Beranda » Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, Apa Alasannya?
Posted in

Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, Apa Alasannya?

Jakarta Aktual – 03 Juli 2026 | Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, menjadi perhatian hangat di kalangan masyarakat. Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menghindari penambahan biaya. Menurut Donny, biaya untuk mengganti seragam akan menjadi beban tambahan yang tidak perlu.

Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, juga terkait dengan materi pelatihan yang diberikan. Kementerian Pertahanan telah menghilangkan materi teknis dan taktis militer dari pelatihan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Keputusan ini diambil setelah beberapa calon manajer meninggal dunia usai latihan militer.

Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta menjadi prioritas utama. Kementerian Pertahanan memperkuat pengawasan kesehatan melalui pemantauan harian, pemeriksaan lanjutan bagi peserta yang memiliki faktor risiko, serta penguatan mekanisme pelaporan keluhan dan rujukan medis.

Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, materi pelatihan Komcad berbeda dengan pembekalan SPPI. Peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) tidak menggunakan pakaian dinas lapangan (PDL) Malvinas atau seragam bercorak TNI. Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, menjadi contoh nyata bahwa pemerintah berusaha mengoptimalkan sumber daya yang ada.

📖 Baca juga:
Tolak BIJB Kertajati jadi bengkel Hercules AS, eks Bupati Majalengka: Ini bukan buat militer asing

Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, juga menunjukkan bahwa Kementerian Pertahanan serius dalam meningkatkan kualitas pelatihan calon manajer. Dengan menghilangkan materi teknis dan taktis militer, diharapkan calon manajer dapat fokus pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, menjadi keputusan yang strategis. Dengan demikian, biaya yang ada dapat dialokasikan untuk kegiatan lain yang lebih penting dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kesimpulan dari Wamenhan: Calon manajer Kopdes tetap berseragam militer agar tak tambah biaya, adalah bahwa keputusan ini diambil untuk mengoptimalkan sumber daya dan meningkatkan kualitas pelatihan calon manajer. Dengan menghilangkan materi teknis dan taktis militer, diharapkan calon manajer dapat fokus pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

📖 Baca juga:
Bertambah Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia Saat Latsarmil, Jumlah Korban Mencapai 5 Orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *