Jakarta Aktual – 08 Juni 2026 | Jepang dan Indonesia bahas peluang transfer kapal perusak kelas Asagiri [titlebase] dalam pertemuan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di Tokyo. Pertemuan ini merupakan langkah untuk memperkuat kerja sama pertahanan antara kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, Sjafrie menyampaikan keinginan Indonesia untuk memperdalam kerja sama di bidang alutsista dan teknologi pertahanan, termasuk potensi pengalihan kapal perusak serbaguna milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (MSDF). Kedua negara akan memanfaatkan kerangka kerja sama yang dibentuk bulan lalu untuk membahas berbagai aspek transfer, termasuk pelatihan personel, kebutuhan pemeliharaan, hingga persyaratan operasional.
Jepang dan Indonesia telah memiliki perjanjian yang menjadi dasar hukum transfer peralatan pertahanan, sehingga memungkinkan kedua negara melanjutkan pembahasan ke tahap yang lebih teknis. Kapal perusak kelas Asagiri mulai beroperasi pada tahun 1988 dan dapat membawa helikopter patroli serta dilengkapi sistem persenjataan antikapal selam dan perangkat tempur lainnya.
Transfer kapal perusak kelas Asagiri ini merupakan bagian dari upaya Jepang untuk memperluas kerja sama pertahanan dengan negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik. Jepang telah merevisi aturan ekspor peralatan dan teknologi pertahanannya pada April lalu, melonggarkan pembatasan ekspor senjata sehingga memungkinkan pengiriman kapal perusak dan sistem pertahanan lain ke negara yang telah memiliki perjanjian keamanan dengan Tokyo.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Shinjiro Koizumi sepakat untuk memulai diskusi dalam kelompok kerja untuk membahas kemungkinan transfer kapal perusak kelas Asagiri ke Indonesia. Mereka juga membahas kemungkinan kerja sama di bidang peralatan dan teknologi pertahanan lainnya. Jepang dan Indonesia berharap kerja sama ini dapat memperkuat daya tangkal kawasan di tengah peningkatan aktivitas militer dan klaim maritim Tiongkok.
Jepang dan Indonesia bahas peluang transfer kapal perusak kelas Asagiri [titlebase] ini menunjukkan bahwa kedua negara memiliki komitmen kuat untuk memperkuat kerja sama pertahanan dan meningkatkan kapasitas pertahanan masing-masing. Dengan demikian, Jepang dan Indonesia dapat meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
Jepang dan Indonesia bahas peluang transfer kapal perusak kelas Asagiri [titlebase] ini juga menunjukkan bahwa Jepang telah berupaya memperdalam kerja sama peralatan pertahanan dengan mitra keamanan di Indo-Pasifik, termasuk Filipina dan Selandia Baru. Dengan demikian, Jepang dapat memperkuat daya tangkal kawasan dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan keamanan di kawasan tersebut.
TRANSFER kapal perusak kelas Asagiri ini juga dapat meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Indonesia untuk menghadapi tantangan keamanan di perairan Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan kapasitas pertahanan dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi ancaman keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
Jepang dan Indonesia bahas peluang transfer kapal perusak kelas Asagiri [titlebase] ini menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan antara kedua negara terus berkembang dan memperkuat. Dengan demikian, Jepang dan Indonesia dapat meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan memperkuat daya tangkal kawasan.
Kesimpulan, Jepang dan Indonesia bahas peluang transfer kapal perusak kelas Asagiri [titlebase] ini menunjukkan bahwa kedua negara memiliki komitmen kuat untuk memperkuat kerja sama pertahanan dan meningkatkan kapasitas pertahanan masing-masing. Dengan demikian, Jepang dan Indonesia dapat meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan memperkuat daya tangkal kawasan.