Amar Osim adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola profesional asal Bosnia dan Herzegovina. Dia dianggap sebagai salah satu pelatih sepak bola Bosnia paling sukses.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

|
Osim sebagai pelatih Željezničar pada 2019 | |||
| Informasi pribadi | |||
|---|---|---|---|
| Tanggal lahir | 18 Juli 1967 | ||
| Tempat lahir | Sarajevo, RFS Yugoslavia | ||
| Tinggi | 1,95 m (6 ft 5 in) | ||
| Posisi bermain | Gelandang | ||
| Karier junior | |||
| 000–1986 | Željezničar | ||
| Karier senior* | |||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) |
| 1986–1991 | Željezničar | 52 | (6) |
| 1991–1992 | Saint-Dié | ||
| 1992–1996 | Strasbourg | ||
| 1996–1997 | Željezničar | 7 | (1) |
| Kepelatihan | |||
| 2001–2003 | Željezničar | ||
| 2006–2007 | JEF United Chiba | ||
| 2009–2013 | Željezničar | ||
| 2014–2016 | Al Kharitiyat | ||
| 2018–2021 | Željezničar | ||
| 2022 | Velež Mostar | ||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | |||
Amar Osim (lahir 18 Juli 1967) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola profesional asal Bosnia dan Herzegovina. Dia dianggap sebagai salah satu pelatih sepak bola Bosnia paling sukses.[1]
Osim adalah pemain sepak bola yang berbakat pada masa remajanya. Namun, dia tidak benar-benar menyalurkan bakatnya setelah dipanggil masuk ke tim utama Željezničar. Selain membela Željezničar, Osim juga pernah bermain di Prancis bersama Saint-Dié dan Strasbourg. Dia mengakhiri kariernya saat kembali bermain untuk Željezničar pada tahun 1997.
Setelah pensiun, Osim memutuskan tetap berkecimpung di dunia sepak bola dengan menjadi seorang pelatih. Dia merupakan pelatih tersukses dalam sejarah Željezničar, dengan torehan lima gelar Liga Utama Bosnia, empat Piala Bosnia, dan satu Piala Super Bosnia selama tiga periode kepelatihannya di klub tersebut.[2] Osim juga memenangkan Piala J.League bersama klub Jepang, JEF United Chiba, pada tahun 2006. Dia juga sempat menangani klub Qatar, Al Kharaitiyat, meski dengan hasil yang kurang memuaskan. Pada tahun 2022, Osim sempat menangani Velež Mostar untuk waktu singkat.
Lahir dan dibesarkan di Sarajevo, Osim memulai karier sepak bolanya di klub kampung halamannya, Željezničar. Setelah bermain di tim junior, dia masuk ke skuad senior pada tahun 1986. Pada tahun 1991, dia hijrah ke Prancis untuk bermain di klub divisi bawah, Saint-Dié dan Strasbourg. Pada tahun 1996, dia kembali ke tanah kelahirannya. Osim bermain satu musim lagi untuk Željezničar sebelum pensiun.
Meskipun seorang pemain berbakat dengan keterampilan teknis yang baik, Amar tidak pernah mampu menyamai kesuksesan maupun ketenaran karier bermain ayahnya, Ivica Osim.
Karier kepelatihan Osim dimulai di tim muda Željezničar yang dia bawa meraih kesuksesan di kompetisi domestik. Setelah Dino Đurbuzović diberhentikan pada musim semi 2001, pihak klub mengangkatnya menjadi pelatih tim utama.
Osim langsung membawa klub menjuarai Liga Utama Bosnia dua musim berturut-turut pada 2001 dan 2002, serta menjadi runner-up pada 2003.
Pada Agustus 2002, Osim membawa Željezničar hingga ke babak kualifikasi ketiga Liga Champions UEFA 2002–03, di mana klub kalah agregat 5–0 dari klub Liga Utama Inggris, Newcastle United. Pencapaian itu hingga kini menjadi hasil terbaik klub dalam kompetisi Eropa pascaperang.
Osim juga memenangkan dua gelar Piala Bosnia pada 2001 dan 2003, serta menjadi finalis pada 2002. Dia turut meraih Piala Super Bosnia pada 2001, setelah mencatatkan “double” pada tahun tersebut. Pada 2002, dia dianugerahi gelar Pelatih Terbaik Bosnia dan Herzegovina.
Namun, pada awal musim 2003–04, Osim diberhentikan karena hasil yang buruk.
Ayahnya, Ivica Osim, kemudian mengundangnya ke Jepang untuk menjadi asisten pelatih di JEF United Chiba. Setelah Ivica ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional Jepang, Amar dipromosikan.
Amar membawa JEF United meraih gelar Piala J.League pada 2006. Namun, setelah performa buruk di musim 2007, di mana JEF United finis di peringkat ke-13 J1 League, dia diberhentikan.
Setelah masa tugasnya di Jepang berakhir, Osim kembali ke kota kelahirannya dan pada Juni 2009, kembali melatih Željezničar untuk periode keduanya sebagai pelatih klub.
Pada musim pertamanya, Osim langsung membawa klub menjuarai liga dan menjadi runner-up di Piala Bosnia. Musim berikutnya, dia meraih gelar Piala Bosnia, meski gagal mempertahankan gelar liga setelah kalah pada putaran terakhir musim dan finis di posisi ketiga. Pada 2012, dia kembali meraih gelar liga dengan tiga pertandingan tersisa, memecahkan banyak rekor sepanjang jalan, serta mempertahankan gelar Piala Bosnia, sehingga “double” kembali ke Željezničar setelah sebelas tahun.
Osim meninggalkan kursi pelatih klub pada September 2013 dan menjadi direktur olahraga baru. Pada Desember 2014, dia mengundurkan diri dari jabatan tersebut dan meninggalkan Željezničar.
Selama di klub, Osim meraih banyak penghargaan individu atas kesuksesannya bersama Željezničar, termasuk tiga kali penghargaan Pelatih Terbaik Musiman, terbanyak dibandingkan manajer lain.
Pada Desember 2014, Osim ditunjuk sebagai pelatih baru klub Liga Bintang Qatar, Al Kharaitiyat.[3]
Pada musim pertamanya, Osim mencatat rekor klub dengan tujuh pertandingan tak terkalahkan di liga dan sembilan pertandingan di semua kompetisi. Di liga musim tersebut, Al Kharaitiyat finis di posisi ke-9. Pada Maret 2015, Osim dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Liga Bintang Qatar untuk bulan Februari 2015.[4]
Pada musim keduanya, Osim membawa Al Kharaitiyat finis di peringkat ke-12, hanya sedikit terhindar dari degradasi.
Pada November 2016, setelah awal musim 2016–17 yang buruk, Osim diberhentikan setelah hampir dua tahun melatih Al Kharaitiyat.[5]
Pada 31 Desember 2018, Osim kembali lagi ke Željezničar dan menandatangani kontrak berdurasi tiga setengah tahun.[6]
Kemenangan pertamanya dalam periode ketiga sebagai pelatih Željezničar diraih pada 3 Maret 2019, lewat kemenangan 2–1 di kandang atas Mladost Doboj Kakanj.[7] Dalam derby Sarajevo pertamanya setelah enam tahun, Željezničar kalah 3–0 di kandang dari rival sekota mereka, FK Sarajevo, pada 6 April 2019.[8]
Pada 13 April 2019, dalam kekalahan tandang 1–0 melawan Zrinjski Mostar, Osim mencatat penampilan ke-300 sebagai pelatih Željezničar dan menjadi pelatih ketiga dengan jumlah pertandingan terbanyak bersama klub. Saat itu, dua teratas adalah Milan Ribar dengan 367 pertandingan dan ayahnya, Ivica Osim, dengan 301 pertandingan.[9][10] Pada 24 April 2019, dalam penampilannya yang ke-302 sebagai manajer, saat tim bermain imbang 0–0 melawan Široki Brijeg di Stadion Grbavica, Osim melampaui catatan ayahnya dalam jumlah penampilan sebagai pelatih Željezničar.[11]
Pada pertandingan terakhir musim itu, Željezničar menaklukkan Tuzla City 3–0 di tandang pada 25 Mei 2019, menutup musim yang sangat bergejolak.[12]
Kemenangan pertama Osim sebagai manajer Željezničar di musim 2019–20 datang pada 27 Juli 2019, lewat kemenangan tandang 2–0 atas Mladost Doboj Kakanj.[13] Željezničar kemudian mencatat kemenangan derby Sarajevo pertama sejak kembalinya Osim, dengan mengalahkan Sarajevo 5–2 di kandang pada 31 Agustus 2019.[14]
Osim membuat rekor baru Liga Utama Bosnia bersama klub pada 28 September 2019, setelah bermain imbang 2–2 tandang melawan Tuzla City. Hasil itu membuat Željezničar memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 11 pertandingan sejak awal musim liga, melampaui rekor rival sekota Sarajevo yang sebelumnya mencatat 10 pertandingan tak terkalahkan pada awal musim 2006–07.[15]
Namun, pada 6 Oktober 2019, tim Osim kalah 3–0 tandang dari Borac Banja Luka, yang mengakhiri laju 11 pertandingan tak terkalahkan itu.[16] Pada 30 November 2019, Željezničar kembali mengalahkan rival mereka Sarajevo, kali ini dengan kemenangan tandang 3–1, dan Osim dipuji oleh para penggemar atas kecerdikan taktisnya.[17] Dalam pertandingan itu, dia juga menerima kartu kuning karena berdebat dengan wasit Haris Kaljanac.
Namun pada akhir musim, Željezničar gagal meraih trofi. Tim asuhan Osim finis di peringkat kedua Liga 2019–20, tertinggal tiga poin dari peringkat pertama Sarajevo, setelah musim tersebut dihentikan lebih awal akibat pandemi COVID-19 di Bosnia dan Herzegovina pada 1 Juni 2020.[18] Dia juga membawa tim ke semifinal Piala Bosnia 2019–20, tetapi kompetisi tersebut dibatalkan akibat pandemi sehingga tidak ada pemenang yang ditetapkan.
Željezničar mengawali musim 2020–21 dengan kemenangan atas Velež Mostar pada 1 Agustus 2020, dengan tiga gol dicetak hanya dalam 30 menit pertama di kandang sendiri.[19] Pertandingan itu juga menandai kemenangan ke-200 Osim sebagai pelatih Željezničar.[20] Setelah meraih tiga kemenangan liga lagi, Željezničar menderita kekalahan pertama di musim baru pada 21 Agustus 2020, yaitu kekalahan mengejutkan 1–0 di kandang melawan Mladost Doboj Kakanj.[21]
Dalam pertandingan Eropa pertamanya bersama Željezničar sejak kembali, timnya kalah 3–1 dari klub Israel, Maccabi Haifa, pada babak kualifikasi pertama Liga Eropa UEFA 2020–21 pada 9 September 2020.[22]
Di tengah rentetan delapan pertandingan tanpa kemenangan di liga musim 2020–21, yang berpuncak pada hasil imbang kandang melawan Mladost Doboj Kakanj, Osim diberhentikan oleh klub pada 11 April 2021.[23]
Pada 11 Juni 2022, Osim menandatangani kontrak satu tahun dengan Velež Mostar, dengan opsi perpanjangan.[24] Pada 15 Juli 2022, dia memimpin pertandingan pertamanya sebagai pelatih Velež di laga Liga Utama Bosnia melawan Posušje, yang berakhir imbang 1–1.[25]
Pada 28 Juli 2022, Velež secara mengejutkan tersingkir dari Liga Konferensi Eropa UEFA 2022–23 di babak kualifikasi kedua oleh klub Malta, Ħamrun Spartans.[26] Pada 5 Agustus 2022, Osim meraih kemenangan pertamanya sebagai pelatih Velež setelah menang 3–1 atas mantan klubnya, Željezničar.[27]
Osim mengakhiri kontraknya dengan Velež atas kesepakatan bersama pada 29 November 2022.[28]
Ayah Osim, Ivica, adalah pemain sekaligus pelatih ternama. Ibunya bernama Asima. Amar memiliki dua anak dan seorang cucu.[29][30] Pada 1 Mei 2022, ayahnya meninggal di Graz, Austria, tempat dia lebih banyak menetap sejak 1994.[31] Ivica dimakamkan di Pemakaman Bare, Sarajevo, pada 14 Mei 2022, tiga belas hari setelah wafatnya.[32]
| Tim | Mulai | Sampai | Hasil | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Main | M | S | K | GM | GK | SG | %M | |||
| Željezničar | 1 Maret 2001 | 10 Oktober 2003 | &&&&&&&&&&&&0150.&&&&&0150 | &&&&&&&&&&&&&093.&&&&&093 | &&&&&&&&&&&&&035.&&&&&035 | &&&&&&&&&&&&&022.&&&&&022 | &&&&&&&&&&&&0259.&&&&&0259 | &&&&&&&&&&&&0115.&&&&&0115 | +144 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.62,00 |
| JEF United Chiba | 20 Juli 2006 | 31 Desember 2007 | &&&&&&&&&&&&&066.&&&&&066 | &&&&&&&&&&&&&025.&&&&&025 | &&&&&&&&&&&&&&07.&&&&&07 | &&&&&&&&&&&&&034.&&&&&034 | &&&&&&&&&&&&0101.&&&&&0101 | &&&&&&&&&&&&0109.&&&&&0109 | −8 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.37,88 |
| Željezničar | 22 Juni 2009 | 19 September 2013 | &&&&&&&&&&&&0155.&&&&&0155 | &&&&&&&&&&&&&091.&&&&&091 | &&&&&&&&&&&&&032.&&&&&032 | &&&&&&&&&&&&&032.&&&&&032 | &&&&&&&&&&&&0266.&&&&&0266 | &&&&&&&&&&&&0128.&&&&&0128 | +138 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.58,71 |
| Al Kharaitiyat | 27 Desember 2014 | 5 November 2016 | &&&&&&&&&&&&&042.&&&&&042 | &&&&&&&&&&&&&014.&&&&&014 | &&&&&&&&&&&&&010.&&&&&010 | &&&&&&&&&&&&&018.&&&&&018 | &&&&&&&&&&&&&063.&&&&&063 | &&&&&&&&&&&&&072.&&&&&072 | −9 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.33,33 |
| Željezničar | 31 Desember 2018 | 11 April 2021 | &&&&&&&&&&&&&068.&&&&&068 | &&&&&&&&&&&&&034.&&&&&034 | &&&&&&&&&&&&&016.&&&&&016 | &&&&&&&&&&&&&018.&&&&&018 | &&&&&&&&&&&&0114.&&&&&0114 | &&&&&&&&&&&&&063.&&&&&063 | +51 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.50,00 |
| Velež Mostar | 11 Juni 2022 | 29 November 2022 | &&&&&&&&&&&&&021.&&&&&021 | &&&&&&&&&&&&&&06.&&&&&06 | &&&&&&&&&&&&&&09.&&&&&09 | &&&&&&&&&&&&&&06.&&&&&06 | &&&&&&&&&&&&&023.&&&&&023 | &&&&&&&&&&&&&021.&&&&&021 | +2 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.28,57 |
| Total | &&&&&&&&&&&&0502.&&&&&0502 | &&&&&&&&&&&&0263.&&&&&0263 | &&&&&&&&&&&&0109.&&&&&0109 | &&&&&&&&&&&&0130.&&&&&0130 | &&&&&&&&&&&&0826.&&&&&0826 | &&&&&&&&&&&&0508.&&&&&0508 | +318 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.52,39 | ||
Željezničar
JEF United Chiba