Jakarta Aktual – 03 Juni 2026 | Modus penipuan online raup Rp41,1 M, eks istri artis terlibat, bertugas video call yakinkan korban merupakan salah satu kasus penipuan yang paling mencengangkan belakangan ini. Kasus ini melibatkan Fabiola Elizabeth Agnes, mantan istri Reza SMASH, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan online jaringan internasional yang bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo.
Menurut Direktur Reserse Siber Polda Jateng, Kombes Himawan Susanto Saragih, Fabiola berperan sebagai model dalam jaringan tersebut. Ia bertugas melayani panggilan video ketika korban meminta bukti identitas orang yang selama ini berkomunikasi dengan mereka. Dalam struktur organisasi sindikat penipuan, Fabiola disebut memiliki tugas khusus sebagai figur yang berinteraksi langsung dengan korban.
Modus penipuan online raup Rp41,1 M, eks istri artis terlibat, bertugas video call yakinkan korban ini menggunakan cara yang sangat licik. Mereka membuat korban percaya bahwa mereka sedang berinvestasi dalam sebuah proyek yang menguntungkan. Namun, pada kenyataannya, korban tersebut hanya dijadikan sasaran penipuan.
Modus penipuan online raup Rp41,1 M, eks istri artis terlibat, bertugas video call yakinkan korban ini juga melibatkan beberapa orang lain yang berperan sebagai marketing. Mereka mencari korban melalui berbagai platform dan kemudian meminta korban untuk melakukan investasi. Jika korban masih ragu, maka Fabiola akan muncul sebagai model yang cantik dan menarik untuk membuat korban percaya.
Modus penipuan online raup Rp41,1 M, eks istri artis terlibat, bertugas video call yakinkan korban ini sangat berbahaya dan dapat merugikan banyak orang. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan tidak mudah percaya pada tawaran yang terlalu baik untuk dipercaya.
Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa kita harus selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya pada tawaran yang tidak jelas. Modus penipuan online raup Rp41,1 M, eks istri artis terlibat, bertugas video call yakinkan korban merupakan contoh dari bagaimana penipuan dapat dilakukan dengan cara yang sangat licik dan berbahaya.