Jakarta Aktual – 13 Juli 2026 | Sedih! Suami jadi buronan kasus curanmor, ibu dan anak autis bertahan dua hari hanya minum air putih, sebuah kisah pilu yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, menemukan istri seorang pelaku curanmor dalam kondisi memprihatinkan. Istri pelaku, Mawar (27), dan anaknya yang mengidap autisme, belum makan selama dua hari dan hanya minum air putih.
Kasus ini bermula pada Selasa (7/7/2026), saat tim gabungan dari URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Intelmob Polda Sultra melakukan pengembangan kasus curanmor. Mereka menemukan Mawar dan anaknya dalam kondisi lemas di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Anduonohu.
Kompol Welliwanto Malau, yang memimpin jalannya penyelidikan, merasakan ada yang tidak beres dengan kondisi fisik Mawar. Ia kemudian memerintahkan anggota untuk membeli sembako dan membantu obat anak. Petugas juga memfasilitasi tiket pulang Mawar ke Baubau.
Sedih! Suami jadi buronan kasus curanmor, ibu dan anak autis bertahan dua hari hanya minum air putih, sebuah kisah yang menyentuh hati. Kasus ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian. Sedih! Suami jadi buronan kasus curanmor, ibu dan anak autis bertahan dua hari hanya minum air putih, sebuah kisah yang mengingatkan kita akan pentingnya kepedulian dan empati terhadap sesama.
Kasus curanmor yang melibatkan suami Mawar ini masih dalam penyelidikan. Polisi berharap dapat menangkap pelaku dan membawa mereka ke pengadilan. Sedih! Suami jadi buronan kasus curanmor, ibu dan anak autis bertahan dua hari hanya minum air putih, sebuah kisah yang mengharukan dan mengingatkan kita akan pentingnya keadilan dan keamanan dalam masyarakat.
Untuk mengatasi kasus-kasus seperti ini, diperlukan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah. Sedih! Suami jadi buronan kasus curanmor, ibu dan anak autis bertahan dua hari hanya minum air putih, sebuah kisah yang menyadarkan kita akan pentingnya kerja sama dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, kita dapat mencegah kasus-kasus seperti ini terjadi di masa depan.
Kesimpulan dari kisah ini adalah bahwa kepedulian dan empati terhadap sesama sangat penting. Sedih! Suami jadi buronan kasus curanmor, ibu dan anak autis bertahan dua hari hanya minum air putih, sebuah kisah yang mengingatkan kita akan pentingnya keadilan dan keamanan dalam masyarakat. Dengan demikian, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih baik dan lebih peduli terhadap sesama.