Jakarta Aktual – 01 Agustus 2026 | Penampakan! Kemarau surutkan Bendungan Karian, Kampung Somang yang tenggelam muncul kembali. Fenomena ini terjadi karena kemarau yang melanda daerah Lebak, Banten, sehingga air di Bendungan Karian surut dan memunculkan kembali kampung yang tenggelam. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan ketersediaan air di Bendungan Karian masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.
Selain sebagai sumber air baku, bendungan ini juga tetap berfungsi mendukung suplai irigasi ke Daerah Irigasi (DI) Ciujung. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya air harus mampu menjamin ketersediaan air sepanjang tahun, terutama saat musim kemarau yang rawan kekeringan.
Penampakan! Kemarau surutkan Bendungan Karian, Kampung Somang yang tenggelam muncul kembali, membuktikan bahwa kemarau dapat memunculkan kembali kampung yang tenggelam. Masjid di tengah Bendungan Karian, Lebak, Banten berdiri utuh meski tergenang air waduk. Menurut warga, masjid tersebut merupakan masjid bersejarah yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.
Penampakan! Kemarau surutkan Bendungan Karian, Kampung Somang yang tenggelam muncul kembali, juga menunjukkan bahwa bangunan-bangunan di kampung tersebut sengaja tidak dihancurkan saat pengisian air dimulai. Petugas hanya membereskan pepohonan dan tanaman di sekitar area waduk. Penurunan elevasi muka air merupakan fenomena yang wajar terjadi saat musim kemarau.
Penampakan! Kemarau surutkan Bendungan Karian, Kampung Somang yang tenggelam muncul kembali, membuktikan bahwa kemarau dapat memunculkan kembali kampung yang tenggelam. Kementerian PU terus mengoptimalkan operasi bendungan dan infrastruktur sumber daya air agar kebutuhan air baku, irigasi, dan pengendalian banjir tetap terjaga. Dengan pengelolaan yang optimal, kebutuhan air bagi masyarakat tetap aman dan berkelanjutan.
Kesimpulan, Penampakan! Kemarau surutkan Bendungan Karian, Kampung Somang yang tenggelam muncul kembali, menunjukkan bahwa kemarau dapat memunculkan kembali kampung yang tenggelam. Kementerian PU terus mengoptimalkan operasi bendungan dan infrastruktur sumber daya air agar kebutuhan air baku, irigasi, dan pengendalian banjir tetap terjaga.