Beranda » Trump Tiba-Tiba Ingin Bertemu Langsung Mojtaba Khamenei Seusai AS Digempur IRGC, Ini Respons Iran
Posted in

Trump Tiba-Tiba Ingin Bertemu Langsung Mojtaba Khamenei Seusai AS Digempur IRGC, Ini Respons Iran

Trump Tiba-Tiba Ingin Bertemu Langsung Mojtaba Khamenei Seusai AS Digempur IRGC, Ini Respons Iran
Trump Tiba-Tiba Ingin Bertemu Langsung Mojtaba Khamenei Seusai AS Digempur IRGC, Ini Respons Iran

Jakarta Aktual – 05 Juni 2026 | Trump tiba-tiba ingin bertemu langsung Mojtaba Khamenei seusai AS digempur IRGC, ini respons Iran. Pertemuan ini menjadi sorotan setelah Amerika Serikat dan Iran terlibat dalam konflik yang berlangsung selama beberapa bulan. Konflik ini bermula ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, yang dikenal sebagai Operation Epic Fury, pada 28 Februari. Dalam serangan tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, ayah dari Mojtaba Khamenei, meninggal dunia.

Trump tiba-tiba ingin bertemu langsung Mojtaba Khamenei seusai AS digempur IRGC, ini respons Iran. Menurut Trump, dia ingin bertemu dengan Mojtaba Khamenei sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik yang sedang berlangsung. Trump menyatakan bahwa dia tidak ingin bertemu, tetapi jika bertemu, dia akan merasa terhormat untuk bertemu dengan pemimpin Iran tersebut.

Trump tiba-tiba ingin bertemu langsung Mojtaba Khamenei seusai AS digempur IRGC, ini respons Iran. Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa pertemuan tersebut tidak realistis. Araghchi menyatakan bahwa Iran harus realistis dalam menghadapi situasi yang ada.

Trump tiba-tiba ingin bertemu langsung Mojtaba Khamenei seusai AS digempur IRGC, ini respons Iran. Trump juga menyatakan bahwa syarat dari setiap kesepakatan potensial adalah Teheran harus meninggalkan ambisi nuklirnya. Trump menambahkan bahwa Amerika Serikat memiliki kemampuan penyisiran ranjau bawah laut yang canggih untuk membuka kembali Selat Hormuz.

📖 Baca juga:
Trump Ungkap Laporan Dugaan Intervensi Cina Dalam Pemilu AS: Fakta Atau Fitnah?

Kesimpulan dari pernyataan Trump adalah bahwa dia ingin bertemu dengan Mojtaba Khamenei sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik yang sedang berlangsung. Namun, Iran menyatakan bahwa pertemuan tersebut tidak realistis. Trump juga menyatakan bahwa syarat dari setiap kesepakatan potensial adalah Teheran harus meninggalkan ambisi nuklirnya.

📖 Baca juga:
Pertandingan Sengit: Nicolas Jackson dan Rekan Timnya Berjuang Melawan Amerika Serikat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *