Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiA Useful Ghost
Artikel Wikipedia

A Useful Ghost

A Useful Ghost adalah sebuah film komedi-drama gelap supranatural tahun 2025 yang disutradarai dan ditulis oleh Ratchapoom Boonbunchachoke, dalam debut penyutradaraannya. Film ini dibintangi oleh Davika Hoorne, Witsarut Himmarat, Apasiri Nitibhon, Wanlop Rungkumjad, dan Wisarut Homhuan, dengan alur cerita yang berfokus pada arwah seorang perempuan bernama Nat yang masuk dalam sebuah penyedot debu. Film ini merupakan kerjasama internasional antara Thailand, Prancis, Singapura, dan Jerman

Film Thailand tahun 2025 karya Ratchapoom Boonbunchachoke
Diperbarui 2 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

A Useful Ghost
A Useful Ghost
Poster penayangan di bioskop
Nama lain
Thaiผีใช้ได้ค่ะ
SutradaraRatchapoom Boonbunchachoke
Produser
  • Cattleya Paosrijaroen
  • Soros Sukhum
  • Karim Aitouna
  • Tan Si En
  • Zoraya Musikic
  • Chayamporn Taeratanachai
  • Kris Eiamsakulrat
  • Cod Satrusayang
  • May Odeh
Ditulis olehRatchapoom Boonbunchachoke
Pemeran
  • Davika Hoorne
  • Witsarut Himmarat
  • Apasiri Nitibhon
  • Wanlop Rungkumjud
  • Wisarut Homhuan
Penata musikChaibovon Seelukwa
SinematograferPasit Tandaechanurat
PenyuntingChonlasit Upanigkit
Perusahaan
produksi
185 Films
  • Haut Les Mains
  • Momo Films
  • Mayana Films
  • Kliff Studios
  • N8
  • Cinema22
DistributorGDH 559 (Thailand)
Tanggal rilis
  • 17 Mei 2025 (2025-05-17) (Cannes)
  • 28 Agustus 2025 (2025-08-28) (Thailand)
Durasi130 menit
Negara
  • Thailand
  • Prancis
  • Singapura
  • Jerman
Bahasa
  • Thai
  • Inggris
  • Isan

A Useful Ghost (bahasa Thai: ผีใช้ได้ค่ะcode: th is deprecated , translit. Phi Chaidai Kha) adalah sebuah film komedi-drama gelap supranatural tahun 2025 yang disutradarai dan ditulis oleh Ratchapoom Boonbunchachoke, dalam debut penyutradaraannya. Film ini dibintangi oleh Davika Hoorne, Witsarut Himmarat, Apasiri Nitibhon, Wanlop Rungkumjad, dan Wisarut Homhuan, dengan alur cerita yang berfokus pada arwah seorang perempuan bernama Nat yang masuk dalam sebuah penyedot debu. Film ini merupakan kerjasama internasional antara Thailand, Prancis, Singapura, dan Jerman

A Useful Ghost ditayangkan perdana dalam program Critics' Week di Festival Film Cannes 2025 pada 17 Mei, dan berhasil meraih penghargaan Grand Prix.[1] Penayangan di bioskop Thailand dilakukan pada 28 Agustus oleh GDH 559. Film ini juga terpilih sebagai wakil resmi Thailand untuk kategori Film Internasional Terbaik pada Academy Awards ke-98,[2] namun tidak masuk dalam daftar film yang diterima oleh pihak akademi.

Plot

Seorang ladyboy yang menyebut dirinya "akademisi" merasa kewalahan oleh debu yang beterbangan akibat proyek renovasi kota. Untuk merapikan apartemennya, ia membeli sebuah penyedot debu. Namun, pada malam hari ia mendengar mesin barunya itu seperti batuk, dan keesokan paginya mendapati debu yang sudah dibersihkan justru kembali berhamburan. Ia pun memanggil tukang servis, yang datang hampir seketika. Tukang servis bernama Krong itu menjelaskan bahwa secara fisik mesin tersebut baik-baik saja, tetapi dihuni oleh arwah. Menurutnya, ada beberapa hantu bergentayangan di pabrik tempat mesin itu diproduksi. Terpesona oleh ketampanan Krong, sang ladyboy pun membiarkan ia menceritakan kisah kelam pabrik berhantu itu.

Suman, pewaris pabrik elektronik milik mendiang suaminya, diganggu oleh roh pendendam bernama Tok—seorang karyawan yang meninggal akibat penyakit jantung bawaan saat bekerja. Tok menyalahkan pabrik atas kematiannya dan kerap mengacaukan jalannya produksi dengan merasuki mesin serta melontarkan keluhan penuh amarah. Kehadiran roh tersebut dianggap melanggar aturan kebersihan, sehingga Suman kehilangan izin operasional dan terpaksa menutup pabrik.

March, putra bungsu Suman, masih berduka atas kematian istrinya, Nat, beserta anak yang belum sempat lahir akibat penyakit pernapasan. Saat menghadiri penyelidikan terkait gangguan arwah Tok di pabrik, March melihat sosok Nat berjalan menuju gudang persediaan dan ia pun mengikutinya. Nat merasuki sebuah penyedot debu dan menggoda March. Keluarga serta pemuka agama terkejut ketika mendapati March terlibat hubungan intim dengan alat rumah tangga yang dirasuki arwah. Akhirnya, March dibawa ke rumah sakit. Nat dalam bentuk penyedot debu pergi ke rumah sakit untuk menjenguk March. Dalam perjalanan, ia berkenalan dengan Perdana Menteri Thailand, Dr. Paul, setelah membersihkan debu yang mengganggu matanya. Suman kembali terguncang ketika mendapati putranya bermesraan dengan sebuah mesin. Nat tetap mendampingi March selama masa perawatannya, dan mereka mulai membicarakan kemungkinan membangun kembali keluarga dengan memanfaatkan sel telur beku milik Nat.

Di bawah tekanan keluarga mertua yang konservatif—yang sejak awal tidak menyukai Nat—Suman menghadapkan Nat pada para biksu untuk melakukan eksorsisme. Nat sama sekali tidak gentar. Tapi Suman memanggil polisi untuk menangkap Nat atas tuduhan mencuri mesin penyedot debu pabriknya, lalu meminta polisi menyita dan membongkarnya. Dr. Paul turun tangan, menyebut Nat sebagai "hantu baik" yang layak didukung. Tuduhan pun dicabut, dan mesin diperbaiki. Merasa putus asa, Suman akhirnya memasukkan March ke rumah sakit jiwa, di mana ia menjalani terapi kejut listrik yang dirancang untuk merusak ingatannya. Jika March melupakan Nat, ikatan Nat dengan dunia fisik akan terputus dan ia akan lenyap.

Meski begitu, Nat masih berusaha menemui March dengan masuk ke dalam mimpi-mimpinya. Namun seiring berlanjutnya terapi, wujudnya perlahan memudar. Ia kemudian masuk ke dalam mimpi Suman, yang sedang melampiaskan kebencian terhadap keluarga mertuanya, sehingga memohon agar pengobatan itu dihentikan. Terjepit secara finansial akibat gangguan arwah yang tak kunjung reda dan penutupan pabrik, Suman akhirnya membuat kesepakatan dengan Nat.

Pabrik itu diumumkan dibuka kembali, namun sebenarnya hanya akal-akalan untuk mengumpulkan para pekerja dan menidurkan mereka dengan obat, sehingga Nat bisa masuk ke dalam mimpi mereka satu per satu dan mencari tahu siapa yang masih menyimpan kenangan yang membuat arwah Tok terus menghantui pabrik. Dalam proses itu, Nat menemukan Tok kerap muncul di mimpi kekasihnya, Pin. Suman lalu menghadapkan Pin dengan sebuah pilihan: menjalani terapi kejut listrik agar melupakan Tok, atau kehilangan pekerjaannya. Ancaman itu memicu serangan brutal dari Tok yang merasuki sebuah lemari es, dan Nat turun tangan menyelamatkan nyawa Suman. Pin akhirnya dibawa untuk menjalani terapi, sementara Nat, yang kini dianggap sebagai "hantu baik" karena telah menyelamatkan Suman dan pabrik, mulai terlihat oleh semua orang dalam wujud manusia.

Tak lama kemudian, Dr. Paul memanggil Nat dan March ke rumahnya, seolah-olah untuk merayakan keberanian Nat. Namun ternyata itu jebakan: ia mempertemukan Nat dengan sekelompok tokoh politik dan militer yang dihantui oleh arwah korban kekerasan. Ada arwah yang bertahan karena kenangan orang-orang terdekat, ada pula yang hidup dari ingatan para oposisi politik yang memahami sejarah. Dr. Paul memohon bantuan Nat, bahkan menyiapkan laboratorium terapi kejut listrik agar bisa digunakan untuk menyelidiki mimpi secara sistematis dan mengobati orang-orang yang masih mengingat arwah tersebut. Nat menolak permintaan yang tidak etis itu. Namun ketika Dr. Paul menawarkan jalan keluar dari hambatan birokrasi yang selama ini menghalangi Nat dan March untuk menggunakan sel telur beku miliknya, Nat akhirnya setuju.

Proyek Nat untuk mengusir secara massal arwah-arwah yang dianggap "mengganggu secara politik" memang berhasil, tetapi membuat March merasa bahwa Nat telah berubah begitu drastis hingga ia mulai melupakan sosok Nat yang dulu. Ia juga membaca buku-buku sejarah mengenai korban-korban pembantaian dari arwah-arwah yang telah diusir dengan bantuan Nat, hanya untuk mengingat mereka. Pada hari perayaan ketika Nat menerima bayinya March mengalami batuk hebat dan secara tiba-tiba patung dada Nat (patung yang dipesan khusus oleh Dr. Paul) jatuh menimpanya. March harus dirawat di rumah sakit dengan luka yang akhirnya menyebabkan ia meninggal atau setidaknya melupakan Nat untuk selamanya. Nat pun memudar, meninggalkan Suman yang penuh penyesalan sendirian di rumah sakit bersama bayi itu.

Dalam perjalanan kisah ini, Krong mulai tertarik pada sikap sang ladyboy yang semakin muak dengan tindakan Nat dan kesediaannya mengorbankan sesama demi keuntungan pribadi. Keduanya akhirnya bercinta, dan sang ladyboy menyadari bahwa Krong bukanlah tukang servis, melainkan arwah yang menghuni penyedot debunya. Krong kemudian mengungkap bahwa ia dibunuh dengan cara kakinya dicor beton lalu dilemparkan ke danau; ia tetap terikat di dunia karena kenangan putrinya, yang hampir sepenuhnya hancur akibat terapi kejut listrik Dr. Paul atas campur tangan Nat. Mereka kembali bercinta, dan sang ladyboy berjanji akan terus mengingat Krong saat arwah itu perlahan menghilang.

Sang ladyboy lalu menyelam ke danau dan mengambil blok beton berisi kaki Krong, kemudian menyerahkannya sebagai hadiah kepada Dr. Paul. Dari tindakan itu, Krong kembali bangkit bersama sekelompok arwah pendendam lainnya. Dengan bantuan para staf Dr. Paul, mereka menyerbu rumahnya dan membunuh Dr. Paul beserta keluarga dan orang-orang dekatnya.

Pemeran

  • Davika Hoorne sebagai Nat
  • Witsarut Himmarat sebagai March
  • Apasiri Nitibhon sebagai Suman
  • Wanlop Rungkumjad sebagai Krong
  • Wisarut Homhuan sebagai Academic Ladyboy

Produksi

Proyek ini berpartisipasi dalam program Open Doors di Festival Film Locarno 2021, di mana proyek tersebut meraih penghargaan utama dan memperoleh dana produksi sebesar 35.000 CHF.[3] Pada Oktober 2022, proyek ini diumumkan sebagai bagian dari daftar produksi perusahaan asal Singapura, Momo Film Co.[4] Pada Mei 2023, dilaporkan bahwa perusahaan produksi asal Prancis, Haut Les Mains yang akan turut serta sebagai mitra koproduksi.[5] Pada Juli 2023, proyek ini terpilih sebagai salah satu penerima dukungan Hubert Bals Fund+Europe: Minority Co-production Support dalam Festival Film Internasional Rotterdam.[6] Pada November 2023, proyek ini kembali menerima hibah produksi sebesar €35.000 dari World Cinema Fund yang dikelola Berlinale.[7]

Penayangan

A Useful Ghost melakukan pemutaran perdana pada 17 Mei 2025 di Festival Film Cannes 2025 dalam bagian Critics' Week.[8][9][10] Film ini meraih penghargaan utama Grand Prix pada bagian tersebut.[1][11] Pada April 2025, perusahaan Best Friend Forever memperoleh hak distribusi internasional untuk film ini.[12]

Film tersebut kemudian berkompetisi dalam program Asian Next Wave di Festival Film Internasional QCinema 2025 dan berhasil memenangkan penghargaan Film Terbaik.[13] Pada 28 November 2025, film ini dijadwalkan menjadi penutup Festival Film Internasional India ke-56.[14]

Di Thailand, hak distribusi lokal diambil alih oleh GDH melalui label Out Of The Box, dan film ini resmi dirilis pada 28 Agustus 2025.

Penerimaan

Penghargaan

Penghargaan Tanggal Kategori Penerima Hasil Ref.
Festival Film Cannes 24 May 2025 Critics' Week Grand Prix Ratchapoom Boonbunchachoke Menang [11]
Caméra d'Or Nominasi
Sitges Film Festival 18 October 2025 Film Panjang Terbaik A Useful Ghost Nominasi [15]
Skenario Terbaik Ratchapoom Boonbunchachoke Menang [16]
Festival Film Internasional QCinema 19 November 2025 Asian New Wave for Best Picture Menang [17]
Artistic Achievement Award for Production Design Rasiguet Sookkarn Menang
Festival Film Asia Jogja-NETPAC 6 December 2025 Silver Hanoman Award Ratchapoom Boonbunchachoke Menang [18]
Festival Film Internasional Singapura 7 December 2025 Film Panjang Asia Terbaik Special Mention [19]

Referensi

  1. 1 2 Goodfellow, Melanie (21 May 2025). "Cannes Critics' Week Winners: Thai Film 'A Useful Ghost' & 'Imago' Take Top Prizes". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 22 May 2025.
  2. ↑ Ramachandran, Naman (20 August 2025). "Thailand Selects Cannes Prize Winner 'A Useful Ghost' as Oscar Entry". Variety. Diakses tanggal 20 August 2025.
  3. ↑ Thorne, Will (10 August 2021). "Thailand's 'A Useful Ghost' Wins Top Prize at Locarno Open Doors Awards". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 October 2024. Diakses tanggal 30 April 2025.
  4. ↑ Ramachandran, Naman (8 October 2022). "Singapore's Momo Boards 'Andragogy,' 'A Useful Ghost,' 'Dreaming & Dying'; 'Don't Cry, Butterfly' Finds U.K. Funding – Busan ACFM (EXCLUSIVE)". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 July 2023. Diakses tanggal 30 April 2025.
  5. ↑ Frater, Patrick (24 May 2023). "France's Haut Les Mains Boards 'A Useful Ghost,' From Thailand's 185 Films (EXCLUSIVE)". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 May 2024. Diakses tanggal 30 April 2025.
  6. ↑ Calnan, Ellie (11 July 2023). "Rotterdam's Hubert Bals Fund unveils titles for new post-production scheme". Screen International. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 December 2023. Diakses tanggal 30 April 2025.
  7. ↑ Dams, Tim (24 November 2023). "Berlinale's World Cinema Fund backs 14 projects". Screen International. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 February 2025. Diakses tanggal 30 April 2025.
  8. ↑ "The Screenings Guide of the 78th Festival de Cannes". Festival de Cannes. 8 May 2025. Diakses tanggal 8 May 2025.
  9. ↑ Rithdee, Kong (14 April 2025). ""A Useful Ghost" will premiere at the Cannes Film Festival". Bangkok Post. Diakses tanggal 30 April 2025.
  10. ↑ Goodfellow, Melanie (14 April 2025). "Cannes Critics' Week Unveils 2025 Selection – Full List & Details". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 April 2025. Diakses tanggal 30 April 2025.
  11. 1 2 Dalton, Ben (22 May 2025). "Thai comedy-drama 'A Useful Ghost' wins top prize at Cannes Critics' Week 2025". Screen International. Diakses tanggal 22 May 2025.
  12. ↑ Keslassy, Elsa (14 April 2025). "Cannes' Thai Movie 'A Useful Ghost' Boarded by Best Friend Forever Ahead of Critics' Week Premiere (EXCLUSIVE)". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 April 2025. Diakses tanggal 30 April 2025.
  13. ↑ Wang, Mel (23 October 2025). "New Filipino Films, Cannes Picks, New Paul Mescals, and More at QCinema 2025". Rolling Stone Philippines. Diakses tanggal 23 November 2025.
  14. ↑ "Japan country of focus at 56th International Film Festival of India". Telegraph India (dalam bahasa Inggris). 7 November 2025. Diakses tanggal 7 November 2025.
  15. ↑ "We Complete the 2025 line-up: Guillermo del Toro, Yorgos Lanthimos, Park Chan-wook, Carmen Maura, and Other Big Names in Contemporary Fantastic Genre". Sitges Film Festival (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2025-09-14. Diakses tanggal 2025-09-14.
  16. ↑ "'La hermanastra fea' d'Emilie Blichfeldt, Premi a la Millor Pel·lícula a Sitges 2025 | Sitges Film Festival". sitgesfilmfestival.com (dalam bahasa Katalan). Diakses tanggal 2025-10-18.
  17. ↑ Ramachandran, Naman (November 22, 2025). "Cannes Winner 'A Useful Ghost' Takes Top Honors at QCinema in Philippines". Variety. Diakses tanggal November 23, 2025.
  18. ↑ Ramachandran, Naman (6 December 2025). "'Becoming Human' Wins Top Prize at Jogja-Netpac Asian Film Festival, 'Better Off Dead' Sweeps Indonesian Screen Awards". Variety. Diakses tanggal 7 December 2025.
  19. ↑ Ramachandran, Naman (7 December 2025). "'Always,' 'Riverstone' Win Top Prizes at Singapore Film Festival". Variety. Diakses tanggal 9 December 2025.

Pranala luar

  • A Useful Ghost di IMDb (dalam bahasa Inggris)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Plot
  2. Pemeran
  3. Produksi
  4. Penayangan
  5. Penerimaan
  6. Penghargaan
  7. Referensi
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2025

Becoming Human oleh Polen Ly Hanoman Perak: A Useful Ghost oleh Ratchapoom Boonbunchachoke Penghargaan Khusus Juri untuk Kompetisi Utama: Sunshine oleh Antoinette

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026