Jakarta Aktual – 14 Juni 2026 | Pertandingan antara Jerman dan Curacao di Piala Dunia 2026 telah berakhir dengan skor 7-1 untuk Jerman. Livano Comenencia, pemain Curacao, berhasil mencetak gol pertama bagi negaranya di turnamen ini, namun itu tidak cukup untuk menghentikan laju Jerman. Kai Havertz menjadi bintang dengan mencetak dua gol, membantu Jerman memenangkan pertandingan dengan skor yang sangat telak.
Pertandingan ini dimulai dengan gol dari Felix Nmecha pada menit ke-6, namun Livano Comenencia berhasil menyamakan skor pada menit ke-21. Setelah itu, Jerman mulai mengambil alih kendali pertandingan dan mencetak gol-gol tambahan melalui Nico Schlotterbeck, Kai Havertz, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, Deniz Undav, dan Havertz lagi.
Julian Nagelsmann, pelatih Jerman, sangat puas dengan kemenangan ini dan menyatakan bahwa timnya membutuhkan kemenangan yang meyakinkan seperti ini untuk meningkatkan kepercayaan diri. Ia juga mengatakan bahwa pertandingan ini penting bagi penggemar Jerman, menunjukkan bahwa timnya dapat berperforma dengan baik dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi.
Livano Comenencia dan rekan-rekannya di Curacao mungkin kecewa dengan hasil ini, namun mereka telah membuat sejarah dengan mencetak gol pertama mereka di Piala Dunia. Ini adalah langkah besar bagi tim yang masih relatif baru di kancah sepak bola internasional.
Kemenangan Jerman ini juga menempatkan mereka di posisi yang kuat di Grup E, dengan pertandingan melawan Cote d’Ivoire dan Ekuador masih akan datang. Sementara itu, Curacao masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan dan mencari poin di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Dalam pertandingan lain, Belanda dan Jepang bermain imbang dengan skor 2-2. Ini menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 akan penuh dengan pertandingan sengit dan tak terduga, membuat penggemar sepak bola di seluruh dunia tetap terhibur.
Livano Comenencia dan Curacao mungkin tidak memenangkan pertandingan ini, namun mereka telah menunjukkan semangat dan dedikasi yang kuat. Ini adalah contoh bagi tim-tim lain tentang bagaimana bermain dengan hati dan jiwa, bahkan ketika menghadapi lawan yang sangat kuat seperti Jerman.