Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWiki−1 (angka)
Artikel Wikipedia

−1 (angka)

−1, terutama dalam matematika, merupakan invers aditif dari bilangan 1, yaitu, suatu bilangan yang bila ditambahkan ke bilangan 1 menghasilkan hasil penjumlahan elemen identitas, atau bilangan 0 ("nol"). Merupakan suatu bilangan bulat negatif yang lebih besar daripada minus dua (−2) dan lebih kecil dari 0.

Wikipedia article
Diperbarui 19 Februari 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

← −2 −1 0 →
−1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 →
Daftar angka — Bilangan bulat
← 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 →
Kardinal-1; minus satu; min satu; negatif satu
Ordinalminus ke-1 (minus kesatu)
Arab−١
Tionghoa负一,负弌,负壹
Bengali−১
Biner (byte)
S&M:1000000012
2sC:111111112
Heksadesimal (byte)
S&M:0x10116
2sC:0xFF16

−1, terutama dalam matematika, merupakan invers aditif dari bilangan 1, yaitu, suatu bilangan yang bila ditambahkan ke bilangan 1 menghasilkan hasil penjumlahan elemen identitas, atau bilangan 0 ("nol"). Merupakan suatu bilangan bulat negatif yang lebih besar daripada minus dua (−2) dan lebih kecil dari 0.

Bilangan minus satu mempunyai relasi terhadap identitas Euler karena e i π = − 1. {\displaystyle e^{i\pi }=-1.\!} {\displaystyle e^{i\pi }=-1.\!}

Dalam sains komputer, −1 merupakan nilai awal umum untuk "integer" dan juga menunjukkan bahwa suatu variabel tidak memuat informasi yang berguna.

Negatif satu mempunyai sifat-sifat yang mirip tetapi agak berbeda dengan "positif satu".[1]

Sifat aljabar

Perkalian suatu bilangan dengan −1 ekuivalen dengan mengganti tanda bilangan itu. Ini dapat dibuktikan dengan hukum distribusi dan aksioma bahwa 1 merupakan identitas multiplikatif: untuk bilangan real x, didapatkan

x + ( − 1 ) ⋅ x = 1 ⋅ x + ( − 1 ) ⋅ x = ( 1 + ( − 1 ) ) ⋅ x = 0 ⋅ x = 0 {\displaystyle x+(-1)\cdot x=1\cdot x+(-1)\cdot x=(1+(-1))\cdot x=0\cdot x=0} {\displaystyle x+(-1)\cdot x=1\cdot x+(-1)\cdot x=(1+(-1))\cdot x=0\cdot x=0}

di maan setiap bilangan real x dikalikan 0 sama dengan 0, menyiratkan pembatalan (cancellation) persamaan

0 ⋅ x = ( 0 + 0 ) ⋅ x = 0 ⋅ x + 0 ⋅ x {\displaystyle 0\cdot x=(0+0)\cdot x=0\cdot x+0\cdot x\,} {\displaystyle 0\cdot x=(0+0)\cdot x=0\cdot x+0\cdot x\,}
0, 1, −1, i, dan −i dalam bidang kompleks atau Kartesius

Dengan kata lain,

x + ( − 1 ) ⋅ x = 0 {\displaystyle x+(-1)\cdot x=0\,} {\displaystyle x+(-1)\cdot x=0\,}

sehingga (−1) · x merupakan invers aritmetika dari x, atau −x.

Kuadrat dari −1

Kuadrat dari −1, yaitu −1 kali −1, sama dengan 1. Akibatnya, produk dua bilangan real negatif adalah bilangan positif.

Bukti aljabar dari hasil ini dapat diberikan pertama-tama dengan persamaan

0 = − 1 ⋅ 0 = − 1 ⋅ [ 1 + ( − 1 ) ] {\displaystyle 0=-1\cdot 0=-1\cdot [1+(-1)]} {\displaystyle 0=-1\cdot 0=-1\cdot [1+(-1)]}

Persamaan pertama mengikuti hasil di atas. Yang kedua mengikuti definisi −1 sebagai invers aditif dari 1: tepatnya bilangan yang jika ditambahkan ke 1 menghasilkan 0. Menggunakan hukum distributif didapatkan

0 = − 1 ⋅ [ 1 + ( − 1 ) ] = − 1 ⋅ 1 + ( − 1 ) ⋅ ( − 1 ) = − 1 + ( − 1 ) ⋅ ( − 1 ) {\displaystyle 0=-1\cdot [1+(-1)]=-1\cdot 1+(-1)\cdot (-1)=-1+(-1)\cdot (-1)} {\displaystyle 0=-1\cdot [1+(-1)]=-1\cdot 1+(-1)\cdot (-1)=-1+(-1)\cdot (-1)}

Persamaan kedua mengikuti fakta bahwa 1 merupakan identitas multiplikatif. Penambahan 1 ke kedua sisi persamaan terakhir menyiratkan

( − 1 ) ⋅ ( − 1 ) = 1 {\displaystyle (-1)\cdot (-1)=1} {\displaystyle (-1)\cdot (-1)=1}

Argument di atas berlaku pada semua cincin, suatu konsep aljabar abstrak yang mengeneralisasi bilangan bulat dan bilangan real.

Akar kuadrat dari −1

Bilangan kompleks i memenuhi i2 = −1, dan sedemikian rupa dapat dianggap sebagai akar kuadrat dari −1. Bilangan kompleks x lain yang memenuhi persamaan x2 = −1 hanya −i.[2] Dalam aljabar kuaternion, yang memuat bidang kompleks, persamaan x2 = −1 mempunyai pemecahan tak terhinggal.

Pemangkatan ke bilangan bulat negatif

Pemangkatan ke bilangan real bukan nol dapat dikembangkan ke bilangan bulat negatif. Dibuat definisi bahwa x−1 = 1/x, artinya didefinisikan bahwa pemangkatan suatu bilangan dengan pangkat −1 mempunyai efek yang sama dengan menghitung resiprokal. Definisi ini yang kemudian dikembangkan ke bilangan-bilangan bulat negatif melestarikan hukum eksponensial xaxb = x(a + b) untuk bilangan-bilangan real a,b.

Referensi

  • iconPortal Matematika
  1. ↑ Mathematical analysis and applications By Jayant V. Deshpande, ISBN 978-1-84265-189-6
  2. ↑ "Ask Dr. Math". Math Forum. Diakses tanggal 2012-10-14.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sifat aljabar
  2. Kuadrat dari −1
  3. Akar kuadrat dari −1
  4. Pemangkatan ke bilangan bulat negatif
  5. Referensi

Artikel Terkait

1 (angka)

bilangan asli

1.000 (angka)

bilangan asli

Angka Sanskerta

Angka Sanskerta adalah sistem penamaan bilangan dalam bahasa Sanskerta. Tidak seperti bahasa Indonesia, di mana bilangan diucapkan dari satuan yang paling

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026