Jakarta Aktual – 11 Juli 2026 | Eks Wakapolri Oegroseno soroti isu polisi vs kejaksaan, minta sistem penanganan korupsi dievaluasi. Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno memberikan catatan kritis mengenai maraknya pengungkapan kasus korupsi bernilai fantastis di lingkungan lembaga negara akhir-akhir ini. Ia menyampaikan sebuah pertanyaan yang mendalam mengenai keseriusan komitmen negara dalam melakukan pencegahan kebocoran anggaran pembangunan nasional di tengah impitan krisis ekonomi global saat ini.
Oegroseno mengapresiasi kinerja lembaga penegak hukum, baik KPK maupun Kejaksaan Agung, yang bergerak taktis mengungkap berbagai skandal rasuah kakap, termasuk dugaan aliran gratifikasi yang menyeret sejumlah pejabat tinggi kementerian. Namun, ia menggarisbawahi bahwa penangkapan demi penangkapan tersebut sekaligus menyingkap adanya kelemahan sistemik yang mendalam dalam fungsi pengawasan keuangan negara oleh lembaga pengontrol pemerintah.
Eks Wakapolri Oegroseno soroti isu polisi vs kejaksaan, minta sistem penanganan korupsi dievaluasi, karena sistem pengelolaan keuangan negara dengan anggaran yang sangat besar seperti pada proyek nasional BGN seharusnya dibangun dengan sistem kontrol digital yang terintegrasi secara daring (online). Jika sistem pengawasannya berjalan real-time dan transparan, celah-celah manipulasi anggaran dan suap jabatan dapat ditekan seminimal mungkin sejak tahap awal.
Lebih lanjut, Oegroseno menegaskan bahwa Eks Wakapolri Oegroseno soroti isu polisi vs kejaksaan, minta sistem penanganan korupsi dievaluasi, karena hal ini menunjukkan bahwa negara harus lebih serius dalam melakukan pencegahan kebocoran anggaran pembangunan nasional. Ia juga menyoroti pentingnya sistem penanganan korupsi yang efektif dan transparan dalam mencegah korupsi dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Penanganan korupsi yang efektif dan transparan juga dapat membantu meningkatkan kinerja lembaga penegak hukum dan memperkuat sistem pengawasan keuangan negara. Dengan demikian, Eks Wakapolri Oegroseno soroti isu polisi vs kejaksaan, minta sistem penanganan korupsi dievaluasi, karena ini merupakan langkah penting dalam mencegah korupsi dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Kesimpulan dari Eks Wakapolri Oegroseno soroti isu polisi vs kejaksaan, minta sistem penanganan korupsi dievaluasi adalah bahwa negara harus lebih serius dalam melakukan pencegahan kebocoran anggaran pembangunan nasional dan meningkatkan kinerja lembaga penegak hukum. Sistem penanganan korupsi yang efektif dan transparan juga dapat membantu mencegah korupsi dan menjaga kepercayaan masyarakat.