Beranda » Pasutri ini terombang-ambing di laut lebih dari 1 jam, 7 kuda tak selamat & 2 teman hilang
Posted in

Pasutri ini terombang-ambing di laut lebih dari 1 jam, 7 kuda tak selamat & 2 teman hilang

Jakarta Aktual – 04 Agustus 2026 | Pasutri ini terombang-ambing di laut lebih dari 1 jam, 7 kuda tak selamat & 2 teman hilang dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. Mereka merupakan pasangan suami istri Ari Hidayat (47) dan Denik Rohana (31) yang berasal dari Mbarsari, Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Mereka berangkat menuju Sulawesi bersama dua rekannya untuk keperluan jual beli dan mengawal seekor kuda juara bernama Raja Permata yang memiliki nilai sekitar Rp300 juta.

Denik Rohana menceritakan peristiwa itu bermula saat ia baru bangun tidur pukul 06.00 WIB. Dirinya pertama kali menyadari ada kebakaran karena melihat asap dari bagian bawah kapal. Ia kemudian mencari suaminya yang tengah memberi makan kuda-kuda yang mereka bawa di area dek kendaraan. Saat itu, api telah membesar dan ratusan penumpang lain panik.

Pasutri ini terombang-ambing di laut lebih dari 1 jam, 7 kuda tak selamat & 2 teman hilang setelah nekat melompat dari kapal yang terbakar. Mereka harus berjuang melawan ganasnya ombak laut dan rasa pasrah saat terpisah dari suaminya sebelum bantuan kapal penyelamat akhirnya tiba di lokasi kejadian.

Pasutri ini terombang-ambing di laut lebih dari 1 jam, 7 kuda tak selamat & 2 teman hilang karena kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. Insiden ini menyebabkan banyak korban, termasuk 5 orang meninggal dunia dan 227 orang selamat. Kepala Basarnas RI memastikan para korban tak alami luka bakar melainkan lemas kehabisan tenaga.

📖 Baca juga:
Rumah diteror drone bawa benda mirip granat, tim hukum ahli waris desak polisi usut tuntas kasus teror ini

Pasutri ini terombang-ambing di laut lebih dari 1 jam, 7 kuda tak selamat & 2 teman hilang dalam peristiwa yang sangat tragis ini. Mereka berharap dapat bertemu kembali dengan keluarga dan teman-teman yang hilang. Pasutri ini terombang-ambing di laut lebih dari 1 jam, 7 kuda tak selamat & 2 teman hilang, tetapi mereka tetap bersyukur karena masih selamat.

Kesimpulan dari insiden ini adalah bahwa keamanan dan keselamatan merupakan hal yang sangat penting dalam setiap perjalanan. Pasutri ini terombang-ambing di laut lebih dari 1 jam, 7 kuda tak selamat & 2 teman hilang, namun mereka tetap bersyukur karena masih selamat. Mereka berharap dapat bertemu kembali dengan keluarga dan teman-teman yang hilang.

📖 Baca juga:
Kemenkes Buat Aturan Penyeragaman Kemasan, 6 Juta Pekerja Terdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *