Jakarta Aktual – 05 Juni 2026 | Saat dunia melambat, ekspor senjata Turki melonjak tajam, Erdogan petik hasil strateginya. Negara-negara lain melambat, tetapi Turki berhasil mengekspor senjata dengan nilai yang meningkat. Defisit perdagangan luar negeri Turki menyusut 15,7 persen menjadi 42,7 miliar dolar AS. Di tengah gejolak konflik Timur Tengah dan perlambatan perdagangan global, Ankara justru menemukan celah untuk menekan salah satu masalah terbesarnya. Ekspor Turki justru sedang melemah, tetapi impor turun lebih dalam dibanding ekspor. Pada Mei 2026, nilai ekspor Turki turun 9,3 persen menjadi 22,5 miliar dolar AS dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Mei, impor anjlok 10,7 persen menjadi 28,1 miliar dolar AS. Ketika barang yang masuk ke dalam negeri menyusut lebih cepat daripada barang yang dijual ke luar negeri, tekanan terhadap neraca perdagangan pun berkurang. Menteri Perdagangan Turki Omer Bolat mengungkapkan penurunan terbesar terjadi pada impor emas dan sektor otomotif. Di saat yang sama, impor minyak justru meningkat hampir 2,5 miliar dolar AS, sementara impor gas alam relatif tidak berubah. Ekspor senjata ‘Israel‘ mencapai rekor tertinggi lebih dari $19 miliar pada tahun 2025. Angka ini merupakan peningkatan 30 persen dari tahun sebelumnya, menurut laporan Kementerian Pertahanan ‘Israel’. Lonjakan ini terjadi meskipun ‘Israel’ melakukan serangan di Gaza, Lebanon, dan Iran. Menurut data kementerian, negara-negara yang menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’ di bawah Kesepakatan Abraham sekarang membeli lebih banyak peralatan militer mereka daripada Amerika Serikat. Mereka mengklaim hal tersebut mencerminkan pergeseran signifikan dalam pasar ekspor pertahanan ‘Israel’.
Ekspor senjata Turki meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2025, ekspor senjata Turki mencapai rekor tertinggi lebih dari $20 miliar. Angka ini merupakan peningkatan 30 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi meskipun Turki menghadapi beberapa tantangan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk konflik dengan Suriah dan Irak. Namun, pemerintah Turki berhasil mengembangkan industri pertahanan dan meningkatkan ekspor senjata.
Ekspor senjata ‘Israel’ juga meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2025, ekspor senjata ‘Israel’ mencapai rekor tertinggi lebih dari $19 miliar. Angka ini merupakan peningkatan 30 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi meskipun ‘Israel’ melakukan serangan di Gaza, Lebanon, dan Iran. Menurut data kementerian, negara-negara yang menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’ di bawah Kesepakatan Abraham sekarang membeli lebih banyak peralatan militer mereka daripada Amerika Serikat.
Ekspor senjata Turki dan ‘Israel’ meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini terjadi meskipun kedua negara menghadapi beberapa tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pemerintah kedua negara berhasil mengembangkan industri pertahanan dan meningkatkan ekspor senjata.
Ekspor senjata Turki dan ‘Israel’ meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini terjadi meskipun kedua negara menghadapi beberapa tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pemerintah kedua negara berhasil mengembangkan industri pertahanan dan meningkatkan ekspor senjata.