Jakarta Aktual – 03 Juli 2026 | Manchester United kalah saing, Spurs rekrut Sandro Tonali dan Mateus Fernandes senilai Rp4,4 triliun merupakan kabar yang membuat heboh dunia sepak bola Inggris. Tottenham Hotspur berhasil merekrut dua gelandang elite, Sandro Tonali dan Mateus Fernandes, dengan total biaya yang mencapai 185 juta poundsterling atau sekitar Rp4,4 triliun. Transfer ini merupakan pernyataan ambisi Tottenham untuk kembali bersaing di papan atas Liga Inggris musim 2026/2027.
Manchester United kalah saing, Spurs rekrut Sandro Tonali dan Mateus Fernandes senilai Rp4,4 triliun, ini menandai rekor belanja terbesar klub dalam satu bursa transfer. Tottenham Hotspur menunjukkan keseriusan penuh untuk bangkit setelah dua musim yang mengecewakan. Klub asal London Utara itu telah menghabiskan lebih dari 300 juta dolar AS atau sekitar Rp5,4 triliun pada bursa transfer musim panas demi membangun kembali kekuatan tim dan menjauh dari ancaman kegagalan yang sempat menghantui mereka.
Sandro Tonali sendiri mengungkap bahwa pelatih Spurs, Roberto De Zerbi, punya peran besar dalam transfer ini. Tonali memberikan pujian soal apa yang dilakukan De Zerbi bersama The Lilywhites dan menyebut pelatih asal Italia ini sebagai sosok juru taktik berbakat. Dengan kedatangan Tonali dan Fernandes, Tottenham berharap dapat meningkatkan standar kompetitif sejak awal era De Zerbi.
Manchester United kalah saing, Spurs rekrut Sandro Tonali dan Mateus Fernandes senilai Rp4,4 triliun, ini menjadi bukti bahwa Tottenham serius dalam memperkuat skuad untuk musim baru. Manajemen juga menunjukkan dukungan penuh kepada pelatih Roberto De Zerbi setelah tim nyaris terdegradasi dari Premier League musim lalu. Dengan investasi masif pada dua gelandang, klub berupaya menaikkan standar kompetitif sejak awal era De Zerbi.
Kesimpulan dari Manchester United kalah saing, Spurs rekrut Sandro Tonali dan Mateus Fernandes senilai Rp4,4 triliun adalah bahwa Tottenham Hotspur telah menunjukkan ambisi besar untuk kembali bersaing di papan atas Liga Inggris. Dengan merekrut dua gelandang elite, Tottenham berharap dapat meningkatkan standar kompetitif dan menjauh dari ancaman kegagalan yang sempat menghantui mereka.