Beranda » Trump Bakal Pungut Biaya 20 Persen dari Muatan Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Langkah Strategis Atau Tindakan Bajak Laut?
Posted in

Trump Bakal Pungut Biaya 20 Persen dari Muatan Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Langkah Strategis Atau Tindakan Bajak Laut?

Jakarta Aktual – 14 Juli 2026 | Trump bakal pungut biaya 20 persen dari muatan kapal yang lewat Selat Hormuz, sebuah keputusan yang menuai kontroversi dan mendapat sorotan dari berbagai pihak. Langkah ini diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan dan mengendalikan situasi di wilayah strategis tersebut. Trump bakal pungut biaya 20 persen dari muatan kapal yang lewat Selat Hormuz sebagai bagian dari kebijakan baru untuk mengelola jalur pelayaran internasional.

Menurut Trump, keputusan ini merupakan kompensasi atas biaya yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat untuk menjaga keamanan di Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap terbuka bagi pelayaran internasional, tetapi dengan syarat bahwa kapal-kapal yang melintasi jalur tersebut harus membayar biaya sebesar 20 persen dari nilai muatan mereka. Trump bakal pungut biaya 20 persen dari muatan kapal yang lewat Selat Hormuz, sebuah langkah yang dianggap kontroversial oleh banyak pihak.

Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, menyebut kebijakan Trump tersebut dapat dianggap sebagai tindakan seperti “bajak laut” oleh Amerika Serikat. Lula menegaskan bahwa Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai negara yang memerangi praktik pembajakan, sehingga menurutnya Washington tidak seharusnya mengambil tindakan yang memiliki karakter serupa. Trump bakal pungut biaya 20 persen dari muatan kapal yang lewat Selat Hormuz, sebuah keputusan yang mendapat sorotan dari berbagai negara dan organisasi internasional.

Kebijakan ini juga mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk dari organisasi maritim internasional yang menegaskan bahwa tidak ada dasar hukum internasional yang memungkinkan pemberlakuan biaya wajib bagi kapal yang melintasi selat internasional. Trump bakal pungut biaya 20 persen dari muatan kapal yang lewat Selat Hormuz, sebuah langkah yang dianggap dapat memicu ketegangan dan konflik di wilayah tersebut.

📖 Baca juga:
Respons Iran Menggema Setelah Trump Ancam Bunuh Petinggi Teheran yang Berkumpul di Pemakaman Ali Khamenei

Di tengah kontroversi ini, Trump tetap pada pendiriannya bahwa keputusan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan dan mengendalikan situasi di Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat akan terus menjaga keamanan di jalur pelayaran tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional. Trump bakal pungut biaya 20 persen dari muatan kapal yang lewat Selat Hormuz, sebuah keputusan yang akan terus mendapat perhatian dari berbagai pihak di seluruh dunia.

Kesimpulan dari keputusan ini adalah bahwa Trump bakal pungut biaya 20 persen dari muatan kapal yang lewat Selat Hormuz, sebuah langkah yang kontroversial dan mendapat sorotan dari berbagai pihak. Keputusan ini merupakan bagian dari kebijakan baru untuk mengelola jalur pelayaran internasional dan meningkatkan pendapatan, tetapi juga dianggap dapat memicu ketegangan dan konflik di wilayah tersebut.

📖 Baca juga:
Trump Mengeluarkan Perintah untuk Membatasi Akses Bank untuk Warga Asing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *