Beranda » Desak Made Klarifikasi Pernyataannya Usai Raih Emas di Krakow, Bukan Kritik untuk Pihak Tertentu
Posted in

Desak Made Klarifikasi Pernyataannya Usai Raih Emas di Krakow, Bukan Kritik untuk Pihak Tertentu

Desak Made Klarifikasi Pernyataannya Usai Raih Emas di Krakow, Bukan Kritik untuk Pihak Tertentu
Desak Made Klarifikasi Pernyataannya Usai Raih Emas di Krakow, Bukan Kritik untuk Pihak Tertentu

Jakarta Aktual – 09 Juli 2026 | Desak Made klarifikasi pernyataannya usai raih emas di Krakow, bukan kritik untuk pihak tertentu. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Desak Made setelah meraih medali emas pada nomor speed World Climbing Series 2026 di Krakow, Polandia. Desak Made mengumpulkan 3.670 poin dan memimpin di posisi nomor satu dalam kategori putri nomor speed. Dia bahkan mengungguli peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 yakni Aleksandra Miroslaw asal Polandia.

Desak Made klarifikasi pernyataannya usai raih emas di Krakow, bukan kritik untuk pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kebanggaan dan motivasi bagi dirinya dan tim panjat tebing Indonesia. Pernyataan tersebut juga menunjukkan bahwa Desak Made dan tim panjat tebing Indonesia masih menjadi kekuatan utama di dunia dalam disiplin speed.

Pelatih Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia nomor speed, Galar Pandu Asmoro, menilai pencapaian Desak Made sebagai bukti konsistensi dalam mengumpulkan poin di berbagai seri World Climbing. Menurutnya, posisi puncak dunia menjadi bukti bahwa Indonesia masih menjadi salah satu kekuatan utama dunia di disiplin speed.

Desak Made klarifikasi pernyataannya usai raih emas di Krakow, bukan kritik untuk pihak tertentu, tetapi sebagai bentuk kebanggaan dan motivasi bagi dirinya dan tim panjat tebing Indonesia. Pernyataan tersebut juga menunjukkan bahwa Desak Made dan tim panjat tebing Indonesia masih menjadi kekuatan utama di dunia dalam disiplin speed.

📖 Baca juga:
Rencananya Bikin Islam Makhachev Tersiksa Dulu, Ian Garry Beberkan Skenario Duelnya di UFC 330

Di kategori speed putra, Indonesia juga tetap disegani. Raharjati Nursamsi menjadi wakil terbaik Merah Putih di posisi ketujuh dunia dengan 2.750 poin. Sementara Anstasyafi Robby Al Hilmi berada di urutan ke-16, diikuti Veddriq Leonardo (22), Kiromal Katibin (24), Aditya Tri Syahria (26), dan Alfian Muhammad Fajri (53).

Desak Made klarifikasi pernyataannya usai raih emas di Krakow, bukan kritik untuk pihak tertentu, tetapi sebagai bentuk kebanggaan dan motivasi bagi dirinya dan tim panjat tebing Indonesia. Dengan Asian Games 2026 yang semakin dekat, pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Merah Putih masih menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan dalam cabang olahraga panjat tebing dunia.

Kesimpulan dari pernyataan Desak Made adalah bahwa dia dan tim panjat tebing Indonesia masih menjadi kekuatan utama di dunia dalam disiplin speed. Desak Made klarifikasi pernyataannya usai raih emas di Krakow, bukan kritik untuk pihak tertentu, tetapi sebagai bentuk kebanggaan dan motivasi bagi dirinya dan tim panjat tebing Indonesia.

📖 Baca juga:
Derius Swinton Diberhentikan dari Jabatan Asisten Pelatih Steelers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *