Abel Cahiles Apigo adalah seorang uskup Gereja Katolik Roma Filipina yang menjabat sebagai Uskup Mati di Davao Oriental, Filipina sejak 2018.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Abel C. Apigo D.D. | |
|---|---|
| Uskup Mati | |
Provinsi gerejawi | Davao |
| Takhta | Mati |
| Penunjukan | 10 Februari 2018 |
Awal masa jabatan | 25 April 2018 |
| Pendahulu | Patricio Hacbang Alo |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 18 April 1994 |
Tahbisan uskup | 24 April 2018 oleh Uskup Agung Romulo Valles |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Abel Cahiles Apigo |
| Lahir | 21 Mei 1968 Calinan, Kota Davao, Filipina |
| Kewarganegaraan | Filipina |
| Denominasi | Katolik Roma |
| Semboyan | "Fortitudo Mea Dominus" |
| Lambang | |
Abel Cahiles Apigo (lahir 21 Mei 1968) adalah seorang uskup Gereja Katolik Roma Filipina yang menjabat sebagai Uskup Mati di Davao Oriental, Filipina sejak 2018.[1][2]
Apigo lahir di Calinan, Kota Davao, Filipina, pada 21 Mei 1968.[1][3] Ia belajar filsafat dan teologi di Seminari Mayor Regional Santo Fransiskus Xaverius, Kota Davao.[1][4]
Apigo ditahbiskan menjadi imam pada 18 April 1994, untuk Keuskupan Agung Davao.[2][4] Ia memulai pelayanannya sebagai vikaris parokial di Katedral San Pedro dari 1994 sampai 1996, membantu dalam pelayanan pastoral dan fungsi liturgi. Pada 1996, ia diangkat menjadi direktur pastoral, sebuah jabatan yang ia emban sampai 1997, yang berfokus pada memperkuat komunita sparoki. Setelah merampungkan pembelajaran lanjutan, ia menjabat sebagai profesor di Seminari Mayor Regional Santo Fransiskus Xvaerius dari 2000 sampai 2001 dan kemudian diangkat menjadi koordinator urusan akademik dari 2001 sampai 2002. Kepemimpinannya dalam pembinaan seminari berlanjut kala ia mengambil jabatan wakil rektor dan dekan dari 2002 sampai 2006. Ia kemudian menajdi rektor seminari, memimpin program pembinaannya dari 2006 sampai 2018.[1][3]
Pada 10 Februari 2018, Paus Fransiskus mengangkat Apigo sebagai Uskup Keuskupan Mati.[1] Penahbisan episkopalnya diadakan pada 24 April 2018, di Katedral Metropolitan San Pedro, Kota Davao, dan ia mulai menjabat sebagai Uskup Mati pada 25 April 2018, di Katedral San Nicolas de Tolentino, Mati, Davao Oriental.[2][4]
Sejak pengangkatannya, Uskup Apigo berfokus pada pembaharuan pastoral dari keuskupan tersebut, mengadvokasikan pembinaan pemimpin awam dan meningkatkan keterlibatan kaum muda di Gereja.[5] Ia juga aktif memperkuat program aksi sosial dari keuskupan tersebut, terutama orang-orang yang mengalami kemiskinan, pendidikan, dan hak penduduk asli di Mindanao.[5]
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Patricio Hacbang Alo |
Uskup Mati 2018–kini |
Petahana |