Jakarta Aktual – 04 Agustus 2026 | Israel masih terus serang Gaza meski Trump sebut Hamas setujui perlucutan senjata, 8 tewas. Konflik antara Israel dan Palestina kembali memanas setelah serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan lebih dari 18 warga Palestina. Hal ini terjadi meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Hamas telah menyetujui pelucutan senjata sepenuhnya, syarat yang selama ini diminta Israel sebelum menarik seluruh pasukannya dari Gaza.
Trump mengatakan bahwa Israel sangat senang dengan rencana pelucutan senjata Hamas yang dimediasi Board of Peace (BoP), lembaga multinasional bentukan pemerintahannya. Namun, juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa tindakan Hamas menunjukkan bahwa mereka sedang mempersiapkan “pembantaian massal ala 7 Oktober”.
Israel masih terus serang Gaza meski Trump sebut Hamas setujui perlucutan senjata, 8 tewas. Rencana pelucutan senjata Hamas yang dimediasi BoP menyerukan agar Gaza menjadi “zona bebas teror yang telah dideradikalisasi dan tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara tetangganya”. Namun, Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pengumuman Trump.
Israel masih terus serang Gaza meski Trump sebut Hamas setujui perlucutan senjata, 8 tewas. Hamas mendesak para mediator dan penjamin kesepakatan untuk segera menekan Israel agar menghentikan gempurannya di Jalur Gaza. Hamas juga meminta para mediator untuk memikul tanggung jawab serta mengutuk serangan Israel secara terbuka.
Israel masih terus serang Gaza meski Trump sebut Hamas setujui perlucutan senjata, 8 tewas. Kondisi di Gaza kembali memanas setelah serangan udara Israel menewaskan banyak warga Palestina. Konflik antara Israel dan Palestina kembali memanas dan belum ada tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat.
Kesimpulan: Konflik antara Israel dan Palestina kembali memanas setelah serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan banyak warga Palestina. Israel masih terus serang Gaza meski Trump sebut Hamas setujui perlucutan senjata, 8 tewas. Rencana pelucutan senjata Hamas yang dimediasi BoP menyerukan agar Gaza menjadi “zona bebas teror yang telah dideradikalisasi dan tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara tetangganya”.