Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Akrilonitril butadiena stiren

Akrilonitril butadiena stirena (ABS) (bahasa Inggris: acrylonitrile butadiene styrene) dengan formula kimia (C8H8)x· (C4H6)y·(C3H3N)z adalah sejenis kopolimer termoplastik yang tersusun dari polimer-polimer lainnya. Suhu transisi kaca dari ABS adalah sekitar 105 °C (221 °F) dan merupakan zat padat amorf yang tidak mempunyai titik leleh yang tetap.

senyawa kimia
Diperbarui 22 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Akrilonitril butadiena stiren
Halaman artikel ini diterjemahkan, sebagian atau seluruhnya, dari halaman di en.wikipedia yang berjudul butadiene styrene artikel. Lihat pula butadiene styrene&action=history sejarah suntingan halaman aslinya untuk melihat daftar penulisnya.
Akrilonitril butadiena styrena
Monomer dalam polimer ABS
Biji plastik ABS
Penanda
Nomor CAS
  • 9003-56-9 checkY
ChemSpider
  • nil N
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
CompTox Dashboard (EPA)
  • DTXSID70858757 Sunting di Wikidata
Sifat
Rumus kimia
(C8H8·C4H6·C3H3N)n
Densitas 1.060–1.080 g·cm−3[1]
Kelarutan dalam air
Tidak larut dalam air
Senyawa terkait
Senyawa terkait
Acrylonitrile, butadiene and styrene (monomers)
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi
Chemical compoundTemplat:SHORTDESC:Chemical compound

Akrilonitril butadiena stirena (ABS) (bahasa Inggris: acrylonitrile butadiene styrene) dengan formula kimia (C8H8)x· (C4H6)y·(C3H3N)z adalah sejenis kopolimer termoplastik yang tersusun dari polimer-polimer lainnya. Suhu transisi kaca dari ABS adalah sekitar 105 °C (221 °F)[2] dan merupakan zat padat amorf yang tidak mempunyai titik leleh yang tetap.

ABS adalah kopolimer yang terdiri dari tiga jenis monomer berbeda hasil dari polimerisasi akrilonitril dan stirena dengan polibutadiena. Komposisi ketiga jenis monomer ini dapat bervariasi dari 15% - 35% akrilonitril, 5% - 30% butadiena dan 40% - 60% stirena. Hasil dari polimerisasi ini adalah persilangan antara rantai polibutadiena yang lebih panjang dengan kopolimer akrilonitil-stirena yang relatif lebih pendek. Kelompok-kelompok nitril yang berdekatan terpolarisasi dan terikat satu sama lain menyebabkan ABS lebih kuat daripada polistirena murni. Dari ini, stirena yang memberikan kesan mengkilap pada permukaan ABS sedangkan polibutadiena yang merupakan bahan sejenis karet meberikan nilai ketangguhan yang tinggi bahkan pada suhu rendah. Secara umum, ABS biasanya digunakan pada aplikasi di antara suhu -20 °C sampai dengan 80 °C (-4 °F sampai 176 °F) tergantung pada struktur dan komposisi monomer yang membuatnya. Beberapa jenis ABS tahan panas bahkan dapat digunakan untuk aplikasi sampai dengan suhu 100 °C.[butuh rujukan]

Sifat material

Sifat dasar paling penting dari ABS adalah ketahanan pada benturan dan ketangguhan. Modifikasi dalam komposisi monomer yang membentuk ABS dapat menyebakan variasi dalam ketahanannya pada benturan, suhu dan ketangguhan. Ini menyebabkan ABS dapat diproduksi dengan banyak jenis kategori tingkatan dan varian. Dua kategori besar dari ABS adalah yang dipergunakan untuk injeksi dan ekstrusi. Lalu juga ada jenis ABS untuk tingkat ketahanan benturan tinggi, sedang atau tahan panas.

Kegunaan

ABS banyak digunakan dalam bidang teknik, seperti misalnya untuk kebutuhan elektronik, otomotif, dll. Hal ini dikarenakan ABS mempunyai kekuatan kejut dan kekenyalan yang tinggi dibanding polistiren, sehingga sangat cocok untuk aplikasi pada komponen-komponen yang bergerak.

Selain aplikasi yang luas untuk keperluan mekanikal dan teknik, ABS juga mulai digunakan untuk aplikasi elektronik karena beberapa jenis ABS mempunyai ciri-khas tahan api (flame retardant), namun juga dikarenakan karakteristik elektriknya yang baik, yang tidak berubah pada bentang frekuensi yang luas.

  • l
  • b
  • s
Plastik (Polimer)
Senyawa
kimia
  • Akrilonitril butadiena stirena (ABS)
  • Polietilen ikatan silang (PEX, XLPE)
  • Etilen vinil asetat (EVA)
  • Poli (metil metakrilat) (PMMA)
  • Poli(etil metakrilat) (PEMA)
  • Asam poliakrilat (PAA)
  • Poliamida (PA)
  • Polibutilena (PB)
  • Polibutilena tereftalat (PBT)
  • Polikarbonat (PC)
  • Polietereterketon (PEEK)
  • Poliester (PE)
  • Polietilena (PE)
  • Polietilen tereftalat (PET, PETE)
  • Polimida (PI)
  • Asam polilaktat (PLA)
  • Polioksimetilena (POM)
  • Polifenil eter (PPE)
  • Poli(p-fenilena oksida) (PPO)
  • Polipropilena (PP)
  • Polistirena (PS)
  • Polisulfon (PES)
  • Politetrafluoroetilena (PTFE)
  • Poliuretan (PU)
  • Polivinil klorida (PVC)
  • Polivinilidena klorida (PVDC)
  • Stirena maleat anhidrida (SMA)
  • Stirena-akrilonitril (SAN)
  • Tritan Kopoliester

Sifat
mekanik
  • Termoplastik
  • Termoset
  • Plastik yang diperkuat serat
  • Plastik bergelombang
  • Polimer busa
  • Plastik performa tinggi
Aditif
  • Aditif polimer
  • Pewarna
  • Pemlastis
  • Penstabil polimer
  • Aditif biodegradabel
  • Filler (material)
Manufaktur
Plastik
  • Cetak suntik
  • Ekstrusi plastik
  • Cetak tiup
  • Pembentukan termal
  • Cetak tekan
  • Penggelekan
  • Cetak pindah
  • Laminasi
  • Cetak kaca serat
  • Pultrusi
  • Penggulungan filamen
  • Pembentukan termal vakum
  • Cetak putar
Produk
Industri plastik
  • Komoditas plastik
  • Konstruksi
  • Rekayasa plastik
  • Geosintetik
  • Plastik performa tinggi
  • Nurdle
  • Kategori:Penerapan plastik
  • Plastikultur (Pertanian)
Barang lain
  • Kemasan latur
  • Kursi
  • Film kemasan
  • Botol
  • Tas
  • Alat makan
  • Kantong belanja
  • Wadah makanan busa
Lingkungan
dan kesehatan
  • l
  • b
  • s
Masalah kesehatan plastik dan senyawa polihalogenasi (PHCs)
Pemlastis: Ftalat
  • DIBP
  • DBP
  • BBP (BBzP)
  • DIHP
  • DEHP (DOP)
  • DIDP
  • DINP
Pemlastis lainnya
  • Organofosfat
  • Adipat (DEHA
  • DOA)
Monomer
  • Bisfenol A (BPA, dalam Polikarbonat)
  • Vinil klorida (dalam PVC)
Aditif lainnya termasuk PHC
  • PBDE
  • PCB
  • Organotimah
  • PFC
Masalah kesehatan
  • Teratogen
  • Karsinogen
  • Pengganggu endokrin
  • Diabetes
  • Obesitas
Miselanea
  • PVC
  • Daur ulang plastik
  • Botol plastik
  • Vinil klorida
  • Dioksin
  • Polistirena
  • Wadah makanan busa
  • PTFE (Teflon)
  • California Proposition 65
  • Daftar bahaya kesehatan lingkungan
  • Persistent organic pollutant
  • Peraturan REACH Eropa
  • Undang-undang Zat Beracun Jepang
  • Undang-Undang Pengendalian Zat Beracun
Limbah
  • Polusi plastik
    • Pulau sampah
      • Pulau sampah Pasifik Besar
    • Polutan organik persisten
    • Dioksin
    • Daftar bahaya kesehatan lingkungan
  • Daur ulang plastik
  • Plastik biodegradabel
Kode identifikasi

Referensi

  1. ↑ "Matbase". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-06-17. Diakses tanggal 3 July 2014.
  2. ↑ "Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) Typical Properties Generic ABS | UL Prospector". plastics.ulprospector.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-04-25.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sifat material
  2. Kegunaan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Senyawa kimia

sifat fisik

Kimia

Ilmu pengetahuan tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat

Tata nama senyawa kimia

Seperangkat aturan pembuatan nama sistematik untuk senyawa kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026