Agak Laen: Menyala Pantiku! adalah film komedi Indonesia tahun 2025 yang disutradarai dan ditulis oleh Muhadkly Acho. Film ini merupakan sekuel mandiri Agak Laen, dibintangi oleh para pengisi siniar Agak Laen, yaitu Bene Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel. Cerita berpusat pada empat polisi yang kariernya terancam usai gagal mengungkapkan kasus pembunuhan anak wali kota. Mereka pun diberi kesempatan terakhir di mana mereka harus melakukan operasi penyamaran dan menyusup ke sebuah panti jompo untuk mencari sang pembunuh.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Agak Laen: Menyala Pantiku! | |
|---|---|
Poster rilis di bioskop | |
| Sutradara | Muhadkly Acho |
| Produser | |
| Skenario | Muhadkly Acho |
| Pemeran | |
| Penata musik | Ofel Obaja Setiawan |
| Sinematografer | Aga Wahyudi |
| Penyunting | Ryan Purwoko |
Perusahaan produksi | |
| Distributor | Antenna Entertainments (Asia Tenggara) |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 119 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa |
|
Agak Laen: Menyala Pantiku! adalah film komedi Indonesia tahun 2025 yang disutradarai dan ditulis oleh Muhadkly Acho. Film ini merupakan sekuel mandiri Agak Laen, dibintangi oleh para pengisi siniar Agak Laen, yaitu Bene Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel. Cerita berpusat pada empat polisi yang kariernya terancam usai gagal mengungkapkan kasus pembunuhan anak wali kota. Mereka pun diberi kesempatan terakhir di mana mereka harus melakukan operasi penyamaran dan menyusup ke sebuah panti jompo untuk mencari sang pembunuh.
Setelah kesuksesan film pertama, Ernest Prakasa selaku produser mengumumkan sekuel Agak Laen pada hari terakhir penayangan film produksi Imajinari tersebut. Film sekuelnya kemudian diumumkan dengan judul Agak Laen: Menyala Pantiku! dan tayang perdana di bioskop mulai 27 November 2025.[1] Film ini sukses besar secara komersial, melewati pencapaian film pertamanya, di mana telah mendatangkan 11 juta penonton ke bioskop sehingga menjadikannya sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.[2]
Setelah berulang kali gagal menjalankan misi sebagai polisi, Bene, Boris, Jegel, dan Oki diberi satu kesempatan terakhir. Mereka harus menyamar dan menyusup ke sebuah panti jompo untuk mencari buronan kasus pembunuhan anak wali kota.
Agak Laen: Menyala Pantiku! diproduksi oleh Imajinari bekerja sama dengan Jagartha, Trinity Entertainment Network, A&Z Films, Legacy Pictures, Navarros, dan Agak Laen.
Agak Laen: Menyala Pantiku! memperoleh 272.846 penonton pada hari pertama penayangan dan dalam waktu tiga hari berhasil meraih satu juta penonton.[3][4] Dalam pekan pertama, film ini berhasil memperoleh 3.161.317 penonton,[5] dan setelah 11 hari penayangan, telah ditonton oleh lebih dari 5 juta orang dan menjadikannya film Indonesia terlaris kedua tahun 2025.[6] Film ini juga berhasil melewati pencapaian film pertamanya dengan 9,25 juta penonton setelah 28 hari penayangan,[7][8] serta berhasil melewati Jumbo yang sebelumnya berada pada peringkat pertama pada 2 Januari 2026 dengan raihan 10,25 juta penonton sehingga menjadikannya sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.[9] Per 10 Maret 2026, film ini telah menjadi film terlaris di Indonesia mengalahkan Avengers: Endgame dengan perolehan 10.980.933 penonton.[10][11] Pada 8 April 2026, film ini resmi turun layar setelah tayang selama 132 hari dan memperoleh jumlah penonton sebanyak 11.000.866 orang.[12]
| Judul lagu | Penyanyi | Pencipta | Produksi |
|---|---|---|---|
| "Agak Laen" | Agak Laen | Boris Bokir Indra Jegel Oki Rengga Bene Dion |
Agak Laen |
| "Terlalu Cinta" | Lyodra Ginting | Yovie Widianto | Universal Music Indonesia |