Jakarta Aktual – 03 Agustus 2026 | Permintaan emas di Indonesia meroket, bagaimana prospek hingga akhir tahun? Pertanyaan ini menjadi sorotan banyak pihak, terutama setelah permintaan emas di Indonesia melonjak hingga 40 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada kuartal kedua 2026. Menurut World Gold Council (WGC), permintaan emas batangan dan koin di Indonesia meningkat menjadi 15 ton pada kuartal kedua.
Permintaan emas di Indonesia meroket, bagaimana prospek hingga akhir tahun? Ini menjadi pertanyaan yang menarik, terutama karena ketahanan permintaan emas di Indonesia mencerminkan adanya pergeseran perilaku investor. Para investor lebih memilih emas di tengah berlanjutnya pelemahan rupiah dan ketidakpastian ekonomi global.
Head of Asia-Pacific dan Global Head of Central Banks, Shaokai Fan, mengatakan bahwa Indonesia kembali menjadi salah satu pasar emas dengan kinerja investasi terkuat secara global pada kuartal kedua. "Permintaan emas batangan dan koin melonjak hingga 40 persen yoy meskipun kenaikan harga emas melandai," ujarnya.
Permintaan emas di Indonesia meroket, bagaimana prospek hingga akhir tahun? Ini juga terkait dengan peluncuran Bullion Ecosystem Development Roadmap Indonesia yang mencerminkan semakin besarnya pengakuan terhadap peran strategis emas dalam sistem keuangan nasional. Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menargetkan peluncuran exchange traded fund (ETF) emas pada 10 Agustus 2026, yang memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap harga emas melalui perdagangan di bursa.
Permintaan emas di Indonesia meroket, bagaimana prospek hingga akhir tahun? Dengan demikian, prospek emas di Indonesia hingga akhir tahun tampaknya masih cerah, terutama karena permintaan emas di Indonesia terus meningkat. Oleh karena itu, para investor yang ingin berinvestasi emas harus terus memantau perkembangan pasar emas dan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas.
Permintaan emas di Indonesia meroket, bagaimana prospek hingga akhir tahun? Pada intinya, permintaan emas di Indonesia yang terus meningkat menunjukkan bahwa emas masih menjadi pilihan investasi yang populer di Indonesia. Oleh karena itu, para investor harus terus memantau perkembangan pasar emas dan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas untuk membuat keputusan investasi yang tepat.