Jakarta Aktual – 05 Agustus 2026 | Seekor hiu tutul berukuran 5 meter ditemukan terdampar di Pantai Sanghiangkalang, Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Hiu paus tutul tersebut memiliki panjang sekitar 5 meter dan berat 4 ton dalam kondisi sudah mati. Perwakilan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kabupaten Pangandaran, Deni Sugia Permana, mengatakan pihaknya menerima laporan dari nelayan setempat mengenai temuan hiu paus tutul yang terdampar.
Petugas bersama nelayan berusaha menyelamatkan satwa tersebut dengan mendorongnya kembali ke laut lepas selama lebih dari dua jam. Namun, karena kondisi lemas, satwa tersebut akhirnya mati dan dikubur menggunakan ekskavator. Proses penguburan bangkai hiu paus tutul dilakukan dengan menerjunkan ekskavator untuk menggali lubang di Pantai Sanghiangkalang karena bangkai sudah dikerubuti lalat.
Deni menduga kematian hiu paus tutul tersebut akibat mengejar udang dan ikan-ikan kecil yang banyak muncul saat musim kemarau. "Berjam-jam didorong ke laut tetap kembali, hiu tutul 5 meter di Batukaras Pangandaran akhirnya mati" menjadi perhatian kita semua, karena ini menunjukkan betapa rentannya kehidupan laut kita.
Kita harus menyadari bahwa "Berjam-jam didorong ke laut tetap kembali, hiu tutul 5 meter di Batukaras Pangandaran akhirnya mati" bukan hanya sekedar berita, tapi juga peringatan bagi kita untuk lebih peduli dengan lingkungan laut kita. Dengan demikian, kita dapat menghindari kejadian serupa di masa depan dan menjaga kelestarian laut kita.
Upaya penyelamatan seekor hiu tutul yang terdampar di Pantai Sanghiangkalang, Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, berakhir tragis. Satwa laut dilindungi itu akhirnya dinyatakan mati pada Selasa sekitar pukul 00.00 WIB setelah sebelumnya selama berjam-jam berjuang untuk dikembalikan ke laut. "Berjam-jam didorong ke laut tetap kembali, hiu tutul 5 meter di Batukaras Pangandaran akhirnya mati" menjadi kesan yang mendalam bagi kita semua.
Bangkai hiu berukuran sekitar 5 meter itu dikuburkan di bibir Pantai Sanghiangkalang menggunakan alat berat excavator. Proses penguburan menarik perhatian ratusan warga yang berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan secara langsung. Saat dievakuasi, bangkai hiu sudah mulai diserbu lalat. Perwakilan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kabupaten Pangandaran, Deni Sugia Permana, mengatakan sejak hiu pertama kali terdampar, pihaknya bersama nelayan sudah berupaya maksimal menyelamatkan satwa tersebut.
"Berjam-jam didorong ke laut tetap kembali, hiu tutul 5 meter di Batukaras Pangandaran akhirnya mati" menjadi peringatan bagi kita untuk lebih peduli dengan kehidupan laut kita. Kita harus menyadari bahwa kehidupan laut kita sangat rentan dan memerlukan perhatian kita semua. Dengan demikian, kita dapat menghindari kejadian serupa di masa depan dan menjaga kelestarian laut kita.