzrah bin Zaid al-Lat bin Rufaidah bin Tsaur bin Kalb al-Kalbi.[2]
Anbasah diangkat sebagai gubernur al-Andalus oleh Yazid bin Abi Muslim, gubernur Ifriqiyah, dan mulai menjabat pada bulan Safar 103 H (721 M).[4] Ia diangkat untuk menggantikan Abdurrahman al-Ghafiqi, pengganti sementara as-Samh bin Malik al-Khaulani yang terbunuh dalam Pertempuran Toulouse.[4]
Selama menjabat, Anbasah memimpin Penaklukan Prancis dengan 70% wilayah Prancis berada dalam kekuasaannya. Di antara kota-kota yang ditaklukkan oleh Anbasah adalah kota Sens dan kota Carcassonne.[5] Anbasah terus memimpin penaklukan hingga ia terluka dalam salah satu pertempurannya. Ia kemudian meninggal dalam perjalanan pulang menuju al-Andalus pada bulan Sya'ban 107 H (Desember 725 M).[5] Masyarakat al-Andalus kemudian mengangkat Udzrah bin Abdullah al-Fihri sebagai penggantinya.[6]