Accra adalah ibu kota sekaligus kota terbesar Ghana yang terletak di pantai selatan Teluk Guinea. Berdasarkan sensus tahun 2021, Distrik Metropolitan Accra luasnya 204 km2 (79 sq mi) yang memiliki populasi 284.124 jiwa. Sedangkan, Wilayah Accra Raya yang lebih besar luasnya 3.245 km2 (1.253 sq mi) dan memiliki populasi 5,46 juta jiwa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Accra | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pemandangan kota Accra | ||||||||||||
| Negara | ||||||||||||
| Wilayah | Wilayah Accra Raya | |||||||||||
| Distrik | Wilayah Metropolitan Accra | |||||||||||
| Dibentuk | Abad ke-15 | |||||||||||
| Kota yang didirikan | 1898 | |||||||||||
| Pemerintahan | ||||||||||||
| • Jenis | Dewan kota | |||||||||||
| • Wali kota | Alfred Vanderpuije | |||||||||||
| Luas | ||||||||||||
| • Kota | 200 km2 (77,22 sq mi) | |||||||||||
| • Luas metropolitan | 894 km2 (345,18 sq mi) | |||||||||||
| Ketinggian | 61 m (200 ft) | |||||||||||
| Populasi | ||||||||||||
| • Kota | 1.963.264 ('07 est.) | |||||||||||
| • Kepadatan | 9.816/km2 (25.424/sq mi) | |||||||||||
| • Metropolitan | 3.835.304 ('07 est.) | |||||||||||
| Zona waktu | UTC | |||||||||||
| Kode area telepon | 030 | |||||||||||
| Situs web | http://www.ama.gov.gh | |||||||||||
Accra (/əˈkrɑː/; Ga: Gacode: gaa is deprecated atau Gaga; Twi: Nkrancode: tw is deprecated ; Ewe: Gɛ; Dagbani: Ankaracode: dag is deprecated ) adalah ibu kota sekaligus kota terbesar Ghana yang terletak di pantai selatan Teluk Guinea.[4] Berdasarkan sensus tahun 2021, Distrik Metropolitan Accra luasnya 204 km2 (79 sq mi) yang memiliki populasi 284.124 jiwa. Sedangkan, Wilayah Accra Raya yang lebih besar luasnya 3.245 km2 (1.253 sq mi) dan memiliki populasi 5,46 juta jiwa.[5]
Dalam penggunaan umum, nama "Accra" sering merujuk pada wilayah Distrik Metropolitan Accra seperti yang ada sebelum tahun 2008, ketika wilayahnya hanya seluas 1.994 km2 (770 sq mi). Wilayah ini kemudian dibagi menjadi 13 distrik pemerintahan lokal dengan 12 distrik kota mandiri (luas total: 179,0 km2) dan Distrik Metropolitan Accra yang diperkecil (20,4 km2).[6]
Accra terbentuk dari penggabungan pemukiman-pemukiman terpisah di sekitar Benteng James milik Inggris, Benteng Crêvecoeur (Benteng Ussher) milik Belanda, dan Benteng Christiansborg milik Denmark. Ketiga wilayah ini berikutnya dikenal dengan Jamestown, Usshertown, dan Christiansborgyang berfungsi sebagai ibu kota Pantai Emas wilayah Inggris pada tahun 1877 dan 1957 dan sejak itu bertransformasi menjadi kota metropolis yang lebih modern. Arsitektur di ibu kota mencerminkan sejarah yang dimulai dari arsitektur kolonial abad ke-19 hingga gedung pencakar langit dan blok apartemen modern.[7]
Accra adalah pusat ekonomi dan administrasi Wilayah Accra Raya, dan berfungsi sebagai jangkar dari Wilayah Metropolitan Accra Raya (GAMA) yang lebih besar.[8] Dihuni oleh sekitar 4 jutaan orang dan menjadikannya wilayah metropolitan terbesar ketiga belas di Afrika. Pada tahun 2020, lembaga think tank Globalization and World Cities Research Network menetapkan Accra sebagai kota global tingkat "Gamma −", yang menunjukkan tingkat pengaruh dan hubungan internasional yang semakin meningkat.[9]

Kata Accra berasal dari kata Akan Nkran yang berarti "semut". Istilah ini merujuk pada banyaknya gundukan semut yang terlihat di pedesaan di sekitar Accra.[10] Nama ini secara khusus merujuk pada semut prajurit, dan diterapkan baik pada kota maupun penduduk oleh penutur bahasa Twi.[11][12]
Nama Accra dalam bahasa Ga setempat adalah Ga atau Gaga, nama yang sama dengan nama suku Ga dan berkerabat dengan Nkran. Kata ini kadang-kadang ditulis dengan vokal sengau sebagai Gã atau Gãgã. Sejarawan Carl Christian Reindorf mengkonfirmasi etimologi ini, mengusulkan hubungan antara kualitas militer dan perilaku migrasi semut setempat dengan suku Ga. Hubungan antara etnonim dan semut secara eksplisit tercermin dalam pengakuan gundukan semut sebagai tempat suci. Seringkali dikelilingi oleh pagar suci (aklabatsa), gundukan merah tinggi yang tersebar di pedalaman Accra dipandang sebagai mikrokosmos komunitas manusia dan sebagai titik simpul antara dunia yang ditinggali dan dunia orang mati.[13]
Orang-orang suku Ga umumnya menggunakan referensi spesies semut merah gelap yang hidup berkelompok dan invasif untuk menunjukkan kehebatan militer suku Ga dan penaklukan kuno mereka terhadap penutur bahasa Guang yang tinggal di Dataran Accra.[14]
Nama Ga sebenarnya berkerabat dengan Akan, salah satu dari sebagian kata yang mengandung [g] sesuai dengan [k] dalam bahasa Akan.[15] Ga juga merujuk kepada distrik-distrik Ga di sekitar Accra.[16]
Sedangkan ejaan Accra diberikan kepada Nkran oleh orang Eropa,[17] dengan ejaan sebelumnya yang digunakan oleh orang Denmark adalah Akra.[18][19]

Kelompok Suku Ga utama yang dikenal sebagai Tumgwa Were yang dipimpin oleh Ayi Kushie tiba melalui laut. Karena banyaknya imigran Ga, penduduk asli Larteh pindah ke punggung bukit Akuapem.[butuh rujukan] Pada akhir abad ke-15, kerajaan Accra memerintah wilayah tersebut dari ibu kotanya di Ayawaso.[20]
Pada awalnya, Accra bukanlah pusat perdagangan yang terkenal, karena pusat perdagangan adalah pelabuhan yang berada di Ada dan Prampram, bersama dengan pusat-pusat pedalaman Dodowa dan Akuse.[21] Benteng Portugis awal dihancurkan oleh penduduk setempat pada tahun 1576, yang membuat perdagangan akkhirnya dilakukan di pantai.[22] Belanda kemudian membangun Benteng Crèvecœur di dekatnya sementara Inggris dan Swedia membangun Benteng James dan kastil Christiansborg pada pertengahan abad ke-17.[23]
Pada tahun 1646 kerajaan tersebut menjadi kekuatan regional, yang didukung oleh perdagangan Eropa. Meskipun demikian, kerajaan tersebut bergantung pada dukungan Kerajaan Akwamu yang sedang berkembang, yang mengendalikan jalur perdagangan di pedalaman. Perselisihan pada tahun 1646 meningkat menjadi perang ketika Accra menyerang Larteh.[22] Pada saat yang sama, Accra dilemahkan oleh perang saudara.[24]
Pada tahun 1677, Akwamuhene Ansa Sasraku, menggunakan sunat seorang pangeran Akwamu yang berkunjung sebagai dalih untuk menyerang Accra. Ia menjarah Ayawaso dan memenggal kepala raja, Okai Koi.[24] Putra raja, Ofori, mundur ke 'Accra Kecil', kota yang tumbuh di bawah tembok Benteng Crèvecœur.[25] Upaya Ansa Sasraku untuk menghabisi penduduk Accra dikalahkan oleh tembakan meriam dari Benteng Christianborg Denmark.[26] Ofori dan rakyatnya bertahan hidup selama beberapa tahun, hingga suku Akwamu memicu pemberontakan di antara garnisun Denmark, dan benteng tersebut diserahkan kepada Portugis. Ansa Sasraku kembali pada tahun 1681, membakar kota Osu dan Accra Kecil serta mengusir Ofori ke pengasingan di Fetu.[27] Ketika Akwamu terus melakukan ekspansi, jalur tanah di timur dan barat ditambahkan ke provinsi Accra.[28] Namun, ketika Akwamu dikalahkan oleh Akyem pada tahun 1730, Accra memperoleh kembali kemerdekaannya.
Britania secara bertahap memperoleh kepentingan semua negara lain mulai tahun 1851, ketika Denmark menjual Christiansborg (yang mereka peroleh dari Swedia) dan benteng-benteng mereka lainnya kepada Britania. Belanda adalah negara terakhir yang menjual, pada tahun 1871. Pada tahun 1873, setelah puluhan tahun ketegangan antara Britania dan Ashanti, Britania merebut Kumasi, menghancurkan sebagian kota. Britania kemudian merebut Accra pada tahun 1874, dan pada tahun 1877, pada akhir Perang Anglo-Asante kedua, Accra menggantikan Cape Coast sebagai ibu kota Pantai Emas Britania. Keputusan ini dibuat karena Accra memiliki iklim yang lebih kering dibandingkan dengan Cape Coast. Hingga saat ini, pemukiman Accra terbatas di antara Benteng Ussher di timur dan Laguna Korle di barat.[29]
Ketika fungsi administratif Gold Coast yang baru didirikan dipindahkan ke Accra (1877), masuknya administrator kolonial Inggris dan pemukim Eropa mulai terjadi di sekitar Christiansborg (Osu, Ministries, Ridge, Labone, dan Cantonments modern), dan kota mulai berkembang untuk mengakomodasi penduduk baru. Victoriaborg dibentuk pada akhir abad ke-19 sebagai lingkungan perumahan khusus Eropa, yang terletak di sebelah timur batas kota pada waktu itu. Batas Accra diperluas lebih lanjut pada tahun 1908, setelah epidemi wabah pes.[30] Perluasan ini menyebabkan terciptanya lingkungan khusus penduduk asli, yang dimaksudkan untuk menampung anggota penduduk asli sebagai cara untuk mengurangi masalah kemacetan di pusat kota yang terlalu padat. Adabraka kemudian didirikan di sebelah utara kota.[31]
Pada 1918, Grand Orange Lodge of Ghana didirikan di Accra untuk mengawasi dan mengatur Orange Lodge lokal Ghana. Ordo Orange Ghana berfokus pada penginjilan, nilai-nilai positif, dan pengembangan pemuda.[32] Mereka mengadakan parade Orange di kota, seperti parade 12 Juli.[33][34]

Pada awal 1920-an, transportasi antara Accra dan kota-kota di pedalaman penghasil komoditas ekspor ditingkatkan. Hal ini membuat kakao menjadi bahan ekspor terbesar Accra dan memungkinkan perdagangan untuk melampaui pemerintah sebagai elemen utama di kota tersebut.
Era kolonial sangat memengaruhi bentuk kota Accra selama periode ini. Misalnya, pemisahan lingkungan Eropa dan Afrika diwajibkan oleh hukum hingga tahun 1923, dan semua bangunan baru diharuskan dibangun dari batu atau beton.[butuh rujukan] Terlepas dari peraturan-peraturan ini, para pemukim Eropa di Gold Coast sangat ragu untuk menginvestasikan sejumlah besar uang ke kota tersebut untuk memelihara infrastruktur atau meningkatkan pekerjaan umum. Hal ini tidak berubah hingga masa pemerintahan Sir Frederick Gordon Guggisberg, di mana tiga pemukiman terpisah (Osu, La, dan Jamestown) bergabung menjadi Accra modern. Administrasi Guggisberg merancang tata ruang lingkungan Tudu, Adabraka, dan Asylum Down yang kini berbentuk blok.
Di antara prestasi Guggisberg adalah pembangunan jembatan melintasi Laguna Korle pada tahun 1923, yang meningkatkan pemukiman di Korle Bu, Korle Gonno dan Chokor, di sebelah barat laguna. Guggisberg juga mengawasi pembangunan rumah sakit besar (Korle-Bu) dan sekolah menengah (Achimota).[35] Perbaikan tersebut menyebabkan peningkatan populasi Accra karena migrasi penduduk pedesaan ke kota, dan imigrasi semakin banyak pengusaha dan administrator Inggris.[butuh rujukan]
Pada tahun-tahun setelah Perang Dunia II, lingkungan Ridge dan Cantonments direncanakan sebagai kawasan pemukiman dengan kepadatan rendah untuk warga Eropa, sementara banyak migran pedesaan menetap di lingkungan yang belum tergabung ke dalam batas wilayah kota Accra, seperti Nima dan daerah sekitarnya.[butuh rujukan] Dengan demikian, perkembangan lingkungan-lingkungan ini tidak diatur oleh pemerintah, sehingga menciptakan lanskap permukiman kumuh yang padat dan berantakan.
Area lain di Accra yang berkembang pada masa ini adalah distrik bisnis pusat (CBD). Lebih banyak gedung administrasi dibangun di High Street, membentuk kompleks peradilan/administrasi yang besar. Selain itu, ekspansi ekonomi menyebabkan banyak gedung komersial lainnya dibangun di CBD.[butuh rujukan]
Pada 1944, seorang perencana kota Accra, Maxwell Fry, menyusun rencana tata kota, yang kemudian direvisi pada tahun 1958 oleh BDW Treavallion dan Alan Flood. Meskipun rencana Fry/Trevallion tidak pernah terlaksana sepenuhnya, rencana tersebut menggambarkan visi Inggris tentang bagaimana Accra seharusnya berkembang.[butuh rujukan]
Pada 1948, Ghana masih menjadi koloni Britania Raya setelah Perang Dunia II. Kepala Osu Alata, Nii Kobina Bonney III, telah melancarkan boikot barang-barang Eropa di seluruh negeri karena kenaikan harga komoditas pokok.[36] Pada saat yang sama, para veteran perang memperjuangkan tunjangan dan gaji yang dijanjikan.[37] Para mantan prajurit yang tidak bersenjata mengorganisir pawai ke Kastil Christiansborg, Accra, pada tanggal 28 Februari 1948. Rencana mereka adalah menyerahkan petisi kepada gubernur kolonial yang menuntut agar mereka menerima gaji dan tunjangan mereka. Sebelum mencapai kastil, para veteran ditembaki setelah diperintahkan oleh kepala polisi kolonial untuk bubar. Tiga pemimpin demonstrasi tewas, termasuk Sersan Nii Adjetey, yang sekarang memiliki monumen peringatan di Accra[butuh rujukan] yang menyebabkan kerusuhan Accra 1948.
Dalam rencana Fry/Treavallion, diusulkan reorganisasi kawasan pusat bisnis (CBD), serta pengembangan wilayah pesisir kota. Untuk mereorganisasi CBD, para perencana memutuskan untuk menambahkan jaringan jalan yang rapat di sebelah utara Benteng Ussher.
Di sebelah timur kawasan pusat bisnis yang baru dibentuk ini, para perencana berharap untuk melestarikan ruang terbuka yang luas untuk restoran, klub pedesaan, serta lapangan polo dan kriket. Selain itu, para perencana Inggris bermaksud membangun sejumlah besar alun-alun publik, air mancur, dan kolam hias serta patung di seluruh kota, serta Kompleks Parlemen yang luas di pusat kota. Terakhir, rencana Fry/Treavallion mencakup rencana untuk menjadikan wilayah pesisir sebagai perpanjangan dari lingkungan eksklusif Eropa di Victoriaborg, dan untuk menciptakan kawasan rekreasi bagi kaum elit. Namun, British Gold Coast berakhir sebelum rencana Fry/Treavallion diberlakukan

Setelah Kwame Nkrumah menjadi Perdana Menteri Ghana pertama pada 1957, Ia merancang gagasan tersendiri untuk pembangunan Accra.[38] Nkrumah mengusulkan untuk menciptakan ruang-ruang yang dapat membangkitkan rasa bangga dan nasionalisme pada rakyatnya dan rakyat di seluruh Afrika.[39]
Alih-alih membangun air mancur hias dan kompleks Parlemen yang besar, Nkrumah memutuskan untuk membangun bangunan-bangunan penting seperti Lapangan Kemerdekaan, Gedung Negara, dan gedung Organisasi Persatuan Afrika, serta merenovasi Kastil Christianborg. Nkrumah memutuskan untuk membiarkan wilayah pesisir Atlantik tidak berkembang agar tidak mengalihkan perhatian dari Pusat Komunitas atau Lapangan Kemerdekaan, sehingga kedua tempat tersebut memiliki makna simbolis.[butuh rujukan] Gagasan Nkrumah tidak terlalu menekankan ketertiban seperti halnya gagasan Fry/Treavallion; sementara rencana Inggris berupaya mengurangi kepadatan di distrik komersial dan membantu meringankan kepadatan penduduk di lingkungan yang berbatasan dengan CBD, rencana Nkrumah memungkinkan terus berlanjutnya pemadatan tempat usaha komersial ke CBD, serta peningkatan migrasi ke Jamestown.
Kota modern ini pun kemudian berpusat pada benteng-benteng asli Inggris, Denmark, dan Belanda serta perkampungan di sekitarnya: Jamestown di dekat Benteng James milik Inggris, Osu di dekat benteng Christiansborg milik Denmark (sekarang Kastil Osu), dan Ussherstown di dekat benteng Ussher milik Belanda.[butuh rujukan]
Objek wisata di Ghana meliputi Museum Nasional Ghana, Akademi Seni dan Sains Ghana, Arsip Nasional Ghana, Perpustakaan pusat Ghana, Teater Nasional, Pusat Kebudayaan Nasional Accra, dan Mercusuar Jamestown.
Pusat pemerintahan seperti gedung parlemen, Mahkamah Agung Ghana, Lapangan Black Star dan Bank Ghana juga berlokasi di Accra.
Kota ini juga sekaligus merupakan pusat transportasi, tempat dibangunnya Bandara Internasional Accra, dan jalur kereta api ke Tema, Sekondi-Takoradi dan Kumasi. Accra juga menjadi lokasi konferensi bisnis nasional dan internasional, seperti seri BarCamp Ghana, yang diselenggarakan oleh GhanaThink Foundation.[40]
| Data iklim Accra, Ghana | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bulan | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agt | Sep | Okt | Nov | Des | Tahun |
| Rekor tertinggi °C (°F) | 35.8 (96.4) |
37.1 (98.8) |
36.2 (97.2) |
35.0 (95) |
34.6 (94.3) |
31.5 (88.7) |
32.3 (90.1) |
32.8 (91) |
33.9 (93) |
33.6 (92.5) |
38.0 (100.4) |
36.0 (96.8) |
38.0 (100.4) |
| Rata-rata tertinggi °C (°F) | 32.1 (89.8) |
32.7 (90.9) |
32.5 (90.5) |
32.2 (90) |
31.2 (88.2) |
29.3 (84.7) |
28.5 (83.3) |
28.0 (82.4) |
29.0 (84.2) |
30.5 (86.9) |
31.6 (88.9) |
31.7 (89.1) |
30.8 (87.4) |
| Rata-rata harian °C (°F) | 27.3 (81.1) |
27.7 (81.9) |
27.7 (81.9) |
27.7 (81.9) |
27.2 (81) |
25.6 (78.1) |
24.4 (75.9) |
24.3 (75.7) |
25.2 (77.4) |
26.0 (78.8) |
27.0 (80.6) |
27.2 (81) |
26.4 (79.5) |
| Rata-rata terendah °C (°F) | 23.4 (74.1) |
24.1 (75.4) |
24.1 (75.4) |
24.2 (75.6) |
23.9 (75) |
23.1 (73.6) |
22.5 (72.5) |
22.2 (72) |
22.4 (72.3) |
23.9 (75) |
23.5 (74.3) |
23.4 (74.1) |
23.4 (74.1) |
| Rekor terendah °C (°F) | 15.0 (59) |
16.7 (62.1) |
18.9 (66) |
19.4 (66.9) |
18.6 (65.5) |
17.8 (64) |
17.8 (64) |
17.2 (63) |
18.3 (64.9) |
19.4 (66.9) |
17.8 (64) |
16.7 (62.1) |
15.0 (59) |
| Presipitasi mm (inci) | 10.9 (0.429) |
21.8 (0.858) |
57.1 (2.248) |
96.8 (3.811) |
131.2 (5.165) |
221.0 (8.701) |
66.0 (2.598) |
28.0 (1.102) |
67.8 (2.669) |
62.4 (2.457) |
27.7 (1.091) |
16.1 (0.634) |
806.8 (31.764) |
| Rata-rata hari hujan atau bersalju | 1 | 2 | 5 | 6 | 10 | 15 | 9 | 7 | 8 | 7 | 3 | 2 | 75 |
| % kelembapan | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 85 | 84 | 83 | 81 | 82 | 80 | 80 | 81 |
| Rata-rata sinar matahari bulanan | 210.8 | 206.2 | 213.9 | 219.0 | 210.8 | 141.0 | 145.7 | 155.0 | 171.0 | 226.3 | 237.0 | 241.8 | 2.378,5 |
| Rata-rata sinar matahari harian | 6.8 | 7.3 | 6.9 | 7.3 | 6.8 | 4.7 | 4.7 | 5.0 | 5.7 | 7.3 | 7.9 | 7.8 | 6.5 |
| Sumber #1: Organisasi Meteorologi Dunia [41] | |||||||||||||
| Sumber #2: Deutscher Wetterdienst[42] | |||||||||||||
Administrasi Accra berlangsung pada dua tingkatan. Inisiatif strategis, seperti proyek transportasi perkotaan, dikoordinasikan antara otoritas distrik,[43] sedangkan administrasi lokal dilakukan oleh otoritas pemerintah daerah, yang bertanggung jawab atas sebagian besar layanan lokal, seperti perencanaan lokal, jalan lokal dan pengumpulan sampah di wilayah yurisdiksi mereka.
Bekas wilayah Distrik Metropolitan Accra, 1.994 km2 (770 sq mi),[44] sebagaimana yang ada sebelum tahun 2008, kini terbagi menjadi 13 distrik pemerintahan lokal terpisah, semuanya diatur sebagai majelis kota dengan balai kota masing-masing dan eksekutif kota yang ditunjuk oleh presiden republik. Setiap majelis kota bertanggung jawab atas sebagian besar pelayanan lokal, seperti perencanaan lokal dan pengumpulan sampah. Distrik Metropolitan Accra yang telah dikurangi (juga disebut sebagai Kota Accra), 204 km2 (79 sq mi), pernah mencakup keseluruhan Accra hingga distrik Ledzokuku, Krowor, La Dadekotopon, Ablekuma Utara, Ablekuma Central, Ablekuma West, Ayawaso East, Ayawaso North, Ayawaso Central, Ayawaso West, Okaikwei North, dan Korley Kottey dibentuk sebagai distrik kotamadya yang terpisah antara tahun 2008 dan 2019.
Distrik Metropolitan Accra adalah salah satu dari 13 distrik pemerintahan lokal yang mencakup pusat bersejarah dan distrik bisnis pusat (CBD) utama Accra. Untuk meningkatkan efisiensi dalam mesin administrasi dan juga memenuhi tuntutan yang terus meningkat akan fasilitas dan layanan penting, distrik ini dibagi menjadi sub-distrik metropolitan Ashiedu Keteke, Okaikoi Selatan, dan Ablekuma Selatan.[45]
Majelis Metropolitan Accra, yang mengatur Kota Accra dalam batas-batas Distrik Metropolitan Accra, dipimpin oleh seorang Kepala Eksekutif Metropolitan yang diangkat oleh Presiden Republik Ghana. Walikota Accra adalah Mohammed Adjei Sowah, yang diangkat oleh Presiden Nana Akufo-Addo dan disetujui secara penuh oleh AMA pada 23 Maret 2017.[46]
Distrik sub-metropolitan Ablekuma Selatan mencakup area seluas 6 km2 (2,3 sq mi) dan berbatasan dengan Majelis Kota Ablekuma Tengah dan Ablekuma Utara, serta distrik sub-metropolitan Ashiedu Keteke.[47] Wilayah ini mencakup 5 daerah pemilihan: Korle Gonno, Korlebu, Chorkor, Mamprobi, dan Mamprobi Baru.
Perkampungan di dalam distrik sub-metropolitan Okaikoi Selatan meliputi Darkuman, New Fadama, Kaneshie, Bubiashie, dan Avenor.[48] Sub-metropolitan ini memiliki 8 daerah pemilihan yaitu Awudome, Goten, Kaatsean, Mukose, Bubuashie, Bubui, Avenor dan Kaneshie.
Distrik sub-metropolitan Ashiedu Keteke meliputi Distrik Pusat Bisnis (CBD) dan dengan demikian menjadi pusat kegiatan komersial utama di dalam Metropolis. Pasar-pasar utama meliputi Makola, Agbogbloshie, dan Kwasiodwaso. Terdapat 8 daerah pemilihan yaitu Ngleshie, Mudor, Kinka, Nmlitsagonno, Amamomo, Korle Wonkon, dan Korle Dudor.[49]
Distrik Kota Ledzekuku, dengan ibu kota administratifnya di Teshie, mencakup wilayah yang luasnya 313 km2 (121 sq mi).
Majelis Kota Krowor dibentuk dari Majelis Kota Ledzokuku-Krowor pada tahun 2018. Ibu kota administratifnya adalah Nungua.[50]
Jalan Lingkar, yang membentang dari Laguna Korle di barat, ke utara hingga Bundaran Kwame Nkrumah, kemudian ke timur hingga persimpangan Jalan Kemerdekaan, dan berlanjut ke Osu, membentuk lingkaran di sekitar distrik-distrik tertua di Accra, dan memisahkan pusat kota Accra dari pinggiran kota.
Accra bagian tengah mencakup CBD (Central Business District), yang terdiri dari distrik-distrik bersejarah Usshertown, Tudu, Victoriaborg, West Ridge, dan East Ridge, serta distrik-distrik perumahan bersejarah Jamestown, Adabraka, Asylum Down, North Ridge, dan Christiansborg/Osu.
Meskipun distrik bisnis satelit seperti Airport City telah didirikan di seluruh kota, Accra Pusat tetap menjadi pusat administrasi dan budaya Accra, tempat berdirinya kementerian pemerintah, hotel, bisnis, dan lembaga keuangan.
Objek wisata utama di pusat kota Accra meliputi Mausoleum Kwame Nkrumah, Museum Nasional, Lapangan Kemerdekaan, Teater Nasional, dan Stadion Ohene Djan.
Accra bagian utara merupakan distrik perumahan dan bisnis. Area ini mencakup Rumah Sakit Militer "37", Gedung Flagstaff, beberapa kedutaan asing, Sekolah Achimota, Taman Golf Achimota, dan Universitas Ghana kampus Legon yang berfungsi sebagai batas utara Accra.
Secara geografis, wilayah di sebelah utara Ring Road West dan Central, sebelah timur Winneba/Graphic Road, sebelah barat Liberation Road, dan distrik-distrik di sebelah utara dan selatan jalan tol Kwame Nkrumah dianggap sebagai Accra Utara. Beberapa wilayah di sebelah utara Accra meliputi Ashongnman, Madina, Haatso, Legon Utara dan Barat, dan lainnya.
Accra bagian timur sebagian besar merupakan daerah permukiman dan secara geografis terletak di sebelah utara Ring Road East, membentang hingga ke utara sampai Kwame Nkrumah Motorway; distrik ini berbatasan di sebelah barat dengan Liberation Road.
Accra bagian barat sebagian besar merupakan daerah pemukiman dan bisnis. Meskipun secara geografis kurang luas dibandingkan bagian utara dan timur kota karena adanya tambak garam besar di Tettegu dan Aplaku, wilayah Accra Barat memiliki salah satu tengara terpenting di Accra, yaitu Rumah Sakit Pendidikan Korle Bu.
Secara geografis, wilayah di sebelah barat Ring Road West, yang membentang hingga ke barat sampai tambak garam dan di sebelah selatan Graphic Road, dianggap sebagai Accra Barat.[51]
Periode tahun 1960 dan 1970, adalah periode industrialisasi dan ekspansi yang pesat di sektor manufaktur dan komersial Accra. Hal ini berkontribusi pada tingginya urbanisasi ke kota yang mengakibatkan tingginya tingkat pertumbuhan penduduk [52] Stagnasi ekonomi Ghana selama 1970-an memperlambat pertumbuhan penduduk Accra, seperti yang ditunjukkan oleh penurunan tingkat pertumbuhan pada tahun-tahun antar sensus 1970–1984. Namun, kemudian, penurunan sektor pertanian di pedesaan Ghana dan meningkatnya industrialisasi di wilayah perkotaan, ditambah dengan booming sektor jasa pada akhir 1980-an, sekali lagi mendorong imigrasi ke Accra. Keunggulan Wilayah Metropolitan Accra sebagai pusat administrasi, pendidikan, industri, dan komersial wilayah Greater Accra terus menjadi kekuatan utama bagi pertumbuhan penduduknya, dengan imigrasi menyumbang lebih dari 35% dari pertumbuhan penduduk Accra.
Kepadatan penduduk bruto untuk Wilayah Metropolitan Accra pada tahun 2000 adalah 10,03 jiwa/ha, dibandingkan dengan 6,23 jiwa/ha pada 1970. Kepadatan tertinggi tercatat di Majelis Metropolitan Accra, dengan rata-rata keseluruhan 69,3 jiwa/ha. Di tingkat komunitas, kepadatan yang melebihi 250 jiwa/ha sebagian besar terjadi di daerah imigran dan daerah miskin di bagian tertua Accra, seperti Accra New Town, Nima, Jamestown, dan Usshertown. Di daerah berpenghasilan tinggi, kepadatan berkisar antara 17,5 - 40 jiwa/ha.
Populasi Accra sangat muda, dengan 56% penduduknya berusia di bawah 24 tahun. Dominasi kaum muda ini diperkirakan tidak akan menurun dalam waktu dekat. Lima puluh satu persen (51%) penduduknya adalah perempuan, dan sisanya 49% laki-laki. Hal ini memberikan rasio laki-laki terhadap perempuan sebesar 1:1,04. Jumlah perempuan yang lebih banyak merupakan cerminan tren nasional, di mana rasio laki-laki terhadap perempuan diperkirakan sebesar 1:1,03.[53]
Desentralisasi diharapkan dapat mengurangi tingkat migrasi di Accra. Penilaian terhadap tingkat migrasi ke Accra, berdasarkan lokasi dan jenis kelamin saat ini, mengungkapkan bahwa 45% penduduk di Accra adalah imigran Afrika dari berbagai negara di benua Afrika.
Sebagian wilayah Accra Pusat terdiri dari campuran pembangunan dengan kepadatan sangat rendah dan infrastruktur layanan yang kurang dimanfaatkan di satu sisi, serta pembangunan dengan kepadatan tinggi dan infrastruktur layanan yang kewalahan di sisi lain. Pertumbuhan Accra telah menyebabkan pengabaian beberapa permukiman lama, sementara upaya sedang dilakukan untuk menyediakan layanan dan infrastruktur bagi daerah pinggiran kota yang baru berkembang guna memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan menengah. Pembangunan perumahan di pinggiran Accra hampir tidak memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukungnya. Terdapat juga sejumlah besar rumah yang belum selesai dibangun, diselingi dengan lahan kosong yang belum dikembangkan, yang seringkali menjadi subjek sengketa hukum, karena ketidakmampuan organisasi dan individu pemiliknya untuk menyelesaikan atau mengembangkannya karena kekurangan dana. Perumahan dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori besar: daerah berpenghasilan rendah, menengah, dan tinggi. Kawasan perumahan berpenghasilan rendah meliputi Osu, Jamestown, Adedenkpo, Chorkor, La, Teshie, Nungua, Sukura, Kwashieman, Odorkor, Bubiashie, Abeka, Nima, Maamobi, dan Chorkor. Secara keseluruhan, kawasan-kawasan ini menampung sekitar 58% dari total populasi Accra. Sebagian besar bisnis informal di Accra berlokasi di kawasan berpenghasilan rendah.
Hampir semua daerah berpenghasilan rendah sudah padat penduduknya sehingga hanya sedikit ruang untuk perluasan. Hal ini dapat dijumpai di daerah-daerah pusat kota. Daerah berpenghasilan menengah di Accra sebagian besar dihuni oleh warga negara Ghana dengan pekerjaan di sektor bisnis, administrasi, dan profesional. Sebagian besar perumahan di daerah-daerah ini disediakan oleh organisasi negara, badan semi-pemerintah, dan sektor swasta serta individu. Daerah berpenghasilan menengah meliputi Dansoman Estates, North Kaneshie Estates, Asylum Down, Kanda Estates, Abelempke, Achimota, Adenta, dan Tesano. Tidak seperti daerah berpenghasilan rendah, daerah-daerah ini biasanya merupakan pembangunan yang terencana, tetapi tetap membutuhkan layanan infrastruktur. Bahan bangunan dan kondisi perumahan secara umum berkualitas lebih baik. Kelompok berpenghasilan menengah terdiri dari 32% populasi kota, yang sebagian besar adalah warga negara Ghana. Daerah berpenghasilan tinggi menyediakan perumahan untuk 10% populasi yang tersisa, yang juga sebagian besar adalah warga negara Ghana. Area-area tersebut meliputi North Ridge dan West Ridge, Ringway Estates, North Labone Estates, Airport Residential Area, Roman Ridge, dan East Legon.
Area-area di lokasi ini semuanya terencana dan memiliki infrastruktur yang berkembang dengan baik, dengan lahan yang luas dan tertata rapi, sangat kontras dengan, khususnya, area berpenghasilan rendah. Bangunan biasanya dibangun dengan blok beton pasir, dan memiliki dinding serta atap yang terbuat dari aluminium atau lembaran atap asbes. Terdapat juga area pinggiran berpenghasilan tinggi seperti Haatso, Kwabenya, Pokuase, Adenta, Taifa, Mallam, di mana pengembangan infrastruktur teknik belum selesai. Area-area ini berkembang lebih dulu daripada infrastruktur, namun jalan raya akses terkontrol Achimota-Ofankor dijadwalkan dibuka pada Mei 2012,[54][55] Pembangunan jalan raya dua jalur juga dijadwalkan selesai pada tahun 2012. Secara total, 84,4% dari semua rumah di Wilayah Metropolitan Accra memiliki dinding luar yang terbuat dari semen. Demikian pula, rumah-rumah di Accra memiliki 99,2% material lantai yang terbuat dari semen.
Pada tahun 2008, Bank Dunia memperkirakan bahwa ekonomi Accra hanya berkisar US$ 3 miliar dari total produk domestik bruto Ghana.[56] Populasi aktif secara ekonomi di Accra diperkirakan berjumlah 823.327 jiwa.
Accra merupakan pusat manufaktur, pemasaran, keuangan, asuransi, dan transportasi. Sektor keuangannya mencakup bank sentral, sembilan bank komersial (dengan 81 cabang), empat bank pembangunan (dengan 19 cabang), empat bank investasi (dengan tujuh cabang), tiga lembaga diskonto, satu bank hipotek pembiayaan rumah, beberapa lembaga pembiayaan bangunan, Bursa Efek Ghana, biro valuta asing, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, perusahaan pialang asuransi, dua perusahaan tabungan dan pinjaman, dan banyak pengembang real estat, dengan lokasi industri dan pengembangan perumahan.[57][58] Jaringan jalan di Wilayah Metropolitan Accra berjumlah 1.117 kilometer (694 mi) panjangnya.
Terdapat lebih dari 50.506 properti hunian yang teridentifikasi di Accra, dan sekitar 4.054 properti komersial/industri/campuran, dengan total nilai kena pajak sebesar GH¢13.849.014.[59] Terdapat juga supermarket, 36 fasilitas parkir di jalan dan di luar jalan, serta pusat perbelanjaan, dan beberapa fasilitas untuk olahraga dan rekreasi.
Sektor-sektor ekonomi Accra terdiri dari sektor primer, sekunder (manufaktur, listrik, gas, air, konstruksi) dan tersier (supermarket, pusat perbelanjaan, hotel, restoran, transportasi, penyimpanan, komunikasi, perantara keuangan, jasa real estat, administrasi publik, pendidikan, kesehatan dan layanan sosial lainnya). Sektor jasa tersier adalah sektor terbesar di kota ini, mempekerjakan sekitar 531.670 orang. Sektor terbesar kedua, sektor sekunder, mempekerjakan 22,34% dari angkatan kerja, atau sekitar 183.934 orang. 12,2% dari angkatan kerja kota dilaporkan menganggur, berjumlah sekitar 114.198 orang.[60]

Sektor primer adalah sektor ekonomi terkecil di Accra yang mempekerjakan sekitar 91.556 orang. Aktivitas ekonomi yang dominan adalah pertanian perkotaan dan perikanan yang menyumbang 78% dari tenaga kerja produksi. Pertanian perkotaan di Accra berpusat pada penanaman sayuran, beberapa tanaman, dan unggas. Industri perikanan adalah sub-sektor terpenting, dengan 10% hasil tangkapan diekspor dan sisanya dikonsumsi secara lokal. Industri ini dicirikan oleh musim yang sangat bergantung pada kondisi, terutama beroperasi antara Juni dan September. Meskipun sebagian besar penangkapan ikan di perairan dalam Atlantik di sekitar Accra terjadi pada periode Juni–September, operasi perikanan berlangsung di dekat pantai sepanjang tahun, dan ada indikasi jelas tentang penipisan stok ikan dalam waktu dekat. Operasi penangkapan ikan paling menonjol di pantai Jamestown, La, Teshie, Nungua, dan Chorkor.
Prasekolah di Accra terdiri dari taman kanak-kanak dan prasekolah. Pada 2001, terdapat 7.923 anak (3.893 perempuan dan 4.030 laki-laki) di prasekolah di Accra. Pada 2010, tingkat pendaftaran di prasekolah sebesar 98%.[61] Prasekolah diatur oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Sosial, dan sebagian besar dimiliki dan dioperasikan secara swasta. Pada 2001, terdapat 62 prasekolah milik pemerintah di wilayah metropolitan Accra.
Angka pendaftaran anak perempuan di sekolah dasar lebih tinggi dibandingkan anak laki-laki.[62] Pada tahun 2010, angka pendaftaran di tingkat sekolah dasar adalah 95%.[62]
Sekolah Menengah Pertama merupakan bagian dari program pendidikan dasar Ghana. Pelaksanaannya secara nasional dimulai pada tanggal 29 September 1987.
Pada tahun ajaran 2001/2002, 61.080 siswa terdaftar di Accra, yang mewakili 57,17% dari 129.467 anak usia sekolah 12 hingga 14 tahun. Pada tahun 2010, tingkat pendaftaran di tingkat sekolah menengah pertama adalah 95%.[63] Rasio anak perempuan juga lebih tinggi di tingkat ini.[63]
Tingkat transisi antara SMP dan SMA meningkat dari 30 persen pada tahun 1990 menjadi 50 persen pada tahun 2001. Jumlah siswa bertambah sebanyak 23.102 antara tahun 1990 dan 2005, peningkatan sekitar 2.310 per tahun, sejak tahun 2010 tingkat pendaftaran SMA telah mencapai 95%. [64]
Ghana International School (GIS), sebuah sekolah swasta nirlaba tingkat A yang didirikan pada tahun 1955 untuk anak-anak berusia 3–18 tahun, terletak di Cantonments, Accra. Abelemkpe adalah rumah bagi Lincoln Community School, sebuah sekolah swasta nirlaba International Baccalaureate (IB) untuk siswa berusia 3–18 tahun, yang didirikan pada tahun 1968.[65] Beberapa Sekolah International Baccalaureate lainnya di Accra termasuk Al-Rayan International School (ARIS), Association International School (AIS), dan American International School (AIS). Sekolah-sekolah ini didirikan pada tahun 2003, 1963, dan 2006.
Sejumlah sekolah menengah negeri terkemuka terletak di pinggiran Accra: Sekolah Achimota atau "Motown", yang didirikan pada tahun 1924 dan dibuka pada tahun 1927;[66] Akademi Accra atau "Accra Aca"; Sekolah Menengah Putra Presbyterian di Legon atau disebut juga "Presec"; Sekolah Tata Bahasa Wesley – WESS-G Dansoman, Sekolah Menengah Atas St. Mary's atau "Merriez", adalah sekolah asrama putri yang terkenal di Ghana; Sekolah Menengah Atas St. Thomas Aquinas dan populer dengan nama "Quinas"; Sekolah Menengah Atas Accra, yang biasa dikenal sebagai "Ahisco"; Sekolah Menengah Afrika Barat, yang biasa dikenal sebagai "WASS"; Sekolah Menengah Atas Putri Accra, yang biasa dikenal sebagai "Agiss"; Sekolah Menengah Teknik Kaneshie (" Kateco "); Sekolah Menengah Teknik Angkatan Bersenjata; dan Sekolah Tata Bahasa St. John's; dan lain-lain.
Universitas Ghana terletak 13 kilometer (8,1 mi) di sebelah utara pusat kota di Legon. Sejumlah universitas negeri dan swasta serta lembaga pendidikan tinggi lainnya juga terdapat di Accra seperti yang tercantum di bawah ini:
| Lembaga | Lokasi | Publik/Pribadi | Afiliasi |
|---|---|---|---|
| Universitas Ghana (Legon) | Legon | Publik | |
| Institut Teknologi Accra (AIT) | Garnisun | Pribadi | Universitas Sains dan Teknologi Kwame Nkrumah |
| Universitas Maritim Regional (RMU) | Nungua | Pribadi | Universitas Ghana |
| Universitas Teknologi Komunikasi Ghana (GCTU) | Tesano | Publik | |
| Perguruan Tinggi Universitas Islam (ICUG) | Legon Timur | Pribadi | Universitas Ghana |
| Universitas Knutsford (Knutsford) | Legon Timur | Pribadi | Universitas Ghana |
| Universitas Methodist College (MUCG) | Dansoman | Pribadi | Universitas Ghana |
| Sekolah Tinggi Sains dan Teknologi Universitas Regent (Regent) | Mataheko | Pribadi | Universitas Sains dan Teknologi Kwame Nkrumah |
| Universitas Ashesi (Ashesi) | Berekuso | Pribadi | Universitas Cape Coast |
| Sekolah Tinggi Kristen Warisan | Amasaman | Pribadi | Universitas Sains dan Teknologi Kwame Nkrumah |
| Universitas Perguruan Tinggi Pusat (Central) | Mataheko/Miotso | Pribadi | Universitas Cape Coast |
| Perguruan Tinggi Universitas Zenith (ZUC) | La, Pameran Dagang | Pribadi | Universitas Cape Coast |
| Institut Jurnalisme Ghana (GIJ) | Punggung bukit | Publik | Universitas Ghana |
| Universitas Teknik Accra (ATU) | Tudu | Publik | |
| Perguruan Tinggi Bisnis Tingkat Lanjut (ABUC) | Kaneshie | Pribadi | Universitas Pendidikan, Winneba |
| Institut Manajemen dan Administrasi Publik Ghana (GIMPA) | Achimota | Publik | |
| Universitas Studi Profesional (UPS) | Legon | Publik | |
| Institut Film dan Televisi Nasional (NAFTI) | Garnisun | Publik | Universitas Ghana |
| Universitas Valley View (VVU) | Oyibi | Pribadi | |
| Perguruan Tinggi Komunikasi Universitas Afrika (AUCC) | Adabraka | Pribadi | Universitas Ghana |
| Universitas Studi Profesional, Accra (UPSA) | Legon Timur | Publik | Accra |
| Academic City University College (ACUC) | Haatso | Pribadi | |
| Universitas Pentakosta (Pentvars) | Sowutuom | Pribadi | |
| Universitas Internasional Wisconsin, Ghana | Legon Utara | Pribadi | |
| Universitas Webster, Ghana | Legon Timur | Pribadi |
Sebagai kota yang sedang berkembang, Accra menghadapi tantangan pasokan dan kelangkaan air.[68] Akses air menggunakan serangkaian proses pengaliran yang berbeda.[68]
Accra tampil sebagai kota yang berkembang pesat dengan banyaknya kendaraan dan sumber polusi perkotaan lainnya, sekaligus peningkatan polusi udara dan polusi plastik. Ekosistem perkotaan Accra telah menjadi lokasi pembuangan oleh jaringan limbah internasional, dengan pinggiran kota Agbogbloshie dikenal sebagai lokasi daur ulang limbah elektronik yang sangat beracun, dan Pasar Kantamanto menangani aliran besar pakaian fast fashion bekas dari berbagai belahan dunia.[69] Kedua lokasi tersebut merupakan sumber polusi dan sampah bagi bagian lain dari ekosistem perkotaan.[69][70]
Polusi udara bervariasi secara musiman, namun rata-rata konsentrasi PM 2.5 adalah 49,5 μg/ m³.[71] Pemantauan polusi udara secara langsung dilakukan di tiga lokasi di kota Accra.[72] Tinjauan tahun 2021 oleh Badan Perlindungan Lingkungan di Ghana menemukan bahwa tingkat polusi udara jauh melebihi standar kesehatan nasional dan internasional.[73]
Pengelolaan plastik juga merupakan tantangan yang menantang.[74] Penggunaan botol air plastik, sachet air, dan kemasan lainnya untuk keamanan pangan, serta penggunaan plastik selama peristiwa seperti COVID-19 telah secara signifikan meningkatkan polusi plastik.[75] Pantai-pantai di sekitar Accra mengalami polusi plastik yang signifikan, dan perikanan di sekitarnya sangat terdampak oleh plastik.[76] Banyak organisasi nirlaba telah dibentuk untuk mengumpulkan plastik dan jaringan pendaur ulang serta jaringan pemulihan limbah informal yang semakin berkembang.[76][75][77] Namun, para aktivis dan peneliti sebagian besar mengaitkan masalah ini dengan penggunaan plastik di hulu.[76]
Pertumbuhan populasi dan pembangunan yang pesat di dalam kota telah mengakibatkan berkurangnya ruang hijau perkotaan.[78] Kajian tahun 2021 tentang komunitas berpenghasilan rendah di kota menemukan peningkatan kepedulian dan keinginan di antara komunitas ini untuk ruang hijau perkotaan untuk rekreasi dan kesehatan.[79] Kajian tahun 2018 tentang ruang hijau di kota, menemukan bahwa ruang hijau yang ada penting untuk keanekaragaman hayati mamalia di kota.[80]
Accra terletak di pantai Atlantik, namun sudah tidak berfungsi lagi sebagai kota pelabuhan sejak tahun 1950-an. Sebagai gantinya, Pelabuhan Temadikembangkan untuk pelayaran perairan dalam ke dan dari Ghana karena dapat menampung kapal yang lebih besar dan dibuka pada tahun 1961.[81]
Akses transportasi di Accra meliputi jalan raya dan jalur kereta api, serta bandara internasional.
Transportasi umum tersedia antara Accra dan kota-kota besar seperti Kumasi; Tamale, Mim, Ahafo; Pantai Tanjung, Sunyani; Takoradi; Tema; Ho; Wa; Bolgatanga; Elubo; Aflao, Techiman;
Pada 2003, Layanan Angkutan Massal Metro diresmikan di Accra sebagai alternatif yang lebih nyaman dan lebih murah daripada trotro.
Accra dilayani oleh sistem bus Aayalolo, yang diresmikan pada November 2016. Awalnya direncanakan sebagai sistem bus rapid transit dengan jalur khusus, tetapi karena jalur tersebut tidak tersedia, sistem ini berganti nama menjadi Quality Bus System (QBS).
Pada 2019, sebuah perjanjian ditandatangani untuk membangun jalur lima lajur 194 km (121 mi), sistem kereta metro ringan layang otomatis yang disebut Accra Skytrain. Hingga 2021, pembangunan proyek senilai $2,6 miliar ini belum dimulai. Pemerintah menyatakan pada Februari 2021 bahwa mereka bermaksud untuk melanjutkan proyek tersebut yang akan dikembangkan di bawah konsesi bangun-milik-operasikan oleh perusahaan swasta Afrika Selatan.
Accra terhubung dengan jalur kereta api ke Kumasi dan Takoradi.[82] Terdapat jalur kereta api pinggiran kota dari Stasiun Pusat Accra ke Tema.[83]
Accra dilayani oleh Bandara Internasional Accra, yang digunakan untuk sipil dan militer.[84] Bandara ini terletak 6 mil (9,7 kilometer) dari pusat kota Accra dan menangani semua maskapai penerbangan. Ada rencana untuk membangun bandara kedua untuk mengurangi tekanan penerbangan di Bandara Internasional Accra. Bandara baru ini akan berlokasi di Prampram di Accra dan akan dibangun oleh China Airport Civil Construction. Rencana ini masih dalam peninjauan pada tahun 2020, karena landasan pacu tambahan di Kotoka sedang dipertimbangkan sebagai alternatif untuk bandara internasional baru.[85]

Accra memiliki jaringan taksi yang luas dan banyak pangkalan taksi, tetapi sebagian besar taksi tidak memiliki sistem meteran, sehingga negosiasi harga diperlukan antara penumpang dan pengemudi. Taksi bermeteran memang beroperasi di kota ini, tetapi cenderung lebih mahal. Taksi di Ghana dicat dengan dua warna: keempat bemper dan spatbor berwarna kuning/oranye, dan bagian mobil lainnya berwarna sesuai pilihan operator. Taksi-taksi ini biasanya beroperasi dengan model berbagi tumpangan, di mana beberapa penumpang berbagi satu kendaraan dan tarif dihitung berdasarkan jarak yang ditempuh. Baru-baru ini, layanan taksi modern seperti Uber, Taxify, dan Yango telah bergabung dengan pasar, menyediakan alternatif yang lebih canggih dan nyaman. Beberapa pengemudi taksi mungkin mengenakan biaya tambahan untuk bagasi atau perjalanan larut malam, sementara beberapa juga menawarkan harga tetap dan memungkinkan pemesanan di muka, menawarkan pilihan yang lebih andal dan aman.[86]
Tro tro (minibus atau van kargo yang dimodifikasi untuk transportasi penumpang), yang merupakan moda transportasi paling umum di Accra, adalah moda transportasi terbesar ketiga, dan paling efisien serta hemat biaya kedua untuk berkeliling kota. Bus yang digunakan biasanya berupa minibus atau van. Beberapa model yang paling populer yang digunakan sebagai tro tro adalah Nissan Urvan 15 tempat duduk dan van Mercedes Benz Sprinter atau D 309. Tro tro biasanya dihiasi dengan stiker seperti bendera berbagai negara atau tim sepak bola (lokal dan internasional), pepatah populer, peribahasa (dalam bahasa Inggris atau bahasa lokal) atau ayat-ayat Alkitab. Tro tro mengambil dan menurunkan penumpang di halte bus yang telah ditentukan di sepanjang rute regulernya. Tro tro juga biasanya menurunkan penumpang di lokasi yang tidak ditentukan di sepanjang rute, atas permintaan penumpang. Sebagian besar rute dimulai dan berakhir di terminal transportasi perkotaan besar seperti stasiun Neoplan atau Terminal Transportasi Achimota.[87]
Sepak bola adalah olahraga paling populer di Accra.[88] Klub sepak bola paling terkenal di kota ini adalah Accra Great Olympics FC dan Accra Hearts of Oak, dengan rival utamanya adalah Asante Kotoko dari Kumasi. Stadion Olahraga Accra adalah kandang bagi Accra Great Olympics dan Hearts of Oak,[89] dan merupakan tempat penyelenggaraan Black Stars, tim nasional sepak bola Ghana.[90] Klub terkenal lainnya yang juga bermain di Stadion Olahraga Accra adalah Accra Lions FC.[91] Pada tahun 2008, Stadion Olahraga Accra menjadi tuan rumah sembilan pertandingan di Piala Afrika 2008.[92]
Tinju juga olahraga populer yang menghasilkan banyak mantan juara dunia seperti Azumah Nelson, Joshua Clottey, dan Ike Quartey.
Accra ditunjuk menjadi tuan rumah Pesta Olahraga Afrika 2023.
Di antara tempat-tempat ibadah tersebut, yang paling banyak adalah gereja dan kuil Kristen seperti: Gereja Provinsi Afrika Barat (Komuni Anglikan), Gereja Presbiterian Ghana, Gereja Presbiterian Injili, Ghana (Komuni Gereja-Gereja Reformasi Sedunia), Konvensi Baptis Ghana (Aliansi Baptis Sedunia), Lighthouse Chapel International, Gereja Pentakosta, Assemblies of God, Keuskupan Agung Katolik Roma Accra (Gereja Katolik).[93] Selain itu, terdapat juga masjid-masjid Muslim.
Tempat-tempat ibadah terkenal di kota Accra meliputi Katedral Tritunggal Mahakudus, Katedral Metodis Wesley, Gereja Presbiterian Ebenezer, Osu, Katedral Roh Kudus, Masjid Nasional Ghana, Masjid Madina, dan Kuil Accra Ghana dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir.
Pariwisata di Ghana menyumbang 1.087.000 kedatangan wisatawan internasional pada tahun 2011.[94] Accra adalah pusat pariwisata di wilayah Accra Raya, yang memiliki beragam hotel, monumen, museum, dan klub malam. Kota ini memiliki tiga hotel bintang lima: Labadi Beach Hotel, La Palm Royal Beach Hotel, dan Movenpick Ambassador Hotel. Sedangkan hotel bintang empat adalah Golden Tulip Hotel dan Novotel Accra yang terletak di distrik bisnis pusat Accra. Terdapat banyak hotel bintang tiga, termasuk Hotel Wangara, Hotel Shangri-La, dan Erata Hotel, serta banyak hotel murah. Selain itu, juga terdapat Accra International Conference Centre dan fasilitas pertemuan lainnya yang menyediakan tempat untuk wisata konferensi.[95]
Pusat Budaya Du Bois menyediakan fasilitas perpustakaan penelitian dan galeri manuskrip, serta makam tokoh yang namanya diabadikan sebagai nama pusat tersebut, yaitu cendekiawan WEB Du Bois, dan istrinya Shirley Graham Du Bois. Mausoleum Kwame Nkrumah adalah tempat peristirahatan Presiden pertama Ghana, Kwame Nkrumah, yang mengawasi kemerdekaan Gold Coast dari Inggris dan merupakan tokoh terkemuka dalam gerakan Pan-Afrikanisme.
Pada tahun 1994, Emmanuel Aboki Essien, seorang anggota tingkat tinggi di Grand Orange Lodge Ghana, di Accra, terpilih sebagai Presiden Imperial Orange Council, badan pengatur dari Orange Order sedunia. Ia adalah orang Afrika pertama yang memegang posisi ini, secara signifikan meningkatkan profil perkumpulan Orange Afrika di dalam persaudaraan.[96][97] Accra mengadakan pawai jeruk untuk merayakan peristiwa bersejarah, seperti peringatan Pertempuran Boyne.[98]
Accra juga memiliki Museum Nasional, Teater Nasional, dengan arsitektur Tiongkok modern yang khas, Teater Nasional di Accra dan markas Orkestra Simfoni Nasional Ghana.
Situs bersejarah terpenting di kota ini adalah area Jamestown, yang mempunyai Benteng Ussher dan Benteng James, serta Kastil Osu (juga dikenal sebagai Christiansborg), yang dibangun oleh pemukim Denmark pada abad ke-17.
Tempat-tempat penting lainnya termasuk Jubilee House (kantor Pemerintah Ghana dan Presiden Ghana), Gedung Parlemen Ghana, Pusat Keunggulan TIK Ghana-India Kofi Annan, Black Star Square, Stadion Olahraga Accra, dan Pusat Kebudayaan Nasional Accra. Yayasan Mode Afrika yang berbasis di Accra mendukung industri mode Afrika, khususnya industri mode di Ghana.
Accra terletak di garis pantai Atlantik dengan pantai yang paling populer adalah Pantai Labadi dan Pantai Kokrobite, yang terletak 25 kilometer (16 mil) sebelah barat Accra. Area tepi pantai ini juga menjadi lokasi Akademi Musik dan Seni Afrika.
Industri film Ghana sedang berkembang. Film dokumenter pertamanya yang membahas dampak perubahan iklim ditayangkan perdana di Accra pada 14 Oktober 2022.[99] Program Film Pemuda Ghana adalah kompilasi film yang terdiri dari 12 film pendek dokumenter yang dibuat oleh pemuda dari seluruh Ghana berusia 18 hingga 30 tahun. Program ini berpartisipasi dalam KTT iklim PBB, COP27, pada 9 November 2022.
Accra memliki kota kembar yaitu:[100]
| Kota | Provinsi / Region / kota | Negara | Tahun | Referensi |
|---|---|---|---|---|
| Gauteng | [101] | |||
| Sterling | Connecticut | [100] | ||
| 2006 | [102] | |||
| Columbia | South Carolina | [103] | ||
| Columbus | Ohio | 2015 | [104] | |
| Chattanooga | Tennessee | 2024 | [105] |
Pada Oktober 2022, Accra dinobatkan oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) sebagai Ibu Kota Buku Dunia untuk tahun 2023.[106][107][108][109]